Cara Menanam Jagung Manis : Langkah, Pemilihan, Pengolahan, Pemeliharaan Dan Panen

4 min read

Cara Menanam Jagung Manis : Langkah, Pemilihan, Pengolahan, Pemeliharaan Dan Panen
0
()

Cara Menanam Jagung Manis : Langkah, Pemilihan, Pengolahan, Pemeliharaan Dan Panen – Para Pembaca yang kami banggakan, Tanam.co.id kali ini akan menjelaskan tentang Cara Menanam Jagung Manis.

Dan menerangkan tentang fungsi serta manfaatnya. Untuk lebih jelasnya mari kita baca uraiannya berikut ini.


Cara Menanam Jagung Manis : Langkah, Pemilihan, Pengolahan, Pemeliharaan Dan Panen


Budidaya jagung manis (Zea mays saccharata) lebih rentan dari serbuan hama serta penyakit dibandingkan jagung biasa.

Tetapi dari sisi nilai jual, jagung manis menawarkan harga yang lebih baik sehingga animo budidaya jagung manis tidak akan surut.

Sebab sifatnya yang dapat dimakan langsung seperti jagung bakar ataupun jagung rebus, pasar jagung manis terbuka hingga ke tingkatan retail.

Jagung manis tumbuh dari jenis jagung biasa jenis dent serta flint. Pada jagung manis terjadi mutasi gen resesif yang membatasi pergantian gula jadi pati.

Kandungan gula pada jagung manis bertambah mulai hari ke – 5 hingga hari ke – 15. Budidaya jagung manis dapat dicoba dalam kisaran udara yang luas. Tumbuhan ini mempunyai tingkatan menyesuaikan diri yang besar.

Di Indonesia jagung manis dapat dibudidayakan mulai dari dataran rendah sampai pengunungan dengan ketinggian 1.800 mdpl apalagi dibelahan dunia lain dapat berkembang pada 3.000 mdpl.

Temperatur optimum buat perkembangan jagung manis merupakan 21 – 27 oC, pada masa perkecambahan benih 23 – 27 oC.

Secara teori budidaya jagung manis dapat berkembang di atas tanah dengan tingkatan keasaman 5 – 8 pH. Budidaya jagung manis tidak akan optimal apabila kebutuhan hara tidak tercukupi.

Tumbuhan ini membutuhkan faktor nitrogen (N) dalam jumlah besar. Tetapi pemberian pupuk wajib mencermati penyeimbang antara nitrogen, kalium (K) serta pospat (P).


Langkah – Langkah Budidaya Jagung Manis

Pemilihan benih jagung manis

Pada tahap ini, petani jagung wajib teliti memilih benih jagung yang hendak ditanam. Pemilihan benih jagung ini sangat mempengaruhi terhadap hasil yang diperoleh nantinya.

Benih jagung yang diseleksi wajib ialah benih jagung yang sehat, tidak memiliki penyakit, serta bermutu.

Baca Juga :  Budidaya Jagung : Persiapan, Penamanan, Pemupukan, Perawatan Dan Masa Panen

Bila kamu seorang petani jagung pendatang baru, kamu bisa berupaya memilih benih jagung manis dari petani jagung yang telah professional serta telah berpengalaman dalam perihal budidaya jagung.

Metode menanam sebaik apapun tidak akan sukses apabila benih yang digunakan cacat serta tidak bermutu.

Pengolahan lahan jagung manis

Tahap berikutnya ialah mempersiapkan lahan ataupun media buat penanaman benih jagung manis. Persiapan yang butuh dicoba antara lain bagaikan berikut:

