Tanaman Daun Bawang : Klasifikasi, Morfologi, Syarat Tumbuh dan Hama Pengganggunya

Tanaman Daun Bawang : Klasifikasi, Morfologi, Syarat Tumbuh dan Hama Pengganggunya – Para Pembaca yang kami banggakan, Tanam.co.id kali ini akan menjelaskan tentang Tanaman Daun Bawang.

Dan menerangkan tentang fungsi serta manfaatnya. Untuk lebih jelasnya mari kita baca uraiannya berikut ini :


Contents

Tanaman Daun Bawang : Klasifikasi, Morfologi, Syarat Tumbuh dan Hama Pengganggunya


Daun bawang ialah salah satu tipe tumbuhan yang telah dimanfaatkan oleh banyak masyarakat warga Indonesia.

Bawang daun umumnya di manfaatkan untuk bahan bonus dalam masakan, semacam mi soup, bakwan, lumpia, telur dadar, martabak telur, perkedel serta lain sebagainya

Bawang daun dalam bahasa jawa diucap loncang.Bawang daun( Allium fitsulosum L.) dalam bahasa Inggris diucap Welsh Onion ataupun Japanese bunching onion, ialah tipe sayur- mayur yang banyak disukai di Indonesia.


Klasifikasi Tumbuhan Daun Bawang

Tumbuhan yang satu ini umumnya digunakan buat aksesoris sesuatu masakan. Tidak heran bila tumbuhan yang satu ini sangat diketahui oleh kalangan hawa.

Bisa jadi untuk kamu yang belum mengenali tentang bawang daun ini, nah apabila kamu terletak disini hingga kamu hendak mengenali tentang apa itu tumbuhan daun bawang.

Berikut dibawah inilah yang ialah klasifikasi yang dipunyai oleh tumbuhan Daun Bawang

  • Kingdom– Plantae
  • Sub Kingdom– Tracheobionta
  • Divisi– Magnoliophyta
  • Sub Divisi– Spermatophytina
  • Kelas– Liliopsida
  • Sub Kelas– Liliidae
  • Ordo– Liliales
  • Famili– Liliaceae
  • Genus– Allium
  • Spesies–Allium Fistulosum L

Morfologi Tumbuhan Daun Bawang

Morfologi yang dipunyai tumbuhan bawang daun ini meliputi daun, pangkal, buah serta biji, bunga sampai pada batang.

Nah bila kamu mau mencari uraian dari morfologi tumbuhan bawang daun, hingga kamu dapat melihatnya di pembahasan yang aka dibahas berikut ini.

  • Daun

Morfologi daun yang dipunyai oleh tumbuhan bawang daun ini mempunyai berupa yang berbentuk Roset. Perihal ini sebab terdapatnya daun yang dimilikinya bertepi rata serta berujung yang runcing.

Pada biasanya dimensi dari daun tumbuhan bawang daun ini lumayan unik serta menarik dan berbeda dengan dimensi tumbuhan yang yang lain.

Dimana daun dari tumbuhan bawang daun ini mempunyai dimensi yang dapat menggapai 30 centimeter serta diiringi dengan lebar yang berkisar 5 milimeter.

Butuh dikenal oleh kamu kalau daun dari tumbuhan yang satu ini memiliki tulang sejajar. Ketebalan dari daunnya lumayan tipis dengan wujud yang rata dan bercorak hijau, semacam daun tumbuhan yang yang lain.

  • Akar

Akar yang berasal dari tumbuhan bawang daun ialah pangkal yang berserabut dengan corak putih kotor. Pasti saja pangkal ini berperan buat meresap air serta faktor hara yang terdapat di dalam tanah, bisa jadi tidak cuma tumbuhan daun bawang ini yang berperan bagaikan penyerap zat santapan, apalagi tumbuhan yang lain pula mempunyai guna yang sama. Pada biasanya tumbuhan daun bawang ini memiliki kimia serta salah satunya terletak dibagian akarnya.

  • Buah serta Biji

Berbeda dengan tumbuhan yang yang lain dimana tiap buah dari tumbuhan mempunyai wujud yang bundar sempurna. Tetapi pada tumbuhan bawang daun ini ada buah yang berupa kotak lonjong.

Tidak hanya wujud yang lumayan unik sebab kotak lonjong, nyatanya buah yang dipunyai oleh tumbuhan bawang dau ini berdiameter berkisar 5 milimeter serta diiringi dengan corak yang hijau.

