Budidaya Tanaman Kemukus Yang Baik Dan Benar Dengan Mengenal Morfologinya

3 min read

Budidaya Tanaman Kemukus Yang Baik Dan Benar Dengan Mengenal Morfologinya
0
()

Budidaya Tanaman Kemukus Yang Baik Dan Benar Dengan Mengenal Morfologinya – Para Pembaca yang kami banggakan, Tanam.co.id kali ini akan menjelaskan tentang Budidaya Tanaman Kemukus.

Dan menerangkan tentang fungsi serta manfaatnya. Untuk lebih jelasnya mari kita baca uraiannya berikut ini :


Budidaya Tanaman Kemukus Yang Baik Dan Benar Dengan Mengenal Morfologinya


Kemukus diketahui sebagai salah satu rempah ataupun bumbu masakan yang biasa diketahui dengan istilah lada Jawa ataupun cabe Jawa. Tumbuhan ini banyak berkembang ataupun di tanam di Jawa serta di Sumatera.

Kemukus( Piper cubeba L.) merupakan tumbuhan yang terkategori dalam genus Piper, yang ditanam buat diambil buah serta minyak atsirinya.

Tumbuhan ini berasal serta banyak ditanam di Jawa serta Sumatera, sehingga diucap pula lada jawa ataupun cabe jawa( Java pepper), walaupun cabe jawa ialah nama untuk rempah lain( P. retrofractum serta P. longum).

Biasanya buah kemukus dipanen saat sebelum masak kemudian dikeringkan. Kemukus kerap dijual dalam wujud buah kering yang masih mempunyai tangkai, sehingga kerap diucap bagaikan merica berekor( tailed pepper).

Biji kemukus bercorak putih, keras serta berminyak.Buah kemukus kering digunakan bagaikan bumbu rempah dalam masakan, paling utama masakan Indonesia.

Khasiat lain kemukus ialah bagaikan penguat rasa pada gin serta rokok. Tetapi khasiat berarti kemukus merupakan bagaikan bahan farmakope serta sumber minyak atsiri( oleum cubebae).

Tidak hanya itu, tumbuhan kemukus mempunyai khasiat untuk kesehatan semacam bagaikan obat bermacam berbagai penyakit semacam asma, pilek serta radang.

Meski sebagi bumbu masakan, nyatanya tumbuhan dapat dimanfaatkan buat penguat rasa pada rokok serta gin. Tumbuhan kemukus pula memiliki minyak atsiri banyak sehingga di peruntukan salah satu sumber minyak atsiri.

Baca Juga :  Bukan Sekedar Hiasan Halloween, Inilah Manfaat Labu Kuning Bagi Kesehatan Yang Penting di Ketahui

Meski kemukus telah mempunyai nama latin, nyatanya tumbuhan ini mempunyai nama wilayah ataupun istilah lain bersumber pada tempat mereka berkembang di Indonesia.

Semacam Pamukusu istilah buat wilayah Makasar, Kamokos buat istilah wilayah Madura, Rinu buat istilah wilayah Sunda serta kemukus senantiasa buat wilayah SImalur, Melayu serta Jawa tengah.


Klasifikasi Tumbuhan Kemukus

Berikut ini merupakan tabel klasifikasi tumbuhan kemukus yang dikelompokkan mulai dari tingkatan besar ke tingkatan rendah.

Klasifikasi ilmiah kemukus :

  • Kingdom: Plantae
  • Divisi: Magnoliophyta
  • Kelas: Magnoliopsida
  • Ordo: Piperales
  • Famili: Piperaceae
  • Genus: Piper
  • Spesies: P. cubeba

Morfologi Tumbuhan Kemukus

Tumbuhan kemukus berkembang beruas yang mempunyai sistem percabangan simpodial. Batangnya tidak berkayu serta terasa lunak dengan permukaan licin berdiameter dekat 5– 15 milimeter.

Tiap batangnya mempunyai pangkal perekat hijau.

Tumbuhan kemukus tidak bisa berkembang dengan baik bila tidak mempunyai pangkal, hingga pangkal yang dimilikinya merupakan tipe pangkal serabut bercorak kuning kecokelatan.

Daun yang dipunyai oleh tumbuhan kemukus merupakan tipe daun tunggal berupa bundar telur yang pangkalnya semacam jantung serta ujungnya meruncing.

Daun tersebut mempunyai wujud tepi yang rata yang berkembang secara berselang seling ataupun tersebar pada tiap batang.

Sisa dudukan sang daun sangat nampak jelas dengan dimensi panjang dekat 8, 5– 15, 5 centimeter serta lebarnya dekat 3– 9, 5 centimeter bercorak hijau.

Bunga pada tumbuhan kemukus merupakan tipe bunga majemuk yang mempunyai wujud berbulir berdimensi panjang dekat 3– 10 centimeter serta tangkainya berdimensi 6– 20 centimeter.

Bunga tersebut mempunyai corak hijau, mempunyai daun pelindung berupa elips yang menempel pada tangkai bulir.

Bunga kemukus mempunyai benang sari berjumlah 3, putiknya berjumlah 3 hingga 5 bercorak putih serta kuning kehijauan.Bulir yang dipunyai oleh tumbuhan kemukus terdapat 2, ialah bulir jantan ban betina.

