Mengenal Pupuk Bokashi, Manfaat dan Cara Membuatnya

2 min read

Mengenal Pupuk Bokashi, Manfaat dan Cara Membuatnya
0
()

Mengenal Pupuk Bokashi, Manfaat dan Cara Membuatnya –Para Pembaca yang kami banggakan, Tanam.co.id kali ini akan menjelaskan tentang Pupuk Bokashi.

Dan menerangkan tentang fungsi serta manfaatnya. Untuk lebih jelasnya mari kita baca uraiannya berikut ini.


Mengenal Pupuk Bokashi, Manfaat dan Cara Membuatnya


Bokashi merupakan suatu tata cara pengomposan yang bisa memakai starter aerobik ataupun anaerobik untuk mengkomposkan bahan organik

Bokashi umumnya berbentuk kombinasi molasses, air, starter mikroorganisme, serta sekam padi.

Kompos yang telah jadi bisa digunakan sebagian buat proses pengomposan selanjutnya, sehingga proses ini bisa diulang dengan metode yang lebih efektif.

Dalam proses pengomposan di tingkatan rumah tangga, sampah dapur biasanya jadi material yang dikomposkan, bersama dengan starter serta bahan bonus yang jadi pembawa starter semacam sekam padi, sisa gergaji kayu, maupun kulit gandum serta batang jagung( Yusuf, 2000).

Mikroorganisme starter biasanya berbentuk kuman asam laktat, ragi, ataupun kuman fototrofik yang bekerja dalam komunitas kuman, memfermentasikan sampah dapur serta memesatkan pembusukan modul organik.

Biasanya pengomposan berlangsung sepanjang 10- 14 hari. Kompos yang dihasilkan hendak nampak berbeda dengan kompos pada biasanya; kompos bokashi hendak nampak nyaris sama dengan sampah aslinya tetapi lebih pucat.

Pembusukan terjadi lekas sehabis pupuk kompos ditempatkan di dalam tanah. Pengomposan bokashi cuma berfungsi bagaikan pemercepat proses pembusukan saat sebelum material organik diberikan ke alam.

Pupuk bokashi tidak tingkatkan faktor hara tanah, tetapi cuma membetulkan watak fisika, kimia, serta hayati tanah, sehingga pupuk anorganik masih dibutuhkan( Cahyani, 2003).

Baca Juga :  Mengenal Cara Menanam Bunga Wijaya Kusuma Dan Mitologinya

Manfaat pupuk Bokashi

  • Membetulkan watak raga, kimia serta hayati tanah
  • Tingkatkan kuantitas serta mutu hasil pertanian
  • Tingkatkan isi material organik tanah sehingga kurangi kepadatan tanah serta bisa memudahkan masuknya air ke dalam tanah
  • Kurangi kelengketan tanah sehingga tingkatkan performa perlengkapan serta mesin bajak

Metode Pembuatan Pupuk Bokashi

  • Alat- alat yang diperlukan:
    • Terpal, ini merupakan buat alasnya. Dapat pula bahan lain digunakan, yang berarti dapat digunakan bagaikan alas buat pencampuran bahan.
    • Sekop, ini manfaatnya buat mengambil serta menggabungkan bahan.
    • Drum ataupun gentong plastik. Penulis sarankan gentong plastik, biar gampang buat membersihkannya nanti, tidak hanya itu dapat lebih awet sebab tidak hendak karatan.
    • Ember plastik, siapkan yang volume- nya hingga 10 liter. Manfaatnya nanti buat nyampur- nyampur larutan serta obat.
    • Sprayer, ataupun semprotan tangan. Dipakai supaya obat bisa tersebar dengan rata.

Untuk yang belum biasa dengan misalnya kotoran ternak, boleh lah disiapkan sarung tangan plastik serta sepatu boot, cukup buat melindungi kaki tiba kotoran. Ataupun yang belum tahu dengan bau kotoran ternak, silahkan gunakan masker.

