Budidaya Wortel : Trik Sukses Penanaman Hingga Panen Hasil Memuaskan (Berhasil)

3 min read

Budidaya Wortel : Trik Sukses Penanaman Hingga Panen Hasil Memuaskan (Berhasil)
0
()

Budidaya Wortel : Trik Sukses Penanaman Hingga Panen Hasil Memuaskan (Berhasil) – Para Pembaca yang kami banggakan, Tanam.co.id kali ini akan menjelaskan tentang Budidaya Wortel.

Dan menerangkan tentang fungsi serta manfaatnya. Untuk lebih jelasnya mari kita baca uraiannya berikut ini :


Budidaya Wortel : Trik Sukses Penanaman Hingga Panen Hasil Memuaskan (Berhasil)


Wortel ataupun yang biasa diucap Daucus carrota ialah salah satu tipe sayur- mayur yang memiliki vit A besar sehingga sangat baik buat kesehatan mata Kamu.

Tumbuhan wortel berasal dari dataran Asia Timur, sampai Asia Tengah.Wortel ialah tumbuhan sayur- mayur yang diambil umbinya.

Umbi wortel bercorak oranye cerah, rasanya gurih, renyah serta sedikit manis. Sayur- mayur ini diketahui bagaikan sumber vit A, tidak hanya itu wortel pula memiliki banyak vit B serta vit C.

Budidaya wortel sangat sesuai dicoba di dataran besar dengan ketinggian lebih dari 1000 m dpl. Walaupun begitu, budidaya wortel masih dapat dilaksanakan pada lahan di atas 500 m dpl.

Tumbuhan wortel menggemari tanah yang memiliki banyak humus serta gembur dengan tingkatan keasaman antara pH 5, 5- 6, 5.


Ketentuan Tumbuh Wortel

Perhatikan syarat- syarat berkembang wortel berikut supaya hasil panen wortel bisa lebih optimal.

Tanah yang diperlukan dalam budidaya wortel ialah tanah yang berjenis andosol, alluvial, regosol serta latosol yang mayoritas tipe tanah ini ada di dataran besar.Keasaman tanah yang cocok buat budidaya wortel ialah 5, 5– 6, 5 pH.

Baca Juga :  Cara Menanam Bawang Merah : Budidaya, Mengelolah, Merawat Dan Memanen

Temperatur sangat mempengaruhi terhadap proses metabolisme tumbuhan wortel. Temperatur maksimal yang dibutuhkan supaya budidaya wortel jadi optimal ialah 15, 6– 21, 1 C.

Kekurangan air pada budidaya wortel,membatasi perkembangan wortel, sebaliknya bila kelebihan air hendak membuat tumbuhan wortel gampang terkena penyakit.

Wilayah yang cocok buat budidaya wortel ialah wilayah yang beriklim basah( 1, 5– 3 bulan kering dalam 1 tahun) dan hawa agak basah( 3– 4, 5 bulan kering dalam 1 tahun).

Kelembaban hawa yang cocok dalam budidaya wortel ialah 80– 90%. Bila kelembahan hawa sangat besar, hingga hendak memicu perkembangan cendawan yang bisa menimbulkan penyakit.

Sinar matahari ialah sumber tenaga dalam proses fotosintesis tumbuhan wortel. Terus menjadi besar keseriusan sinar matahari yang diterima tumbuhan wortel, hingga terus menjadi cepa proses pembuatan umbi wortel.

Dalam fotosintesis, tumbuhan wortel memerlukan sinar matahari sepanjang 9– 10 jam per hari.


Jenis- Jenis Wortel

Tumbuhan wortel banyak ragamnya. Apabila dilihat dari wujud umbi, wortel bisa dipecah jadi 3 kalangan, ialah:

  • Jenis Chantenay, berupa bundar panjang dengan ujung yang tumpul.
  • Jenis Imperator, berupa bundar panjang dengan ujung runcing.
  • Jenis Nantes, ialah jenis gabungan antara imperator serta chantenay.

Langkah- Langkah Menanam Wortel

Sehabis menciptakan posisi yang pas cocok dengan ketentuan di atas, hingga berikutnya merupakan mulai menanam wortel dengan menjajaki langkah- langkah berikut ini:

  • Pemilihan Bibit Unggul

Pemilihan benih wortel merupakan salah satu perihal yang berarti. Benih wortel hendak memastikan umbi unggul yang sanggup dihasilkan oleh tumbuhan wortel.

Pemilihan bibit wortel hendaknya memakai bibit berbentuk kemasan yang telah terdaftar ataupun telah mempunyai merek. Perihal ini sebab kualitas bisa dikenal dengan gampang serta telah tentu terjamin kualitasnya.

Kuantitas dari benih juga lebih terjamin dibanding dengan bibit yang diperoleh dalam wujud kemasan eceran yang tanpa merek.