  • Lahan dicangkul terlebih dulu saat sebelum digunakan, supaya tanah jadi lebih gembur. Sehabis dicangkul, diamkan tanah selamakurang lebih 5 – 7 hari buat dianginkan.
  • Bilas gulma yang turut melekat pada tanah.
  • Bila lahan Kamu mempunyai kandungan asam yang lumayan besar, ialah kurang dari pH 5, Kamu bisa meningkatkan kapur dolomit pada tanah saat sebelum digunakan. Dosis yang dibutuhkan misalnya buat 2 hektar lahan, pemakaian kapur dolmit kurang lebih satu ton.
  • Tambahkan pupuk kandang, misalnya Bokashi, buat tingkatkan kesuburan tanah serta supaya tanah memiliki faktor hara seperti Kalium, Nitrogen, serta Fosfat yang cukup.
  • Bila lahan yang Kamu pakai merupakan lahan sisa sawah, maka Kamu bisa langsung menanami benih jagung manis tersebut, serta pastikan Kamu membuat drainase dengan baik supaya lahan tidak tergenang air ataupun dapat pula Kamu memakai sistem bedengan. Untuk menolong sistem drainase pada lahan. Bedeng bisa terbuat dengan lebar kurang lebih 1 m, serta panjang antara 20 – 30 centimeter.
  • Buat lubang tanam tugalan dengan kedalaman kurang lebih 5 centimeter, serta pastikan buat mengendalikan jarak antara satu lubang dengan lubang yang lain. Jarak sempurna buat menanam benih jagung manis kurang lebih antara 50 – 70 centimeter antar lubang supaya tumbuhan jagung bisa tumbuh lebih baik. Secara teori, idealnya buat satu hektar lahan bisa menciptakan 34.000 – 36.000 tumbuhan.

Proses Penanaman

Proses metode menanam jagung manis berikutnya ialah penanaman. Waktu terbaik buat melakukan proses penanaman merupakan pada waktu pagi hari, dimana cuaca tidak sangat panas serta tidak turun hujan.

Pada masa ini tanah masih lembab serta tidak basah. Dengan metode menanam jagung manis yang benar, sebelumnya terdapat sebagian yang wajib Kamu tahu saat sebelum melakukan penanaman.

  • Buat lubang dengan memakai kayu berdiameter 6cm, proses ini dalam bahasa jawa diketahui pula dengan menajuk
  • Kedalaman lubang yang terbuat ialah hingga 7cm
  • Jarak antar lubang ialah sampai 30 cm
Baca Juga :  Budidaya Nila di Kolam Terpal Sukses Berhasil Untuk Pemula

Sehabis persiapan tersebut berakhir, maka benih dapat lekas dimasukkan ke dalam lubang kemudian tutup memakai tanah biar dapat lekas masuk ke sesi berikutnya.

Pemeliharaan serta Pemupukan

Langkah ini cukup berarti sebab dengan melakukan langkah ini dengan benar, hasil panen yang didapatkan dapat terus menjadi optimal. Terlebih lagi proses yang dicoba telah lumayan panjang.

Untuk bisa melakukan pemeliharaan serta pemupukan dengan benar Kamu dapat melakukan 3 langkah penting, ialah:

  • Penyiangan

Rumput yang terdapat di dekat tumbuhan jagung manis hendaknya wajib dibersihkan biar tidak mengusik perkembangan tumbuhan jagung.

Tidak hanya itu proses ini pula bertujuan biar pemberian pupuk hendak dapat terserap optimal oleh tumbuhan jagung manis tanpa tersendat dengan rumput liar yang ada di dekat tumbuhan jagung manis.

Sebab jika tidak, nutrisi dari pupuk malah hendak terserap oleh rumput liar. Lakukan proses ini sampai 2 minggu sehabis tumbuhan jagung manis berakhir diberikan pupuk.

Pakai cangkul buat mengoret bagian dasar tumbuhan untuk melenyapkan rumput liar biar dapat benar – benar bersih.

Kami berikan informasi tambahan, rumput ini sendiri merupakan sumber penyakit yang dapat meluas ke tumbuhan lain apabila tidak kilat kilat dibersihkan.

  • Pengairan

Air sangat diperlukan tumbuhan jagung manis pada masa:

  • Penanaman
  • Pembungaan (Pada usia 45 – 55 hari sehabis masa penanaman)
  • Pengisian biji (Pada usia 60 – 80 hari sehabis masa penanaman)

Pada fase pembungaan, tumbuhan jagung manis membutuhkan air dalam jumlah yang banyak, lebih banyak dibanding dengan masa perkembangan.