  • Bahan- bahan Pembuatan pupuk Bokashi:
    • Pupuk kandang
    • Dedak
    • Arang sekam
    • Serbuk gergaji
    • MOL
    • Em4
    • Air
  • Langkah- langkah pembuatan pupuk Bokashi
    • Lentangkan terpal yang di sediakan
    • Kemudian tuangkan pupuk kandang serta serbuk gergaji tambahkan mol yang telah di campur dengan air serta aduk rata.
    • Kemudian tuangkan arang sekam tambahkan mol aduk rata.
    • Serta langkah akhir tuangkan dedak tambahkan mol serta em4 aduk hingga menyeluruh.
    • Tutup terpal dengan rapat biar tidak masuk hawa.
    • Fermentasikan 14- 15 hari.

Dalam pembuatan Pupuk Bokashi pola HCS, SOT HCS digunakan bagaikan aktivator dalam proses tersebut.

Baca Juga :  Tanaman Seledri : Klasifikasi, Morfologi, Kandungan Gizi, Syarat Tumbuh dan Manfaatnya

Dampak lain dari sistem pupuk bokashi ini merupakan kalau hasil fermentasi tidak se- bau metode konvensional misalnya pada pupuk kompos yang kerap kita pakai dahulu.

dalam pembuatannya pupuk bokashi memanglah memakan waktu yang relatif lebih kilat bila kita bandingkan dengan pembuatan pupuk kompos.

Pupuk organik ataupun Pupuk Bokashi HCS, tidak hanya proses pembuatannya kilat, hasil yang didapat dengan tata cara ini pula tidak sangat bau.

tidak hanya itu prosesnya pula sanggup menekan munculnya jamur ataupun fungi serta gulma, sehabis segala proses pembuatan pupuk berakhir, semacam yang mencuat pada sistem Bokashi biasa.

Mengenal Pupuk Bokashi, Manfaat dan Cara Membuatnya

Pengaplikasian Pupuk Bokashi

  • Metode pemakaian pupuk bokashi secara universal:
    • 3- 4 genggam bokasi( 150- 200 gr) bisa disebar marata diatas permukaan tanah tiap 1 mtr persegi tanah.Pada tanah yang kurang produktif bisa diberikan lebih.
    • Buat mengombinasikan bokashi ke dalam tanah, tanah butuh dicangkul/ bajak. Pemakaian penutup tanah( mulsa) dari jerami ataupun rumput- rumputan kering sangat diajarkan pada tanah tegalan.
    • Pada tanah sawah pemberian bokashi dicoba saat sebelum pembajakan tanah.Perkenankan bokashi sepanjang seminggu, sehabis itu baru bibit ditanam.
    • Buat tumbuhan buah- buahan, bokasi diebar menyeluruh dipermukaan tanah/ perakaran tumbuhan serta siramkan 3- 4 cc EM- 4 perliter air tiap minggu sekali.
  • Metode pemakaian pupuk bokashi secara spesial:
    • Bokashi jerami serta bokashi pupuk kandang baik dipakai untuk melanjutkan fermentasi penutup tanah( mulsa) serta bahan organik yang lain di lahan pertanian pula banyak digunakan pada tanah swahkarena ketersediaan bahan yang lumayan.
    • Bokashi jerami serta bokashi pupuk kandang baik dipakai buat pembibitan/ menanam bibit yang masih kecil.
    • Bokashi expres baik digunakan bagaikan penutup tanah( mulsa) pada tumbuhan sayur serta buah- buahan.
Baca Juga :  Mengenal Daun Ashitaba, Seledri Jepang Banyak Manfaat dan Nutrisi Bagi Kesehatan

Demikian Uraian kami tentang Pupuk Bokashi Semoga uraian ini bisa menginspirasi para pembaca dan bermanfaat serta memberikan tambahan ilmu pengetahuan bagi para pemula. Mohon abaikan saja uraian kami ini jika pembaca tidak sependapat. Terima kasih atas kunjungannya.

Terimakasih kunjungannya

Silahkan klik bintang 5