Hama Penyakit Tanaman Jagung Dan Cara Pengendaliannya Yang Perlu Di Ketahui

Hama Penyakit Tanaman Jagung Dan Cara Pengendaliannya Yang Perlu Di Ketahui – Para Pembaca yang kami banggakan, Tanam.co.id kali ini akan menjelaskan tentang Hama Penyakit Tanaman Jagung.

Dan menerangkan tentang fungsi serta manfaatnya. Untuk lebih jelasnya mari kita baca uraiannya berikut ini :


Contents

Hama Penyakit Tanaman Jagung Dan Cara Pengendaliannya Yang Perlu Di Ketahui


Tumbuhan yang tercantum ke dalam famili ataupun suku poaceae ini merupakan tipe tumbuhan yang mempunyai banyak khasiat memiliki sumber karbohidrat.

Jagung( Zea mays) merupakan salah satu tipe tumbuhan pangan penghasil karbohidrat yang banyak digunakan bagaikan bahan pangan tidak hanya beras.

Diantara khasiat dari tumbuhan ini ialah dalam bidang kesehatan misalnya bisa melawan kanker, memiliki sumber protein, menghindari anemia, melindungi imunitas badan serta bagaikan sumber kalium.

Tidak hanya itu jagung bisa disantap dengan metode direbus, terbakar serta lain sebagainya. Dalam ilmu penggolongan tanaman, jagung mempunyai nama ilmiah Zea mays L.


Klasifikasi Tumbuhan Jagung

Dalam


taksonomi ataupun sistematika tumbuh- tumbuhan, Klasifikasi Jagung antara lain:

  • Kingdom: Plantae( Tanaman)
  • Divisi ataupun fillum: Angiospermae
  • Kelas: Monocotyledoneae( Tanaman dengan biji berkeping satu)
  • Ordo/ bangsa: Poales
  • Famili ataupun suku: Poaceae
  • Genus ataupun marga: Zea
  • Spesies/ tipe: Zea mays L.

Morfologi Tumbuhan Jagung

Sistem perakaran pada tumbuhan jagung merupakan pangkal serabut dengan kedalaman sampai 8 m, tetapi sebagian besar terletak pada kedalaman dekat 2 m.

Tumbuhan jagung yang telah berusia hendak berkembang pangkal adventif dari buku- buku batang tumbuhan jagung bagian dasar yang bisa menolong tumbuhan jagung jadi tegak.

Tumbuhan jagung mempunyai batang yang tegak, gampang nampak serta beruas- ruas. Ruas terbungkus oleh pelepah daun yang timbul dari novel. Tumbuhan jagung mempunyai batang yang tidak memiliki banyak lignin.

Daun pada tumbuhan jagung ialah daun sempurna dengan wujud yang memanjang.

Daun yang dipunyai oleh tumbuhan jagung ini bercorak hijau muda pada dikala masih muda, serta bercorak hijau tua pada dikala tumbuhan berusia, dan bercorak kuning pada dikala tumbuhan telah tua.

Tidak hanya itu ada ligula antara pelepah daun dengan helai daun. Tumbuhan jagung mempunyai daun yang tulang daunnya sejajar dengan bunda tulang daun tumbuhan jagung.

Permukaan daun pada tumbuhan jagung terdapat yang berambut serta terdapat yang licin.

Daun tumbuhan jagung mempunyai stomata yang berupa halter yang ialah karakteristik khas yang dipunyai oleh tanaman yang tercantum ke dalam famili ataupun suku poaceae.

Tiap stomata pada tumbuhan daun dikelilingi oleh sel– sel epidermis yang berupa semacam kipas.

Struktur tersebut mempunyai kedudukan berarti dalam melaksanakan reaksi tumbuhan buat menjawab defisit air pada sel- sel daun tumbuhan jagung.

Bunga yang dipunyai oleh tumbuhan jagung terdiri atas bunga jantan serta bunga betina, yang tiap- tiap terpisah ataupun diklin dalam satu tumbuhan ataupun monoecious.

Tiap kuntum bunga tumbuhan jagung mempunyai struktur yang khas dari bunga yang tercantum ke dalam famili/ suku poaceae yang diucap bagaikan floret. Pada tumbuhan jagung, sejoli glumae ataupun gulma menghalangi 2 floret.

Bunga jantan bisa berkembang pada bagian puncak dari tumbuhan jagung, yang berbentuk karangan bunga ataupun inflorescence. Pada bunga tumbuhan jagung ada serbuk sari yang bercorak kuning dengan mempunyai aroma yang khas.

