Budidaya Okra Merah Sayuran Sehat dan Menguntungkan (Panduan Sukses)

3 min read

Budidaya Okra Merah Sayuran Sehat dan Menguntungkan (Panduan Sukses)
0
()

Budidaya Okra Merah Sayuran Sehat dan Menguntungkan (Panduan Sukses) – Para Pembaca yang kami banggakan, Tanam.co.id kali ini akan menjelaskan tentang Budidaya Okra Merah.

Dan menerangkan tentang fungsi serta manfaatnya. Untuk lebih jelasnya mari kita baca uraiannya berikut ini :


Budidaya Okra Merah Sayuran Sehat dan Menguntungkan (Panduan Sukses)


Okra ataupun Abelmoschus esculentus Moench merupakan tumbuhan tahunan yang berasal dari keluarga mallow( Malvaceae).

Dulu tanaman ini terkategori dalam genus Hibiscus, tetapi saat ini terkategori dalam genus Abelmoschus.

Ukurannya sama besar dengan cabai hijau besar, kelilingnya tertekuk, mempunyai bulu halus serta corak hijau. Bila dipotong hendak nampak biji- biji kecil dikelilingnya.

Bila dimasak hendak keluar lendir dari dalamnya. Rasanya renyah dengan tektur mirip terong. Sayur okra ini bisa dimasak jadi kari, balado, kombinasi salad ataupun hidangan tumis.

Buah okra ini diyakini secara ilmiah serta efektif untuk kesehatan.Okra pula kerap digunakan dalam masakan di Karibia serta Tiongkok, tetapi popularitasnya bertambah bersamaan waktu sampai segala belahan dunia.

Paling utama pod sayur- mayur ini dapat digunakan bagaikan sayur- mayur acar, bahan dalam sup, lauk, serta pula digunakan buat minyak yang bisa diekstraksi serta digunakan bagaikan minyak sayur.

Khasiat okra terdapat banyak disebabkan isi mineral, vit, serta senyawa organik yang ada di dalam sayur- mayur ini.

Buah okra muda bercorak hijau, penampilan buahnya nyaris mirip dengan cabai hijau besar, tetapi disekeliling kulitnya berbulu halus.

Tidak hanya okra hijau, terdapat pula okra merah. Buah okra mempunyai berdimensi kecil melekat di bilik buah. Tekstur yang dipunyai oleh okra nyaris mirip dengan terong, bila dimasak rasanya renyah serta berdahak.

Baca Juga :  Ciplukan : Mengenal Manfaat dan Cara Budidayanya Sebagai Peluang Usaha Menjanjikan

Tumbuhan okra ini berasal dari Ethiopia den setelah itu menyebar luas ke sebagian daerah Asia tercantum Indonesia. Nama lain dari Okra ialah Lady’ s fingers, serta gumbo serta gendi.

Manfaat okra antara lain penurun berat tubuh, menyembuhkan wasir, merendahkan kolesterol, melindungi kesehatan mata serta kulit, menolong metabolisme badan, melindungi kesehatan jantung, serta masih banyak lagi.


Ketentuan Berkembang Tumbuhan Okra Merah

  • Penyinaran matahari langsung minimun 7 jam dalam sehari
  • Mempunyai isi faktor hara yang baik
  • Dekat dengan sumber air
  • Tidak becek ataupun tergenang
  • Okra berkembang baik pada ketinggian 600- 800 mdpl
  • Curah hujan 1700- 3000 milimeter/ tahun.
  • Temperatur hawa rata- rata 24- 28 0C.
  • PH sempurna tumbuhan okra yakni 5, 5- 7, 0( netral).

Manfaat Okra Merah Untuk Kesehatan

  • Menghindari kendala fungsi ginjal
  • Menghindari anemia
  • Melindungi kesehatan bunda hamil
  • Bertabiat anti kanker
  • Melindungi hati serta jantung
  • Kurangi asma
  • Memantapkan tulang
  • Merendahkan kolesterol
  • Menghindari penyakit pada sistem pencernaan
  • Merendahkan kandungan gula darah
  • Melindungi kesehatan mata
  • Tingkatkan sistem imunitas tubuh
  • Melindungi kesehatan rambut

Metode Menanam Budidaya Okra Merah


  • Persiapan Lahan Tanam Budidaya Okra

Lahan yang digunakan buat menanam okra hendaknya terletak di dataran besar, namun tidak apa bila lahan yang dipunyai terletak di dataran rendah.

Kriteria lahan tanam yang baik buat menanam okra ialah:

  • Tersinari matahari langsung minimun 7 jam dalam sehari
  • Mempunyai isi faktor hara yang baik
  • Dekat dengan sumber air
  • Mempunyai pH tanah 6, 5- 7, 5
  • Tidak becek ataupun tergenang

Bila telah penuhi kriteria, jalani penyiangan pada gulma ataupun tumbuhan pengganggu yang lain. Berikutnya, jalani penggemburan tanah pada lahan tanam dengan metode dibajak ataupun dicangkul.

Sehabis itu, jalani pemupukan dasar dengan memakai pupuk kandang, pupuk kompos ataupun pupuk organik butiran.

