Cara Menanam Kacang Tanah : Metode, Penanaman, Perawatan Dan Pemanenan

2 min read

Cara Menanam Kacang Tanah : Metode, Penanaman, Perawatan Dan Pemanenan
0
()

Cara Menanam Kacang Tanah : Metode, Penanaman, Perawatan Dan Pemanenan – Para Pembaca yang kami banggakan, Tanam.co.id kali ini akan menjelaskan tentang Cara Menanam Kacang Tanah.

Dan menerangkan tentang fungsi serta manfaatnya. Untuk lebih jelasnya mari kita baca uraiannya berikut ini.


Cara Menanam Kacang Tanah : Metode, Penanaman, Perawatan Dan Pemanenan


Di Indonesia, kacang tanah ialah tumbuhan yang sangat banyak ditanam setelah padi, jagung serta kacang kedelai.

Budidaya kacang tanah (Arachis hypogaea) umumnya diaplikasikan sebagai tumbuhan sela maupun tumpang sari. Budidaya kacang tanah sesuai di wilayah dengan curah hujan lagi.

Curah hujan yang sangat besar menimbulkan bunga susah diserbuki serta zona perakaran sangat lembab sehingga menyuburkan perkembangan jamur serta penyakit yang melanda buah.

Penyinaran matahari penuh diperlukan dikala pertumbuhan daun serta pembesaran buah. Budidaya kacang tanah idealnya terletak di ketinggian 50 – 500m dari permukaan laut. Tetapi, tumbuhan ini dapat menyesuaikan diri sampai ketinggian 1500 m.

Budidaya kacang tanah efisien dicoba pada tanah gembur dengan isi unsur hara kalsium (Ca), nitrogen (N), kalium (K) serta pospat (P) yang cukup.

Derajat kesaman (pH) sempurna untuk tanaman ini dekat 5 – 6,3. Tanah gembur dengan struktur yang ringan sangat baik buat pertumbuhan ginofor, bakal buah yang berkembang memanjang ke dalam tanah.


Metode Menanam Kacang Tanah

Media Tanam

Saat sebelum mempersiapkan media tanam, hendaknya pilih dulu suatu posisi yang terserang cahaya matahari secara langsung.

Baca Juga :  Manfaat Daun Mangkokan dari Anti Rambut Rontok hingga Anti Sariawan dan Komposisinya

Dikala tanah awal kali diolah, tambahkan dolomid ataupun kapur pertanian (2 ton per hektar) secara menyeluruh serta lama – lama buat membantu pembuahan kacang.

Tidak hanya itu, tanam kacang tanah pada tanah gembur yang memiliki unsur hara, kalsium, pospat, kalium, serta nitrogen yang lumayan.

Setelah mempersiapkan tanahnya, tambahkan pupuk kandang serta kompos yang telah jadi serta gabungkan secara menyeluruh. Kemudian, buat bedengan supaya air tidak tergenang.

Memilih Benih

  • Pilih benih yang berumur kurang lebih 100 hari ataupun telah tua (umumnya bercorak kehitaman)
  • Tidak terdapat selaput pada bagian dalam cangkangnya kala benih dibuka
  • Jemur benih tersebut sepanjang 4 – 5 hari
  • Simpan benih 3 – 6 bulan buat mutu yang lebih baik
  • Sehabis mengikuti metode di atas, benih telah siap ditanam.

Proses Penanaman

Benih yang telah berakhir direndam telah siap buat ditanam.Untuk langkah berikutnya Kamu dapat membuat lubang sedalam 3cm dan jalani penanaman benih.

Dengan jarak tanam sempurna 40 centimeter x 20cm ataupun 40 x 10 centimeter. Dimana tiap lubang tanam terdapat 1 benih saja.

Proses Perawatan

Metode perawatan merupakan kunci utama dalam keberhasilan budidaya kacang tanah. Dalam tahap ini terdapat beberapa perihal yang wajib Kamu perhatikan dengan baik.

  • Mulai perawatan sehabis kacang berusia 4 – 7 hari.
  • Perhatikan baik baik benih yang tidak tumbuh wajar, lekas cabut serta tanam ulang dengan benih baru.
  • Lakukan penyiraman pada pagi serta sore biar benih berkembang seragam.
  • Apabila masa hujan, Kamu dapat kurangi keseriusan penyiraman serta terus perbaiki drainase buat menghindari air menggenang.

Cara Menanam Kacang Tanah : Metode, Penanaman, Perawatan Dan Pemanenan


Pemupukan

Pemupukan penting dicoba biar kacang tanah bisa berkembang serempak serta sesuai harapan. Dalam sesi ini terdapat beberapa perihal yang wajib Kamu perhatikan dengan baik.

  • Memperbanyak pemakaian pupuk organik dalam wujud cair.
  • Lakukan penyemprotan tiap satu minggu sekali.
  • Semprotkan dibawah daun tiap pagi ataupun sore hari.
  • Pemakaian pupuk cair ini sangat efisien buat menghindari bermacam penyakit tumbuhan serta hama.
  • Tidak hanya itu pemakaian pupuk sangat efisien buat percepatan tumbuhnya sulur bunga serta mengoptimalkan jumlah polong yang dihasilkan.
  • Bunga umumnya keluar pada usia 20 HST sampai usia 75 hari.
  • Bakal buah ataupun ginifor umumnya tercipta pada hari ke 3 – 4.
  • Ginifor inilah yang hendak berkembang ke dalam tanah buat membentuk polong kacang tanah.
  • Lakukan penyiangan untu membasmi gulma biar kacang polong bisa berkembang sempurna.
Baca Juga :  Budidaya Jangkrik : Panduan Lengkap dan Mudah Ternak Pemula(Berhasil)

Pemberantasan hama serta penyakit

Hama serta penyakit pada halaman kerap di jumpai pada bermacam tumbuhan, tidak terkecuali kacang tanah.

Hama semacam uret, ulat penggulung daun, serta ulat jengkrak, kerap mengusik tumbuhan ini. metode menanggulanginya dengan metode pergiliran tumbuhan.

Ataupun dapat dengan melakukan penyiangan secara insentif serta pembersihan gulma dengan teratur.

Sebaliknya penyakit pada kacang tanah semacam layu, bintik, gapong, serta sclerotium dapat di obati dengan metode melakukan sanitasi area.

Cabut tumbuhan yang berpenyakit supaya tidak menggangu tumbuhan yang lain. Serta seleksi varietas yang tahan terhadap penyakit.

Pemanenan

Kacang tanah siap di panen pada dikala berusisa 90 hari, dengan ciri – ciri:

  • Batang daun membeku.
  • Daun berguguran serta bercorak kuning.
  • Lakukan pengambilan secara langsung dengan metode cek bijinya, bila penuh hingga kacang siap di panen.
  • Pemanenan dicoba dengan metode dicabut
  • Perkenankan polong menggantung pada tumbuhan kacangnya.

Demikian Uraian kami tentang Cara Menanam Kacang Tanah Semoga uraian ini bisa menginspirasi para pembaca dan bermanfaat serta memberikan tambahan ilmu pengetahuan bagi para pemula. Mohon abaikan saja uraian kami ini jika pembaca tidak sependapat. Terima kasih atas kunjungannya.

Terimakasih kunjungannya

Silahkan klik bintang 5