Tongkol yang dipunyai oleh tumbuhan jagung berkembang dari novel serta ada di antara batang daun dengan pelepah daun dari tumbuhan jagung.

Secara universal dalam satu tumbuhan jagung cuma bisa menciptakan satu buah tongkol yang produktif, walaupun tumbuhan jagung mempunyai beberapa bunga betina.

Bunga jantan melaksanakan penyerbukaan sebanyak 2 sampai 5 hari lebih dahulu daripada bunga betinanya.


Hama Tanaman Jagung


  • Ulat Daun( prodenia litura)

Hama ulat daun ini hendak melanda bagian pucuk daun serta umumnya tumbuhan jagung yang berusia dekat 1 bulan diserbu ulat daun. Daun tumbuhan jagung yang apabila telah besar jadi rusak.

Penangkalan bisa dicoba dengan metode penyemprotan insektisida yang pas semacam folidol ataupun yang yang lain dengan dosis cocok dengan anjuran.

  • Lalat bibit( Atherigona exigua)

Tumbuhan jagung yang terkena hama ini hendak mempunyai sisa gigitan pada bagian daun, pucuk daun layu, serta kesimpulannya tumbuhan jagung hendak mati.

Pengendalian hama ini bisa dicoba dengan metode melaksanakan penyemprotan insektisida cocok dengan dosis yang diajarkan.

  • Ulat Grayak ataupun Ulat Agrotis

Bagian Tumbuhan jagung yang diserbu hama ini merupakan bagian batang yang masih muda, batang hendak putus serta kesimpulannya tumbuhan jagung mati.

Hama Agrotis sp. Melanda pada malam serta siang hari. Terdapat 3 tipe ulat grayak/ agrotis ialah:

  • Agrotis segetum: mempunyai corak gelap serta ulat ini kerap ditemui di wilayah dataran besar.
  • Agrotis ipsilon: mempunyai corak gelap kecoklatan serta ulat ini kerap di temukan di wilayah dataran besar serta rendah.
  • Agrotis interjection: mempunyai corak gelap serta banyak di temukan di pulau jawa.

Pengendalian ulat ini bisa dicoba dengan melaksanakan penyemprotan memakai insektisida yang cocok serta memakai dosis cocok anjuran.

  • Penggerek daun serta penggerek batang

Ulat sesamia inferens serta pyrasauta nubilasis ini melanda bagian ruas batang sebelah dasar serta titik berkembang tunas daun tumbuhan jagung. Tumbuhan jagung hendak jadi layu.

Penanggulangan hama ini bisa dicoba dengan melaksanakan penyemprotan memakai insektisida yang cocok dengan dosis yang di anjuran.

  • Ulat Tongkol( Heliothis armigera)

Tumbuhan jagung yang terkena hama ini hendak mempunyai sisa gigitan pada biji serta terdapatnya terowongan dalam tongkol jagung.

Pengendalian hama ini bisa dicoba dengan metode melaksanakan penyemprotan memakai Furadan 3G ataupun insektisida yang cocok serta dengan dosis cocok anjuran.

  • Belalang

Tipe belalang yang kerap melanda tumbuhan jagung ialah Oxyca chinensis serta pula Locusta sp. Hama ini biasa melanda tumbuhan jagung pada bagian daun muda.

Pengendalian hama ini bisa dicoba dengan metode membebaskan predator alaminya ialah berbentuk burung ataupun laba- laba, dapat pula dengan memakai biopestisida.


Penyakit Tanaman Jagung


  • Penyakit Hawar Daun ataupun Karat Daun

Penyakit Hawar daun dibedakan jadi 3 berbagai, ialah:

    • Hawar daun turcicum

Indikasi yang ditimbulkan oleh penyakit ini ialah berbentuk terdapatnya bintik kecil berupa jorong serta bercorak hijau kelabu.

Lama kelamaan bintik tersebut setelah itu jadi besar serta bercorak coklat dan berupa semacam kumparan, apabila parah hingga daun semacam dibakar.

Pemicu penyakit ini merupakan Helminthos porrirum turcicum.

    • Hawar daun maydis

Indikasi yang dirasakan tumbuhan jagung yang terkena hawar ini berbentuk bintik coklat abu- abu pada segala permukaan daun.

Apabila parah penyakit ini hendak melanda sampai bagian jaringan tulang daun yang kesimpulannya jaringan daun tersebut mati.