Tetapi bukan berarti air berlimpah hendak membagikan hasil yang bagus. Pada masa pembungaan hujan dengan intensitas lagi dengan diselingi matahari hendak jauh lebih baik dibanding dengan hujan yang turun terus menerus.

Apabila curah hujan besar maka tidak dibutuhkan penyiraman, sebab pengairan yang lewat air hujan telah sangat memadai kebutuhan air tumbuhan jagung manis.

  • Pemberian Pupuk

Pemberian pupuk dapat mulai diberikan dikala jagung manis mulai berkembang agak besar hingga 30cm. Biar dapat memperoleh hasil yang optimal hingga metode pemberian pupuk yang benar merupakan sebagai berikut:

  • Pakai pupuk dengan faktor NPK
  • Apabila memakai pupuk yang terpisah antara N,P serta K maka hendaknya ketiganya disatukan terlebih dulu saat sebelum dicoba pemupukan.
  • Berikan setengah genggam pada tiap tumbuhan jagung manis.
  • Taburkan pupuk pada bagian dasar tumbuhan secara merata
Baca Juga :  Panduan Sukses Cara Menanam Daun Beluntas Untuk Pemula

Cara Menanam Jagung Manis : Langkah, Pemilihan, Pengolahan, Pemeliharaan Dan Panen


Pengedalian Hama Tanaman

Seperti budidaya tumbuhan lain, budidaya jagung manis pula membutuhkan perawatan yang lumayan intens.

Apabila jagung ditanam pada masa kemarau dibutuhkan penyiraman buat melindungi kelembaban tanah.

Tidak hanya itu pemupukan susulan pula dibutuhkan buat melindungi isi faktor hara di dalam tanah. Pemupukan susulan dicoba sehabis tumbuhan berumur 2 bulan sehabis bibit ditanam.

Tidak hanya melakukan perawatan semacam yang disebutkan di atas, perawatan berikutnya dalam budidaya jagung manis ialah dengan mengatur hama serta penyakit yang melanda tumbuhan.

Tumbuhan jagung manis mempunyai banyak jenis hama yang melanda semacam Penggerek batang jagung (O. furnacalis), Ulat Tongkol (H. armigera), Kutu Daun (R. maidis), Belalang (Oxya spp.), serta Tikus (Rattus argentiventer).

Buat mencegah hama tersebut pasti dibutuhkan penindakan spesial, sebab tiap jenis hama memiliki metode tertentu dalam memberantasnya.

Di samping hama yang melanda jagung manis pula rawan pada penyakit yang diakibatkan oleh virus serta kuman, paling utama apabila menanam jagung manis di wilayah tropis.

Jenis penyakit yang melanda umumnya semacam Bule (Peronosclespora Maydis), Karat (Puccinia sorghi), Hawar daun (Helminthosporium turcicum), Hawar daun (Curvularia sp.) serta Hawar pelepah (Rhizoctonia solani).

Untuk menanggulangi serbuan penyakit ini dapat memakai fungisida.


Panen Jagung Manis

Jagung manis umumnya telah mulai menghasilkan bunga kala berumur 50 hari sejak bibit ditanam.

Kala jagung telah mulai menghasilkan tongkol, umumnya akan terdapat 2 tongkol jagung sehingga perlu buat melenyapkan tongkol yang bagian dasar supaya jagung dapat berkembang dengan optimal.

Sehabis pengambilan tongkol muda, papaslah daun yang terdapat di dasar tongkol. Panen utama jagung manis dapat dlakukan kala jagung berusia 65 – 75 hari.

Sehabis jagung berakhir dipanen langsung dapat dijual kepada pengepul ataupun langsung menjualnya sendiri buat dijadikan jagung rebus ataupun jagung bakar.

Demikian Uraian kami tentang Cara Menanam Jagung Manis Semoga uraian ini bisa menginspirasi para pembaca dan bermanfaat serta memberikan tambahan ilmu pengetahuan bagi para pemula. Mohon abaikan saja uraian kami ini jika pembaca tidak sependapat. Terima kasih atas kunjungannya.

Terimakasih kunjungannya

Silahkan klik bintang 5