Budidaya Jahe Merah : Manfaat, Metode, Persemaian, Pemeliharaan Dan Pemanenan

3 min read

Budidaya Jahe Merah : Manfaat, Metode, Persemaian, Pemeliharaan Dan Pemanenan
0
()

Budidaya Jahe Merah : Manfaat, Metode, Persemaian, Pemeliharaan Dan Pemanenan – Para Pembaca yang kami banggakan, Tanam.co.id kali ini akan menjelaskan tentang Budidaya Jahe Merah.

Dan menerangkan tentang fungsi serta manfaatnya. Untuk lebih jelasnya mari kita baca uraiannya berikut ini.


Budidaya Jahe Merah : Manfaat, Metode, Persemaian, Pemeliharaan Dan Pemanenan


Usaha budidaya jahe merah ialah salah satu usaha di bidang agribisnis yang lumayan terkenal serta menguntungkan.

Warga di pedesaan lumayan banyak membudidayakan jahe merah buat dijual ke warga kota ataupun apalagi ke luar negara sebab memanglah permintaan hendak jahe merah lumayan besar.

Manfaat serta khasiat jahe merah yang lumayan besar pada kesehatan jadi salah satu alasam tingginya permintaan hendak jahe merah tersebut.

Rimpang jahe merah ini umumnya digunakan sebagai bahan baku buat membuat obat – obatan serta pula bahan makanan. Jadi, boleh dibilang usaha budidaya jahe merah potensinya sangat terang di masa mendatang.

Sesungguhnya, tidak seluruh bisnis memerlukan modal besar, dengan modal yang kecil saja Kamu dapat memperoleh keuntungan signifikan.

Begitu pula dengan bisnis usaha budidaya jahe merah. Dengan modal sedikit, Kamu dapat memperoleh keuntungan yang besar.

Manfaat Jahe Merah

Jahe merah yang mempunyai nama ilmiah Zingiber Officinale Var Rubrum Rhizoma merupakan tumbuhan rimpang berupa jemari yang bergelembung.

Rimpang jahe merah berkembang di dasar tanah, menjalar serta meningkat besar bersamaan dengan usianya.

Baca Juga :  Budidaya Lobster : Peluang Usaha Ternak Lobster Air Tawar Yang Menjanjikan

Jahe merah memiliki zat gingerol serta shogaol sebagai antioksidan. Kandungan zat gingerol pada jahe merah lebih besar dibandingkan jahe gajah (jahe biasa yang ukurannya besar).

Berikut adalah manfaat dari Jahe Merah :

  • Meredakan rasa mual
  • Meredakan perih serta peradangan
  • Meringankan indikasi flu, demam, serta batuk
  • Melindungi kinerja jantung
  • Menolong merendahkan berat badan
  • Menghindari penuaan sebab mengandung
  • Melancarkan perputaran darah dengan isi L- arginine

Media Tanam Jahe Merah

Saat sebelum kalian mengenali metode menanam jahe merah, pahami dahulu tentang media tanamnya. Jahe merah dapat ditanam di tanah yang gembur serta produktif.

Supaya hasil lebih melimpah, tumbuhan jahe merah dapat di-stimulasi dengan pupuk kandang.

Kalian dapat menanam jahe secara langsung di tanah yang telah digemburkan ataupun dengan media karung sisa serta polybag.

Bergantung dengan keinginanmu serta ketersediaan lahan yang ada. Bila lahan yang kalian miliki kecil, maka pakai polybag supaya lebih efektif.


Metode Budidaya Jahe Merah

Persiapan Lahan

Tahap awal dalam budidaya jahe merah ialah persiapan lahan tanam. Lahan budidaya jahe merah haruslah produktif serta gembur. Langkah pengolahan lahannya merupakan sebagai berikut:

  • Cangkul ataupun bajak lahan supaya gembur.
  • Buat bedengan dengan lebar 1 meter, panjang sesuai luas lahan, serta tinggi 25 – 30 centimeter.
  • Berikan jarak 50 centimeter antar bedengan.
  • Taburkan pupuk kandang dengan dosis 10 kilogram buat bedengan dengan luas 10 meter.
  • Buat lubang tanam dengan jarak 25 x 25 centimeter, dengan kedalaman lubang 25 – 30 centimeter.
  • Isikan pupuk kandang ke dalam lubang tanam sebanyak 0,5 kilogram.
  • Perkenankan bedengan selama satu minggu saat sebelum ditanami.