    • Hawar daun corbonum

Tumbuhan jagung yang terkena penyakit hawar ini hendak mencuat indikasi berbentuk bintik coklat muda kekuningan bersudut- sudut memanjang yang bisa menyatu serta mematikan daun.

Penyebabnya merupakan cendawan Dreschslera zeicola.

Pengendalian penyakit ini bisa dicoba dengan metode melaksanakan penyemprotan fungisida ataupun dengan memakai thiram serta karboxin, dan pengasapan ataupun perawatan temperatur panas sepanjang 17 menit dengan temperatur 55°C.

  • Bulai

Penyakit bulai pada daun jagung diakibatkan oleh cendawan ataupun jamur sclerospora maydis.

Tumbuhan jagung yang terkena penyakit ini hendak mempunyai indikasi berbentuk daun hendak bercorak kuning keputih- putihan bergaris, sejajar dengan urat daun serta nampak kaku.

Pengendalian hama ini bisa dicoba dengan metode membagikan Ridomil 35 SD pada dikala masih benih supaya tidak berkembang jamur pada biji jagung.

Hama Penyakit Tanaman Jagung Dan Cara Pengendaliannya Yang Perlu Di Ketahui


Efek Kekurangan Nutrisi Makanan

Tidak hanya akibat hama serta penyakit, tumbuhan jagung yang kekurangan zat  makanan pula hendak hadapi bermacam kendala. Berikut merupakan uraian sepenuhnya:

  • Kekurangan Nitrogen( N)

Akibat kekurangan faktor Nitrogen hingga tumbuhan jagung hendak kerdil, kurus, serta daunnya hendak bercorak hijau kekuningan. Bila telah parah tumbuhan jagung tidak hendak berbuah.

  • Kekurangan Fosfor( P)

Kekurangan Fosfor hendak menimbulkan tumbuhan jagung kerdil, daunnya kan bercorak agak ungu serta kaku, perkembangan tongkolnya tersendat, sehingga barisan biji tidak tertib.

  • Kekurangan Kalium( K)

Tumbuhan jagung yang kekurangan kalium hingga bagian dasar ujung daun menguning serta mati serta tumbuhan jagung hendak menciptakan buah berdimensi kecil serta mempunyai ujung runcing.

  • Kekurangan Kalsium( Ca)

Kekurangan kalsium bisa menimbulkan tumbuhan jagung mempunyai daun muda yang tidak timbul dari ujung tumbuhan, daunnya agak kaku serta mempunyai corak kuning kehijauan dan kerdil.

  • Kekurangan Magnesium( Miligram)

Tumbuhan jagung yang kekurangan magnesium hingga hendak berkembang kerdil, bagian atas daun hendak bercorak kuning dengan garis- garis tidak wajar bercorak putih. Daun tua hendak berganti corak jadi ungu kemerahan pada bagian tepi daun serta ujung daun.

  • Kekurangan Seng( Zn)

Tumbuhan jagung yang kekurangan seng hendak nampak sehabis tumbuhan berusia dekat 2 minggu dengan indikasi sejauh tulang daun ada garis kuning serta bagian tepi daun hendak senantiasa bercorak hijau.

  • Kekurangan Belerang( S)

Pada tumbuhan jagung yang kekurangan belerang hingga segala daun tumbuhan jagung hendak berganti corak jadi kuning, baik dari daun muda sampai daun tua, badan tumbuhan jagung hendak berkembang jadi kerdil serta terlambat apalagi tidak berbunga.

  • Kekurangan Tembaga( Cu)

Kekurangan tembaga hendak menimbulkan daun termuda tumbuhan jagung hendak mengering, kemudian tumbuhan jagung hendak berkembang kerdil serta daun tua hendak mati dan batang jagung hendak jadi lunak, gampang bengkok apalagi roboh terserang angin.

  • Kekurangan Zat Besi( Fe)

Tumbuhan jagung yang kekurangan zat besi hendak mempunyai daun bercorak hijau pucat sampai putih pada bagian atasnya di antara urat- urat daunnya.

Demikian Uraian kami tentang Hama Penyakit Tanaman Jagung Semoga uraian ini bisa menginspirasi para pembaca dan bermanfaat serta memberikan tambahan ilmu pengetahuan bagi para pemula. Mohon abaikan saja uraian kami ini jika pembaca tidak sependapat. Terima kasih atas kunjungannya.