Cara Menanam Timun : Metode, Persiapan, Penanaman, Perawatan Dan Panen

3 min read

Cara Menanam Timun : Metode, Persiapan, Penanaman, Perawatan Dan Panen
0
()

Cara Menanam Timun : Metode, Persiapan, Penanaman, Perawatan Dan Panen – Para Pembaca yang kami banggakan, Tanam.co.id kali ini akan menjelaskan tentang Cara Menanam Timun.

Dan menerangkan tentang fungsi serta manfaatnya. Untuk lebih jelasnya mari kita baca uraiannya berikut ini.


Cara Menanam Timun : Metode, Persiapan, Penanaman, Perawatan Dan Panen


Mentimun ataupun yang biasa diketahui dengan timun merupakan jenis buah yang sangat disukai oleh mayoritas warga sebab memberikan sensasi fresh dikala dimakan.

Timun sangat gampang buat ditemui di mana – mana sebab timun ini sendiri merupakan salah satu jenis buah yang senantiasa terdapat dimanapun tiap saat.

Tidak cuma buat dimakan, timun pula mempunyai khasiat yang lumayan besar dalam bidang kecantikan, salah satunya ialah masker dibuat dari ekstrak timun.

Tetapi, budidaya timun ataupun mentimun ini acapkali menghadapi kegagalan, paling utama gara tumbuhan timun bisa menciptakan buah yang banyak.

Ini disebabkan tumbuhan ini mempunyai perlakuan khusus wajib dicoba buat bisa menciptakan tumbuhan timun dengan produktivitas yang besar.


Metode menanam timun

Persiapan lahan tanam

Tahapan awal dalam menanam timun ialah melakukan pengolahan lahan terlebih dulu. Lahan tanam diolah dengan metode di cangkul buat membuat tanah jadi gembur.

Berikutnya setelah itu terbuat bedengan dengan dimensi sempurna 1×5m dengan ketinggian bedengan 30 centimeter. jarak antar bedengan terbuat 50 centimeter.

Akan lebih baik memakai penutup mulsa supaya bisa menekan serta memudahkan perawatan tanpa wajib melakukan penyiangan gulma.

Baca Juga :  Cara Menanam Semangka Kuning Mudah Hasil Melimpah (Sukses)

Berikutnya ialah buat lubang tanam dengan kedalaman 20 centimeter dengan jarak antar lubang tanam 50×60 centimeter.

Sehabis itu dalam tiap lubang tanam dimasukkan pupuk kandang ataupun kompos serta didiamkan selama satu minggu baru setelah itu bibit timun bisa di tanam.

Sembari menunggu lahan tanam diolah maka benih timun bisa disemai terlebih dahulu

Penyemaian

Dalam satu minggu semenjak pupuk dimasukkan ke dalam lubang, Kamu dapat menunggunya dengan menyemai biji terlebih dulu di dalam media semai berbentuk polibag yang berisikan tanah.

Pupuk kompos maupun kandang dengan komposisi yang balance. Benih umumnya mulai berkembang pada usia 14 hari.

Ini dimaksudkan biar timun bisa lebih gampang dalam melakukan penyesuaian diri kala pindah dari media semai ke media tanam.

Biar tumbuhan timun bisa menciptakan buah yang rimbun maka Kamu wajib mempunyai bibit yang bermutu tinggi, biar dapat menciptakan buah dengan mutu yang baik serta rimbun.


Penanaman Mentimun

Saat sebelum kamu benar – benar menanam bibit mentimun yang sudah siap tanam, perhatikanlah kembali keadaan lahan tanam mentimun yang sudah kamu siapkan sebelumnya.

Apabila kondisinya telah mulai mengering maka siramlah sedikit dengan air sampai keadaan tanahnya lumayan lembab serta sedikit basah.

Kelembaban sangatlah berarti untuk proses penanaman mentimun supaya mentimun bisa berkembang produktif nantinya.

Namun bila keadaan tanah benar – benar kering maka kamu dapat menggali lubang – lubang kecil di dekat tanah lahan dengan kedalaman 2,5 centimeter serta masukkan air di tiap lubang sambil kamu menyiramnya.

