Tanaman Sorgum : Mengenal Manfaat dan Cara Budidayanya Sebagai Alternatif Pengganti Padi

3 min read

Tanaman Sorgum : Mengenal Manfaat dan Cara Budidayanya Sebagai Alternatif Pengganti Padi
0
()

Tanaman Sorgum : Mengenal Manfaat dan Cara Budidayanya Sebagai Alternatif Pengganti Padi –   Para Pembaca yang kami banggakan, Tanam.co.id kali ini akan menjelaskan tentang Tanaman Sorgum.

Dan menerangkan tentang fungsi serta manfaatnya. Untuk lebih jelasnya mari kita baca uraiannya berikut ini :


Tanaman Sorgum : Mengenal Manfaat dan Cara Budidayanya Sebagai Alternatif Pengganti Padi


Sorgum ialah tumbuhan dari keluarga rumput- rumputan. Sorgum sesungguhnya nama genus, tumbuhan ini mempunyai banyak spesies. Jenis yang terkenal dibudidayakan merupakan spesies Shorgum bicolor.

Tanaman ini bukan tumbuhan asli Indonesia, tetapi berasal dari daerah dekat sungai Niger di Afrika. Domestika sorgum dari Etiopia ke Mesir dilaporkan sudah terjadi mendekati 3000 tahun sebelum masehi.

Di Indonesia sorgum sudah lama diketahui oleh petani spesialnya di Jawa, NTB serta NTT. Sorgum merupakan tumbuhan pangan yang mempunyai nutrisi mirip gandum.

Kemampuan sorgum sangat besar bagaikan alternatif sumber biji- bijian. Dikala ini sorgum banyak dimanfaatkan bagaikan pakan ternak, baik diambil bijinya ataupun hijauannya.

Tumbuhan ini sangat gampang diadaptasi. Indonesia ialah wilayah tropis yang kurang sesuai ditumbuhi gandum, tetapi sangat sesuai dengan tumbuhan sorgum.

Di negara- negara semacam Australia, Jepang serta India pengembangan sorgum telah jauh lebih maju. Negara- negara tersebut sudah mempunyai varian sorgum hibrida dengan produktivitas yang jauh lebih baik.


Mengenal Manfaat Sorgum Untuk Tubuh dan Kandungannya

Isi nutrisi sorgum tidak kalah dibandingkan santapan pokok yang lain semacam beras serta gandum. Dalam tiap 100 gr biji sorgum tercantum 329 kalori, terdiri dari 72% karbohidrat, 11% protein serta 4% lemak.

Sorgum pula kaya dengan nutrisi berarti semacam vit B, vit B6 serta bermacam isi minreal semacam zat besi serta mangan.

Baca Juga :  Cara Memperbanyak Bunga Krisan(Panduan Pemula)

Sorgum Putih, Merah, serta Gelap sudah diteliti isi antiproliferatif yang sanggup melawan sel- sel kanker pada usus manusia. Apalagi teruji dari banyak riset, sorgum pula sangat baik buat kesehatan jantung.

Beras serta tepung sorgum( bukan dedaknya) mempunyai isi fenolik yang besar serta pula mempunyai watak anti- oksidan serta riset meyakinkan dapat membetulkan keadaan tubuh manusia yang hadapi diabetes.

Banyak orang hadapi permasalahan sebab Celiac( sistem imunitas badan yang menyusut) dikala memakan isi gluten. Itu banyak ada pada gandum.

Sebaliknya di sorgum tidak terdapat glutennya sehingga orang terbebas dari perkara ini. Badan lebih sehat serta fit.Mempunyai isi fitokimia ataupun isi nabati yang kaya sehingga dapat meredakan kolesterol.

Kolesterolnya yang terdapat pada sorgum bertabiat baik serta sangat berguna buat kesehatan paling utama pada orang gendut.

Sorgum dapat buat peruntukan bahan santapan pengganti beras.Sorgum pula dapat dijadikan olahan minuman yang lezat serta bergizi.

Sorgum Putih hidup sepanjang 120 hari. Umur panen dapat diawali 110- 120 hari.Sorgum merah hidup sepanjang 140 hari. Umur panen dapat diawali pada usia 130- 140 hari.

Kita wajib menanam sorgum sebab akarnya dapat membuat tanah jadi gembur.Sorgum itu tumbuhan hemat air. Cuma butuh teratur air dikala masa perkembangan 14 hari, masa pembungaan, serta masa menjelang panen.

Batang sorgum sangat baik buat kompos tanah. Daun sorgum pula berguna baik buat pakan ternak. Sapi sangat suka dengan daun sorgum sebab gizinya bagus. Domba serta kambing pula ingin makan.

Biji Sorgum pula sangat disukai burung. Jika kita tanam sorgum kita hendak banyak memandang banyak burung yang indah- indah.

Tumbuhan sorgum pula teruji kurangi hama pada tumbuhan di sekitarnya sehingga tumbuhan kita semacam cabai, padi, jeruk, kelor, terong dll lebih nyaman dari serbuan hama.