Pemilihan Benih

Tahapan sehabis persiapan lahan ialah penanaman benih, yang berbentuk rimpang jahe merah yang bisa dibeli di pasar tradisional. Kriteria benih yang baik merupakan sebagai berikut:

  • Berukuran besar.
  • Keadaan rimpang utuh serta tidak cacat.
  • Bercorak merah celah menyala.
  • Kondisinya fresh, tidak keriput serta mempunyai kandungan air banyak.
Baca Juga :  Kandungan Daun Lamtoro Serta Manfaatnya Bagi Manusia Dan Hewan

Setelah memilih rimpang sesuai kriteria diatas sebagai benih. Letakkan rimpang di ruangan yang sejuk, setelah itu siram dengan air seperlunya hingga rimpang menghasilkan mata tunas.

Selama itu, lakukan penyiraman serta buang rimpang yang membusuk. Bila rimpang telah bertunas, maka rimpang siap ditanam.

Persemaian

Benih ataupun rimpang yang telah disiapkan dipotong, tiap potong mempunyai 3 – 5 mata tunas.

Saat sebelum disemai, rimpang yang telah dipotong dicelupkan dalam larutan fungisida serta ZPT dekat 1 – 2 menit, setelah itu dikeringkan.

Benih disemai pada media semai serta diletakkan berjajar menyeluruh. Berikutnya ditutup dengan ladu. Penyemaian ini dilakukan buat memperoleh bibit yang tumbuhnya serempak.

Setelah berusia 3 – 5 minggu, bibit bisa dipindahkan pada media tanam. Pilih bibit dari persemaian diseleksi bibit yang sehat serta bongsor dengan metode dicongkel.

Penanaman

Penanaman dicoba pada polybag plastik gelap dimensi 60 x 60 centimeter ataupun karung goni yang sudah diisi dengan media tanam tanah yang telah dicampur dengan pupuk kandang.

Bibit yang telah disiapkan berikutnya ditanam pada polybag serta ditata apik.

Pemeliharaan

Penyiraman teratur dilakukan paling utama pada masa kemarau serta dikala tumbuhan baru tiba umur antara 0 – 3 bulan.

Tidak hanya penyiraman, gulma serta tumbuhan pengganggu lain pula wajib selalu dibersihkan minimun tiap 2 bulan sekali.

Buat pemupukan jahe merah yang di tanam dalam karung ataupun polybag, bisa memakai pupuk bokashi bercampur tanah dengan perbandingan 1:3.

Pupuk dimasukkan ke dalam media saat umur tumbuhan hampir 2 bulan ataupun dikala rimpang jahe mulai timbul ataupun nampak menyembul ke atas permukaan tanah.

Pemupukan ini dilakukan beberapa kali sampai merambah umur tanam 8 bulan.

Hama yang sangat kerap melanda tumbuhan jahe merupakan kepik, ulat penggesek pangkal serta kumbang.

Baca Juga :  Kandungan Gizi Dan Manfaat Buah Bit Untuk Kesehatan Yang Perlu Di Ketahui

Sebaliknya penyakit berbentuk penyakit layu kuman, busuk rimpang, serta bintik daun. Buat pengendaliannya dapat dicoba dengan metode natural maupun dengan pestisida cocok ketentuan dosis pemakaian.

Budidaya Jahe Merah : Manfaat, Metode, Persemaian, Pemeliharaan Dan Pemanenan


Panen Jahe Merah

Panen bisa dilakukan sejak usia 3 – 4 bulan. Pada akhir masa tanam panen bisa dicoba dengan mencabut batang tumbuhan berserta umbinya.

Setelah itu memotong bagian pangkal batang. Dan meletakkannya pada wadah bersih buat selalu melindungi kesegarannya. Pisahkan antara umbi jahe merah yang sehat serta tidak.

Usahakan gemburkan tanam supaya kamu tidak kesulitan dikala memanen. Dan pula ialah metode buat mendapatkan hasil panen bermutu baik.

Demikian Uraian kami tentang Budidaya Jahe Merah Semoga uraian ini bisa menginspirasi para pembaca dan bermanfaat serta memberikan tambahan ilmu pengetahuan bagi para pemula. Mohon abaikan saja uraian kami ini jika pembaca tidak sependapat. Terima kasih atas kunjungannya.

Terimakasih kunjungannya

Silahkan klik bintang 5