Baca Juga :  Tanaman Mengkudu : Kandungan Gizi, Morfologi, Manfaat dan Cara Budidayanya

Metode membagikan pupuk ialah dengan metode menggali lubang yang membujur membentuk alur- alur tanam dengan kedalaman dekat 15 centimeter.

Taburkan pupuk dasarnya menyeluruh sejauh alur, kemudian tutup kembali pupuk dasar tersebut dengan tanah serta wujud bedengan diatasnya.

Sehabis bedengan siap, lapisi bedengan dengan mulsa plastik perak. Tujuan pemberian mulsa ini ialah buat kurangi penguapan air serta menghindari tumbuhnya gulma.

  • Persiapan Bibit Okra Merah

Tumbuhan okra dapat diperbanyak secara generatif lewat bijinya. Buat memperoleh biji benih okra yang baik hingga yakinkan ambil buah okra yang telah matang kering yang berasal dari tumbuhan okra yang sehat serta produktif.

Ambil biji okra dari buah tersebut kemudian jemur di terik matahari dekat 1- 2 jam. Sehabis biji kering, simpan pada tempat sejuk serta kering.Berikutnya, semai biji okra memakai plastik polybag dimensi lagi.

Isi plastik polybag dengan tanah humus yang telah diayak terlebih dulu kemudian siram polybag saat sebelum diisi biji okra setelah itu lubangi bagian tengah tanah dalam polybag sedalam 2- 3 centimeter .

Kemudian masukkan biji okra. Sehabis itu, tutup kembali dengan taburan tanah tipis kemudian tempatkan pada tempat yang tidak terserang cahaya matahari langsung.Dekat 2 hari umumnya biji hendak berkembang.

jalani perawatan dengan metode tempatkan pada zona yang terserang cahaya matahari langsung kemudian jalani penyiraman secara teratur dengan mencermati kandungan air dalam tanah polybag.

Benih baru dapat dipindahkan ke bedengan sehabis tingginya menggapai dekat 20 centimeter.

  • Penanaman Bibit Okra ke Bedengan

Sehabis bibit okra setinggi 20 centimeter, bibit telah dapat dipindah ke bedengan.

Sirami bedengan terlebih dulu, setelah itu buatlah lubang tanam berderet sejauh plastik mulsa dengan jarak 70 centimeter masing- masing tumbuhan.

Kocorkan insektisida serta fungisida pada lubang tanam saat sebelum ditanami buat menghindari serbuan hama pada pangkal tumbuhan muda.

Sirami bibit saat sebelum dipindahkan, jalani pemindahan pada sore hari supaya bibit tidak layu akibat terik siang.

Baca Juga :  Budidaya Melati : Klasifikasi, Syarat Tumbuh serta Perawatan dari Hama dan Penyakitnya

Perawatan Tumbuhan Okra Merah

Pada 1 minggu awal ialah 5- 7 hari awal tanam, jalani penyulaman pada tumbuhan okra yang mati ataupun berkembang tidak wajar serta ubah dengan bibit baru supaya bisa berkembang serentak.

Dikala tumbuhan okra berusia kurang dari 1 bulan sehabis tanam, jalani penyiraman seminggu sekali ialah pada pagi hari. Sehabis tumbuhan berumur 2- 3 bulan hingga interval penyiraman dapat diperpendek jadi 4- 5 hari sekali.

Supaya nutrisi yang diperlukan tumbuhan okra buat berkembang terpenuhi, hingga jalani pemupukan susulan.

Pada sesi dini bagikan pupuk susulan awal dengan tujuan buat memacu perkembangan tumbuhan diawali sehabis tumbuhan berumur 10 hari sehabis tanam sampai tumbuhan berumur 1 bulan.

pemupukan ini dicoba memakai pupuk NPK dengan metode dikocor. Sehabis berusia 1 bulan jalani perawatan daun dengan metode menyemprotkan pupuk organik cair.

Berikutnya pemupukan susulan kedua dicoba sehabis tumbuhan berusia 50 hari ataupun menjelang panen dengan memakai pupuk NPK serta KCl, tujuan pemupukan susulan kedua ini ialah buat memperbesar dimensi buah.

Budidaya Okra Merah Sayuran Sehat dan Menguntungkan (Panduan Sukses)

Masa Panen Okra Merah

Buah okra bisa mulai dipanen sehabis berusia 60- 70 hari sehabis tanam.

Buah okra yang dipanen yang masih muda dengan panjang dekat 10- 12 centimeter, sebab bila dipanen dikala telah tua hingga rasanya tidak lezat. Pemanenan bisa dicoba dengan interval 2- 3 hari sekali.

Demikian Uraian kami tentang Budidaya Okra Merah Semoga uraian ini bisa menginspirasi para pembaca dan bermanfaat serta memberikan tambahan ilmu pengetahuan bagi para pemula. Mohon abaikan saja uraian kami ini jika pembaca tidak sependapat. Terima kasih atas kunjungannya

Terimakasih kunjungannya

Silahkan klik bintang 5