Perlu Tahu, Ini Dia 6 Manfaat Daun Sisik Naga Sebagai Obat Rematik Hingga Sariawan

2 min read

Drymoglossum heterophyllum ataupun  sisik naga ini  kerap ditemukan melekat pada batang tanaman. Tumbuhan yang sekilas nampak semacam sisik ini terkategori tanaman epifit.
0
()

Perlu Tahu, Ini Dia 6 Manfaat Daun Sisik Naga Sebagai Obat Rematik Hingga Sariawan – Para Pembaca yang kami banggakan, Tanam.co.id kali ini akan menjelaskan tentang Manfaat Daun Sisik Naga.

Untuk lebih jelasnya mari kita baca uraiannya berikut ini :


Perlu Tahu, Ini Dia 6 Manfaat Daun Sisik Naga Sebagai Obat Rematik Hingga Sariawan


Drymoglossum heterophyllum ataupun  sisik naga ini  kerap ditemukan melekat pada batang tanaman. Tumbuhan yang sekilas nampak semacam sisik ini terkategori tanaman epifit.

Tanaman epifit merupakan tanaman yang menumpang pada tumbuhan lain namun bukan parasit sebab tidak mengambil faktor hara ataupun air dari tanaman yang ditumpanginya.

Di bermacam wilayah tanaman ini diketahui dengan bayak penamaan. Di Sumatera tanaman ini diucap sakat ribu- ribu, di Jawa Barat( Sunda) diketahui dengan nama paku duduwitan, serta di Jawa diucap pakis duwitan.

Dalam bahasa asing, tumbuhan ini diketahui dengan nama dubbeltjesvaren, duiteblad, duitvaren dalam bahasa Belanda serta bao shu lian dalam bahasa Tiongkok.

Sebagian nama wilayah dari sisik naga semacam picisan, sakat ribu- ribu( Sumatera), pakis duwitan( Jawa), paku duduwitan( Sunda).

Berbeda dengan parasit, epifit bisa seluruhnya mandiri, lepas dari tanah bagaikan penyangga serta penyedia hara untuk kehidupannya, ataupun dari hara yang disediakan tanaman lain.

Air diperoleh dari hujan, embun, ataupun uap air. Hara mineral diperoleh dari debu ataupun hasil dekomposisi batang dan sisa- sisa bagian tanaman lain yang terurai.

Baca Juga :  Pohon Terong : Sejarah, Morfologi, Jenis, Manfaat dan Cara Budidayanya

Walaupun tidak“ mencuri” hara dari tanaman yang ditumpanginya, epifit bisa jadi pesaing terhadap ketersediaan sinar.

Pangkal epifit kadang- kadang pula menutupi serta menembus batang tumbuhan yang ditumpangi sehingga mengganggu penyeimbang fisiologi tanaman inangnya.


Kandungan dan Morfologi Sisik Naga

Sisik naga mempunyai isi kimia semacam saponim, polifenol, minyak asiri, triterpen/ sterol, fenol, plavonoid, gula, serta tanin.

Tumbuhan ini bertabiat manis, tawar, serta sejuk. Khasiatnya bagaikan antiphloogistik, antitoksik, serta peluruh dahak.

Sisik naga tersebar di daerah Asia tropik. Tanaman ini berkembang liar di hutan, ladang, serta tempat- tempat lain yang agak lembap ataupun basah.

Mereka pula hidup di dataran rendah hingga ketinggian 1. 000 m di atas permukaan laut.

Contoh tanaman yang disinggahi oleh sisik naga antara lain tumbuhan mangga, angsana, mahoni, kokoa, flamboyan, ketapang, palma, serta nangka.

Secara morfologi sisik naga mempunyai pangkal rimpang tipis dengan panjang 5- 22 centimeter. Tumbuhan ini merayap serta menempel kokoh.

Tumbuhan ini tidak mengganggu tumbuhan, kecuali dalam jumlah yang sangat banyak hendak membagikan dampak menutupi ataupun mematahkan cabang dengan lilitannya.