  • Menanam Wortel

Bibit wortel pula wajib fertil. Fertil merupakan keadaan benih yang bisa dibibitkan kembali. Pada biasanya, para penggiat tumbuhan sediakan bibit steril yang tidak bisa dibudidayakan kembali.

Baca Juga :  Budidaya Bawang Putih : Isi, Manfaat, Proses, Perawatan Dan Memanen

Hasilnya, petani ataupun orang yang membudidayakannya wajib senantiasa membeli bibit. Jadi, hati– hati serta senantiasa mempertahankan benih lokal.

  • Pembenihan

Langkah- langkah pembenihan wortel bisa dicoba dengan metode berikut ini:

    • Telah menyeleksi bibit sangat unggul
    • Sikat antar benih dengan memakai telapak tangan supaya antar benih wortel tidak menyatu
    • Merendam benih didalam air dingin sepanjang 1 malam supaya kecambah wortel bisa keluar lebih cepat
    • Meniriskan benih yang telah keluar kecambahnya
    • Benih wortel siap buat dipindah tanamkan
  • Persiapan Lahan

Mempersiapkan lahan yang hendak digunakan dalam menanam wortel bisa dicoba dengan metode berikut ini:

    • Bersihkan tumbuhan dari gulma ataupun rumput liar
    • Membiasakan pH tanah jadi 6- 7
    • Menggemburkan tanah
    • Mendiamkan tanah sampai 2 minggu
    • Membuat bedengan dengan lebar 150 centimeter serta besar 40 cm
    • Jarak antar bedengan merupakan 50 cm

  • Penanaman Benih

Metode menanam benih merupakan menabur benih secara menyeluruh ke dalam jalan yang telah dipersiapkan dengan posisi ujung pangkal terletak pada bagian dasar, kemudian menutupnya kembali dengan tanah tipis.


Perawatan Wortel

Berikut cara perawatan tanaman wortel yang baik dan benar:

  • Tanaman wortel memerlukan air yang memadai, sehingga perlu disiram (diari) secara rutin 1-2 kali sehari, terutama pada musim kemarau. Bila tanaman wortel sudah tumbuh besar, pengairan dapat dikurangi, tetapi tidak sampai kekeringan.
  • Lakukan penjarangan setelah tanaman berumur 1 bulan. Tujuan penjarangan adalah agar tanaman wortel dapat tumbuh dengan cepat sehingga produksinya tinggi.
  • Bersihkan gulma yang tumbuh di sekitar tanaman wortel, karena merupakan pesaing tanaman wortel dalam memenuhi kebutuhan air, sinar matahari dan unsur hara.Penyiangan biasanya dilakukan saat tanaman wortel berumur 1 bulan, bersamman dengan penjarangan tanaman dan pemupukan susulan.
  • Pendangiran dilakukan saat umur tanaman 1 bulan, yaitu saat tanaman akan mulai membentuk umbi, erutama sehabis hujan. Bersamaan pendangiran ini dilakukan juga pembubunan.
  • Pemupukan susulan dengan urea atau ZA. Dosisnya adalah urea 6 g/tanaman atau ZA 10 g/tanaman. Pemberian pupuk susulan dilakukan bersamaan dengan penyiangan, yakni pada saat tanaman wortel berumur 1 bulan.
  • Pengendalian secara kimiawi dapat dilakukan menggunakan insektisida Furadan 3 G atau Indofuran 3 G pada saat tanam atau disemprot Hostathion 40 EC dan lain-lain pada konsentrasi yang dianjurkan.
  • Panen dapat dilakukan, setelah wortel berumur ± 3 bulan sejak sebar benih, atau tergantung varietasnya. Varietas ideal dipanen ada umur 100-120 hari setelah tanam, varietas Caroline 95 hst, varietas 110 hst, kultivar lokal Lembang 100-120 hst.
Baca Juga :  Cara Menanam Anggur : Media Tanam, Bibit, Pemeliharaan, Penyiraman Dan Pemanenan

Budidaya Wortel : Trik Sukses Penanaman Hingga Panen Hasil Memuaskan (Berhasil)

Pemanenan Wortel

Panen dapat dilakukan, setelah wortel berumur ± 3 bulan sejak sebar benih, atau tergantung varietasnya.

Varietas ideal dipanen ada umur 100-120 hari setelah tanam, varietas Caroline 95 hst, varietas 110 hst, kultivar lokal Lembang 100-120 hst.Hindarkanlah terlambat panen supaya wortel tidak membeku serta sulit dijual.

Umumnya wortel yang ditanam dengan metode yang baik dapat menciptakan panen sebesar 25 ton/ hektar.

Demikian Uraian kami tentang Budidaya Wortel Semoga uraian ini bisa menginspirasi para pembaca dan bermanfaat serta memberikan tambahan ilmu pengetahuan bagi para pemula. Mohon abaikan saja uraian kami ini jika pembaca tidak sependapat. Terima kasih atas kunjungannya.

Terimakasih kunjungannya

Silahkan klik bintang 5