Setelah itu ada pula langkah berikutnya:

  • Buatlah lubang – lubang kecil memakai tangan ataupun sekop pada lahan tanam yang kondisinya telah lembab serta masukkanlah bibit mentimun yang siap tanam.
  • Tiap bibit mentimun upayakan mempunyai jarak dekat 50 sampai 100m pada lahan tanam, buat bibit mentimun dengan varietas semak bisa dijaraki agak lebih dekat lagi ialah kisaran 40 sampai 70cm.
  • Sehabis kamu memasukkan bibit mentimun, jangan lupat buat menutup lubang tanam memakai tanah kombinasi kompos.
Baca Juga :  Budidaya Nangka Sayur : Panduan Pemeliharaan Yang Tepat Dan Cepat Berbuah

Perawatan budidaya mentimun

Pada usia 3 – 4 hari sehabis tanam lakukan pengontrolan tumbuhan, setelah itu lekas sulam apabila terdapat tumbuhan yang mati ataupun kandas berkembang dengan benih baru.

Bilas gulma di dekat area atanam. Pada usia 2 minggu sehabis tanam, umumnya daun telah mulai timbul. Berikan pupuk bonus berbentuk pupuk cair.

Pupuk cair terbuat dari kotoran kambing yang sudah matang dicampur dengan air. Komposisi kombinasi 1 kilogram kotoran kambing dengan 1 liter air.

Kombinasi tersebut wajib dilakukan terlebih dulu selama satu minggu. Berikan pupuk cair dengan metode menyiramkannya pada tiap lubang tanam. Kebutuhan pupuk cair ialah 1 liter per m persegi.

Buat memperoleh buah yang baik, hendaknya pasang lenjer ataupun turus dibuat dari bambu.

Pasang satu lenjer bambu buat tiap lubang tanam kemudian ikatkan tiap 4 lenjer bambu pada ujung atasnya. Bantu tumbuhan buat melilit ataupun memanjat pada bambu tersebut.

Cara Menanam Timun : Metode, Persiapan, Penanaman, Perawatan Dan Panen

Pengendalian hama serta penyakit

Beberapa penyakit serta hama yang melanda mentimun antara lain diketahui dengan sebutan cacantal ataupun oteng – oteng.

Hama ini melanda daun serta dapat menimbulkan kematian pada tumbuhan. Tidak hanya itu, hama yang sering melanda mentimun merupakan ulat tanah.

Hama ini umumnya melanda batang yang jadi pangkal keluarnya daun ataupun buah.

Kedua hama ini dapat dikendalikan dengan memakai biopestisida yang dibuat dari ekstrak kipait serta gadung yang dicampur dengan air berkemih kelinci.

Penyakit yang melanda budidaya mentimun ialah busuk daun, tepung putih, antraknosa, bintik daun serta busuk buah.

Penyakit ini dapat dikendalikan secara kultur teknis berbentuk rotasi tumbuhan serta pembuangan bagian tumbuhan yang terserang penyakit.


Panen Mentimun

Mentimun mulai berbunga pada 20 hari sehabis tanam serta berbuah sehabis 40 hari. Panen awal budidaya mentimun umumnya dicoba sehabis 75 hari.

Baca Juga :  17 Manfaat Lada Putih Bagi Kesehatan dan Kandungan Pentingnya Yang Kamu Harus Tahu

Pemanenan dicoba secara bertahap sepanjang 1 – 1, 5 bulan. Panen dapat dicoba tiap hari, biasanya dapat dipetik 1 – 2 buah pertumbuhan.

Penciptaan buah mentimun yang baik dapat mencapai 30 ton perhektar. Mentimun hasil panen wajib diletakkan di tempat sejuk sebab buah mentimun hendak cepat kehabisan isi air.

Sehabis dipanen, umumnya mentimun di pack dalam tempat yang memiliki perputaran udara ataupun dimasukkan karung buat dijual ke pasar.

Demikian Uraian kami tentang Cara Menanam Timun Semoga uraian ini bisa menginspirasi para pembaca dan bermanfaat serta memberikan tambahan ilmu pengetahuan bagi para pemula. Mohon abaikan saja uraian kami ini jika pembaca tidak sependapat. Terima kasih atas kunjungannya.

Terimakasih kunjungannya

Silahkan klik bintang 5