Baca Juga :  Cara Budidaya Bunga Hortensia Dan Perawatannya Agar Cepat Berbunga

Metode Budidaya Sorgum

Pengembangan tipe tumbuhan pangan ini hendak bisa sukses apabila diiringi dengan pelaksanaan paket teknologi yang meliputi unit aktivitas pembudidayaan serta pengolahan yang simpel di tingkatan petani.

  • Pengolahan Tanah

Pengolahan tanah buat sorgum lama dengan jagung, ialah dibajak satu ataupun 2 kali, digaru kemudian diratakan.

Tanah yang sudah siap ditanami wajib bersih dari gulma karma fase perkembangan sorgum agak lelet kira- kira 3- 4 minggu sehingga pada dini perkembangan tersebut kurang sanggup bersaing terhadap gulma.

  • Penanaman

Pada biasanya tumbuhan sorgum ditanam bagaikan tumbuhan seta pada tumbuhan pokok padi gogo, kedelai ataupun tumbuhan palawija yang lain.

Apabila ditanam secara monokultur populasi tumbuhan per/ hektar dekat 100. 000- 150. 000 tumbuhan.

Jarak tanam yang diajarkan merupakan 75 X 25 Centimeter ataupun 75 X 20 Centimeter dengan tiap- tiap 2 tumbuhan perlubang.

Bagi hasil riset, kenaikan populasi di atas 150. 000 tumbuhan/ hektar, masih cenderung bertambah hash meski tidak begitu besar.

Pada waktu menanam, benih ditanam 2- 3 biji perlubang. Penjarangan jadi 2 tumbuhan perlubang, dicoba pada usia 2 minggu sehabis tanam.

Penyulaman bisa dicoba dengan biji ataupun dengan pemindahan tumbuhan yang lama usianya( trans planting) dengan metode putaran.


Pemeliharaan Tanaman

Pupuk yang utama dibutuhkan tumbuhan sorgum merupakan pupuk nitrogen dengan dosis menggapai 90 kilogram Nitrogen ataupun sama dengan 2 kwintal urea per hektar.

Akumulasi Pupuk PROS sebanyak 45 kilogram ataupun 1 kwintal TSP per hektar hendak membagikan hash yang lebih baik. Pemupukan dengan kalium dicoba dengan dosis 30 kilogram K20 per/ hektar.

Pupuk N diberikan 2 kali ialah 1/ 3 bagian pada waktu tanam bersama- sama dengan segala pupuk. P serta K, serta 2/ 3 bagian sisanya diberikan pada usia 1 bulan sehabis tanam.

Segala Pupuk diberikan dengan metode menyebarnya dalam larikan sedalam 1 Centimeter. Buat pemupukan awal jaraknya 7 Centimeter di kiri kanan barisan tumbuhan, sebaliknya pemupukan kedua jaraknya 15 Centimeter.

Baca Juga :  Inilah Cara Menanam Rumput Gajah, Sebagai Pakan Ternak Berpotensi Bisnis

Pada dini perkembangan Sorgum kurang bisa bersaing dengan gulma, karma itu wajib diusahakan supaya areal tumbuhan pada dikala tumbuhan masih muda wajib bersih dari gulma.

Penyiangan awal bisa dicoba pada dikala tumbuhan sorgum berusia 10- 15 hari sehabis tanam. Penyiangan kedua dicoba bersama- sama pembumbunan sehabis pemupukan kedua.

Tanaman Sorgum : Mengenal Manfaat dan Cara Budidayanya Sebagai Alternatif Pengganti Padi

Masa Panen dan Pasca Panen Sorgum

Tumbuhan sorgum telah bisa dipanen pada usia 3- 4 bulan bergantung varietas. Pemanenan saat semacam daun- daun bercorak kuning serta mengering, biji- biji bernas serta keras dan berkadar tepung optimal.

Pemanenan hendaknya pada kondisi cuaca terang/ cerah. Dengan metode pemotongan dicoba pada pangkal tangkai/ malai buah sorgum dengan panjang dekat 15- 25 centimeter.

Buat tingkatkan penciptaan sorgum bisa dicoba budidaya lanjutan dengan metode ratun ialah pemangkasan batang tumbuhan pada masa panen awal yang dilanjutkan dengan pemeliharaan tunas- tunas baru pada periode kedua.

Pengeringan bisa dicoba dengan dijemur dibawah cahaya matahari. Lama penjemuran sampai biji sorgum berkadar air 12%- 14% ataupun 60 jam.

Biji sorgum dirontokan dari malainya dengan metode diirik ataupun bisa pula dengan memakai mesin perontok. ataupun dengan metode manual.

Setelah itu dijemur ulang dengan disebarkan secara menyeluruh diatas lantai jemur.Biji sorgum lekas diwadahi dalam tempat yang kedap hawa.

Demikian Uraian kami tentang  Tanaman Sorgum Semoga uraian ini bisa menginspirasi para pembaca dan bermanfaat serta memberikan tambahan ilmu pengetahuan bagi para pemula. Mohon abaikan saja uraian kami ini jika pembaca tidak sependapat. Terima kasih atas kunjungannya.

Terimakasih kunjungannya

Silahkan klik bintang 5