Tumbuhan yang satu ini pula ada biji yang unik serta menarik. Perihal ini disebabkan bawang daun memiliki biji yang berupa pipih kecil serta pula mempunyai corak putih.

  • Bunga

Bunga yang dipunyai oleh tumbuhan bawang daun ini berupa yang majemuk serta secara universal bunga tumbuhan bawang daun berkelamin ganda serta berupa silindris.

Dimensi dari bunga tumbuhan bawang daun ini mempunyai panjang yang dapat menggapai 2 centimeter. Buat corak dari bunga yang dipunyai oleh tumbuhan bawang daun ini mempunyai corak yang hijau.

Kelopak tumbuhan bawang daun ini mempunyai wujud yang corong dengan ujung yang bertoreh. Tidak hanya itu dibagian permukaannya nampak rata serta rupanya nampak terang sebab mempunyai corak yang putih kehijauan.

Sebaliknya benang sari dari tumbuhan bawang daun ini berupa silindris serta diiringi dengan panjang yang berkisar 5 centimeter. Buat kepala sari dari bunga bawang daun berupa melengkung dengan corak yang gelap.

Tidak hanya itu, putik yang dipunyai oleh tumbuhan bawang daun ini berupa silindris serta telah diiringi dengan dimensi panjang yang berkisar 2 centimeter.

Kepala putik yang kuning ini mempunyai wujud yang bundar dengan panjang serta diiringi dengan corak yang hijau.

Buat mahkota yang dipunyai oleh tumbuhan bawang daun ini berupa bundar serta dibagi sampai jadi 6. Permukaan yang lumayan rata dengan corak yang putih.

  • Batang

Tahuka kamu jika batang yanv dipunyai oleh tumbuhan bawang daun ini mempunyai perbandingan yang sangat beda dengan batang yang dipunyai oleh tumbuhan yang lain.

Pada biasanya batang dari tumbuhan bawang daun ini ada corak yang lumayan menarik atensi.

Apabila batang tumbuhan yang lain mempunyai corak yang coklat, hingga tumbuhan bawang daun ini menunjukkan corak yang hijau.

Kamu wajib ketahui jika batang yang dipunyai oleh tanaman bawang daun ini tidak bercabang serta beralur dan semu. Tidak hanya itu tumbuhan bawang daun ini mempunyai besar yang berkisar 60 hingga 70 centimeter.


Ketentuan Berkembang Tumbuhan Daun Bawang


  • Suhu

Tumbuhan bawang daun memerlukan temperatur hawa yang berkisar diantara 19 derajat celcius sampai 24 derajat celcius.

Apabila kalian menanam bawang daun pada temperatur hawa yan melebihi batasan maksimum, hingga proses fotosintesis tidak bisa berjalan dengan sempurna serta apalagi bisa terhenti. Temperatur hawa yang sangat rendah pula bisa menimbulkan bawang daun mati.

  • Kelembapan Udara

Ketentuan Berkembang Tumbuhan Bawang Daun yang kedua merupakan kelembaban hawa. Kelembapan hawa yang maksimal buat perkembangan bawang daun merupakan 80 sampai 90 persen.

Sera curah hujan yang sesuai untuk perkembangan bawang daun merupakan dekat 1. 500 milimeter/ tahun sampai 2000 milimeter/ tahun.

  • Tanah

Kondisi tanah yang wajib kalian perhatikan buat menanam bawang daun merupakan watak raga tanah, watak kimia, sampai watak biologisnya.

Watak raga tanah yang bagus buat menanam bawang daun merupakan tanah yang produktif, gembur, serta memiliki banyak bahan organik, dan tata air serta hawa di dalam tanah.

Buat keadaan kimia tanah, tanah yang sesuai buat menanam bawang daun merupakan tanah yang mempunyai pH 6, 5 sampai 7, 5 serta watak biologis tanah yang baik merupakan tanah yang memiliki banyak bahan organik ataupun humur, mempunyai faktor hara, serta organisme tanah yang menguraikan bahan organik tanah.

  • Ketinggian Tempat

Tumbuhan bawang daun pada dasarnya sangat sesuai ditanam pada dataran besar( pegunungan) dengan ketinggian 900 sampai 1, 700 m di atas permukaan laut.

Hama yang melanda bawang daun bisa mengganggu segala bagian tumbuhan.

Kerugian yang diakibatkannya antara lain penyusutan hasil panen, penyusutan mutu daun, kenaikan bayaran penciptaan, serta pada kesimpulannya penyusutan pemasukan usaha tani.