Sisik naga bisa diperbanyak dengan metode spora serta pembelahan pangkal.

Daun sisik naga berkembang dengan jarak yang pendek antara satu dengan yang lain. Daun tumbuhan ini bertangkai pendek serta berdaging tebal.

Wujud daunnya sama dengan duit logam picisan sehingga tumbuhan ini kerap pula diucap bagaikan picisan. Corak daun sisik naga ialah hijau hingga hijau kecokelatan.


Khasiat dan Manfaat Sisik Naga


  • Menyembuhkan gondongan( parotitis)

Selain gondong , sisik naga juga untuk obat TBC kulit dengan pembesaran kelenjar getah bening( skrofuloderma), berkemih nanah( gonore), batuk, abses paru- paru, TB paru diiringi batuk darah.

Baca Juga :  Pupuk Organik Cair : Karakteristik, Cara Membuat, Keunggulan dan Manfaatnya

Perdarahan, semacam cedera berdarah, mimisan, berak darah, muntah darah, perdarahan pada wanita, rematik, keputihan( leukore), serta kanker buah dada.

Metode penggunaannya merupakan dengan metode merebus daun sisik naga sebanyak 15- 60 gram daun, kemudian airnya diminum.

Setelah itu buat konsumsi luar, memakai air rebusan herba fresh buat cuci kudis, koreng, ataupun berkumur untuk pengidap sariawan serta radang gusi.

Ataupun dapat pula dengan menggiling herba fresh sampai halus, kemudian bubuhkan ke tempat yang sakit pada penyakit- penyakit kulit, semacam kudis, kurap, radang kulit bernanah, radang kuku, ataupun cedera berdarah.

  • Penyakit radang gusi( gingivitis)

Metode penggunaannya dengan cuci daun sisik naga seperlunya hingga bersih, kemudian kunyah. Perkenankan kunyahan tersebut lumayan lama di bagian gusi yang meradang.

Berikutnya, buang ampasnya. Jalani 3- 4 kali satu hari, hingga sembuh.

  • Penyakit rematik jaringan lunak( nonartikuler)

Metode penggunaannya dengan cuci 15- 30 gram daun sisik naga fresh, kemudian rebus dalam 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Sehabis dingin, saring serta diminum satu hari 2 kali, tiap- tiap 1/ 2 gelas.

  • Sakit kuning( jaundice)

Metode penggunaannya dengan cuci 15- 30 gram daun sisik naga fresh hingga bersih, kemudian rebus dalam 3 gelas air hingga airnya tersisa separonya.

Sehabis dingin, saring serta minum satu hari 3 kali, tiap- tiap 1/ 2 gelas.

Drymoglossum heterophyllum ataupun  sisik naga ini  kerap ditemukan melekat pada batang tanaman. Tumbuhan yang sekilas nampak semacam sisik ini terkategori tanaman epifit.

  • Sariawan

Metode penggunaannya dengan cuci 1 genggam daun sisik naga hingga bersih, kemudian rebus dalam 2 gelas air hingga mendidih sepanjang 15 menit. Pakai air saringannya buat berkumur selagi hangat.

  • Menghentikan perdarahan

Metode penggunaannya dengan cuci 30 gram daun sisik naga fresh, kemudian giling hingga halus. setelah itu peras, saring serta diminum airnya. Jalani 3 kali satu hari hingga sembuh.

Baca Juga :  Daun Dadap : Ciri Morfologi, Kandungan dan Rahasia 10 Manfaat Bagi Kesehatannya

Demikian Uraian kami tentang Manfaat Daun Sisik Naga Semoga uraian ini bisa menginspirasi para pembaca dan bermanfaat serta memberikan tambahan ilmu pengetahuan bagi para pemula. Mohon abaikan saja uraian kami ini jika pembaca tidak sependapat. Terima kasih atas kunjungannya.

Terimakasih kunjungannya

Silahkan klik bintang 5