Bulir jantan sendiri mempunyai daun pelindung berupa bundar memanjang sampai bundar telur berputar berdimensi 1, 5– 2 centimeter x 0, 75– 1 centimeter serta mempunyai benang sari.

Baca Juga :  Cabai Gendol : Sejarah, Kandungan Nutrisi Dan Manfaatnya

Sebaliknya bulir betinanya berupa agak melengkung dengan daun pelindung berupa bundar memanjang berdimensi dekat 4– 5 x 8 milimeter.

Poros ataupun aksis dari bulir betina gundul dengan mempunyai kepala putik sebanyak 3– 5.Buah yang dipunyai oleh tumbuhan kemukus merupakan berupa bundar pada pangkalnya mengkerut serta membulat.

Buah tersebut bertangkai berdiameter 6– 8 milimeter yang panjangnya dekat 2– 5 milimeter bercorak cokelat kehitaman.

Sebaliknya biji yang dipunyai oleh tumbuhan ini merupakan berupa semacam bola kecil yang bundar bercorak putih kecokelatan. Biji ini keras tetapi memiliki minyak banyak.


Metode Budidaya Tumbuhan Kemukus

Tumbuhan kemukus bisa ditanam lewat sistem stek satu ruas ataupun berdaun satu serta stek berdimensi 7 ruas tanpa daun memakai batang yang berusia tidak sangat tua serta tidak sangat muda.

Metode pembudidayaan kemukus dapat dicoba dengan 2 metode ialah dengan menanam sulur kemukus serta metode stek.

  • Metode Menanam Kemukus Dari Sulur

Siapkan sulur kemukus yang masih muda dari tumbuhan kemukus yang baik, telah sempat berbuah, bebas dari hama serta penyakit.

Siapkan pula media tanam berbentuk kombinasi tanah serta pupuk kandang ke dalam pot ataupun polybag.

Bila telah siap, lekas tanam sulur tersebut serta tutup sulur dengan memakai plastik ataupun disungkup supaya kelembaban hawa terpelihara serta pembuatan pangkal bisa kilat terjalin.

Sehabis 15 hari buka plastik sungkup tersebut.

Jalani penyiraman pada pagi serta sore hari. Sebab pembibitan dicoba dikala masa kemarau, jadi apabila masa hujan datang tumbuhan ke lahan tanam yang sebetulnya.

  • Metode Menanam Kemukus Dengan Metode Stek ataupun Sambung

Seleksi sulur kemukus betina yang bagus, leluasa dari hama serta penyakit, sempat terbuah baik serta banyak.

Berikutnya, potong ujung sulur kemukus jantan serta letakkan pada sulur betina, tetapi tadinya sulur jantan di belah jadi 2 bagian.

Tutup sambungan dengan plastik sepanjang 15 hari. Sehabis 15 hari, kala plastik sungkup dibuka keadaan sambungan fresh hingga sambungan tersebut sukses.

Baca Juga :  Panduan Cara Budidaya Semut Jepang Sebagai Peluang Bisnis

Apabila memakai sistem stek hingga tanah yang digunakan wajib gembur serta sangat sedikit pasir.

Sebab tumbuhan ini berkembang menjalar, hingga bagikan panjatan bisa berbentuk tumbuhan maupun ajir dari kayu ataupun bambu maupun besi.

Budidaya Tanaman Kemukus Yang Baik Dan Benar Dengan Mengenal Morfologinya


Masa Panen Kemukus

Panen biji dicoba kala biji tersebut belum matang, dengan metode memotong biji tersebut setangkainya ataupun satu gerombol memakai pisau ataupun perlengkapan pemotong yang tajam serta bersih.

Hati– hatilah kala memotong, sebab di takutkan biji– biji kemukus tersebut berguguran. Tempatkan hasil panen pada keranjang ataupun ember ataupun karung dengan penempatan yang benar supaya biji kemukus tidak rusak.

Kumpulkan hasil panen pada satu titik ataupun tempat buat di angkut ke tempat penampungan serta di proses lebih lanjut

Jalani proses sortasi ataupun pembelahan antara biji– biji yang bagus denagn yang baik dan pisahkan dari kotoran yang melekat beserta gulma yang turut terpanen. Jangan kurang ingat buat menimbangnya guna ketahui berat saat sebelum dicoba pengeringan.

Jalani proses pengeringan secara rata sebab biji– biji kemukus ini hendak di jual dalam keadaan kering.

Pengeringan bisa memakai mesin pengering semacam oven, ataupun bisa memakai cahaya matahari langsung yang di tempatkan pada teras yang bersih ataupun pada terpal serta sejenisnya.

Sehabis kering, jalani penimbangan terhadap kemukus tersebut buat mengenali berat randomnya.

Demikian Uraian kami tentang Budidaya Tanaman Kemukus Semoga uraian ini bisa menginspirasi para pembaca dan bermanfaat serta memberikan tambahan ilmu pengetahuan bagi para pemula. Mohon abaikan saja uraian kami ini jika pembaca tidak sependapat. Terima kasih atas kunjungannya.

Terimakasih kunjungannya

Silahkan klik bintang 5