Oleh sebab itu, pengendalian hama serta penyakit wajib dicoba dengan baik serta secepat bisa jadi supaya serbuan hama serta penyakit bisa ditekan sekecil bisa jadi.

Dengan demikian, kehancuran yang terjalin tidak memunculkan kerugian sangat besar.

Hama yang Melanda Tumbuhan Bawang Daun

  • Ulat Tanah( Agrotis ipsilon Hfn.)

Ulat tanah ialah larva dari kupu- kupu( ngengat). Ulat tanah melanda tumbuhan muda yang berusia antara 1- 30 hari sehabis tanam, bagian yang diserbu, ialah: daun serta pucuk tumbuhan. Penangkalan serta pengendalian ulat

tanah bisa dicoba dengan sebagian metode, antara lain:

    • Pergiliran tumbuhan dengan tumbuhan yang bukan inang hama ini.
    • Penanaman dilakukan
    • Pengendalian secara mekanis dengan menangkap ulat pada sore ataupun malam hari buat dimusnahkan.
    • Sanitasi kebun.
    • Pemasangan perangkap berbentuk umpan yang disukai ulat yang diberi lem ataupun toksin.
    • Penyemprotan dengan insektisida semacam Dursban 20 EC, Matador, Hastathion 40 EC, ataupun Furadan 3 Gram di dekat pangkal batang tumbuhan.
  • Ulat Daun

Spesies ulat daun ataupun ulat grayak yang kerap melanda bawang daun ialah Spodoptera exiqua Hbn.

Ulat ini sangat beresiko untuk tumbuhan bawang- bawangan sebab serangannya mempunyai energi rusak sangat besar serta perkembangannya sangat kilat.

Hama ini memakan daging daun sebelah dalam( endodermis) sehingga daun nampak bercorak putih transparan memanjang. Daun yang diserbu ulat ini hendak layu terkulai.

Penggerekan daun umumnya diawali dari ujung, mengarah pangkal daun. Hama ini aktif melanda tumbuhan pada malam hari. Penangkalan serta pengendalian hama ini bisa dicoba dengan sebagian metode, antara lain:

    • Sanitasi kebun
    • Penanaman dicoba serempak.
    • Pergiliran tumbuhan dengan tumbuhan yang bukan inang hama ini.
    • Pengendalian secara mekanis dengan memunguti telur vang ada di ujung daun serta ulat- ulat yang ada di permukaan daun bagian dalam.
    • Penyemprotan dengan insektisida. Misalnya, Larvin 375 AS, Atabron 50 EC, ataupun Cascade 50 EC. Penyemprotan 2- 3 kali satu hari.
    • Penggenangan air sesaat.
  • Kutu Bawang( Thrips tabaci Lind.)

Kutu bawang ataupun lebih diketahui dengan istilah gurem.

Pada bawang daun, thrips melanda dengan mengisap cairan sel tumbuhan, baik pada daun ataupun pada bagian tumbuhan yang lain.

Bawang daun yang diserbu hama thrips pada mulanya nampak bercorak kuning, setelah itu berganti jadi putih mengilat ataupun keperak- perakan( pucat).

daun mengkerut ataupun mengeriting, serta kesimpulannya jadi layu, mengering, serta mati. Penangkalan serta pengendalian hama ini bisa dicoba dengan sebagian metode, antara lain:

    • Sanitasi kebun
    • Pergiliran tumbuhan dengan tumbuhan yang bukan tumbuhan inang.
    • Pelaksanaan metode budidaya bawang daun dengan sistem mulsa plastik gelap perak.
    • Penyebaran musuh natural semacam kumbang macan( Menochilus sp.), dll.
    • Penggenangan air sesaat
    • Pemasangan perangkap insect adhesive trap paper.
    • Penyemprotan insektisida, semacam Sevin 5D, Bayrusil 250 EC, Mesurol 50 WP, ataupun Meathrin 50 EC.

Tanaman Daun Bawang : Klasifikasi, Morfologi, Syarat Tumbuh dan Hama Pengganggunya

Demikian Uraian kami tentang Tanaman Daun Bawang Semoga uraian ini bisa menginspirasi para pembaca dan bermanfaat serta memberikan tambahan ilmu pengetahuan bagi para pemula. Mohon abaikan saja uraian kami ini jika pembaca tidak sependapat. Terima kasih atas kunjungannya