Cara Ternak Jangkrik Yang Tepat dan Metode Pemeliharaannya Untuk Pemula

7 min read

Cara Ternak Jangkrik Yang Tepat dan Metode Pemeliharaannya Untuk Pemula
0
()

Cara Ternak Jangkrik Yang Tepat dan Metode Pemeliharaannya Untuk Pemula – Para Pembaca yang kami banggakan, Tanam.co.id kali ini akan menjelaskan tentang Cara Ternak Jangkrik.

Dan menerangkan tentang fungsi serta manfaatnya. Untuk lebih jelasnya mari kita baca uraiannya berikut ini.


Cara Ternak Jangkrik Yang Tepat dan Metode Pemeliharaannya Untuk Pemula


Jangkrik, jengkerik ataupun cengkerik( Gryllidae) merupakan serangga yang berkerabat dekat dengan belalang, mempunyai badan kecil silindris, kepala nyaris bundar serta sungut panjang semacam benang.

Jangkrik merupakan omnivora, diketahui dengan suaranya yang khas, yang dihasilkan oleh cengkerik jantan. Suara ini digunakan buat menarik kehadiran betina serta mengusir kedatangan jantan yang lain.

Suara cengkerik ini terus menjadi keras dengan menaiknya temperatur dekat. Di dunia diketahui dekat 900 spesies cengkerik, tercantum di dalamnya merupakan gangsir.


Morfologi Jangkrik

Jangkrik merupakan serangga bertubuh kecil sampai sedang, yang mayoritas berupa silindris( sebagian spesiesnya terdapat pula yang berbadan agak gepeng tegak).

Kepalanya nyaris bundar, dengan sejoli sungut panjang menjuntai yang timbul persis di depan mata majemuk. Di dahinya ada 3 buah ocelli( tunggal: ocellus), ialah mata simpel ataupun mata tunggal.

Di balik kepala terletak pronotum, ialah ruas dada yang awal, yang kokoh serta lembut tanpa gigir punggung maupun tepi.

Di belakangnya lagi terletak abdomen( perut) yang banyak beruas- ruas. Di ujungnya ada sejoli cerci, ialah semacam perlengkapan peraba yang seragam jarum tetapi lunak.

dan—pada betina– ovipositor yang panjang semacam duri, halus, dan berkilau. Femora( paha; ialah ruas ketiga) pada pendamping kaki balik, berdimensi besar serta bermanfaat buat melompat.

Sebaliknya tibia( betis, ruas keempat) kaki balik dilengkapi dengan deretan jarum yang bisa digerakkan; yang susunannya berbeda- beda bagi spesiesnya.

Tibia pada kaki depan biasanya dilengkapi dengan satu ataupun 2 timpani( tunggal: timpanum, gendang kuping) yang berperan buat menangkap getaran suara.

Sayap jangkrik semacam melekat ketat membungkus sisi atas abdomen.

Sayap ini berbeda- beda dimensi serta rupanya bagi tipe jangkrik: terdapat yang panjang, terdapat yang pendek, serta apalagi terdapat tipe yang tanpa sayap.

Sayap sebelah depan merupakan elytra yang dibuat dari kitin yang kaku, berperan bagaikan pelindung abdomen yang relatif lunak, serta pada hewan jantan pula bagaikan tempat organ pengerik buat menciptakan suara.

Sayap balik seragam membran tipis yang berperan buat terbang, serta dilipat manakala cengkerik hinggap.budidaya jangkrik ini ialah sesuatu komoditi pula tipe usaha yang lumayan menjanjikan untuk pecinta burung serta jangkrik.

Jadi, dapat dikatakan jika usaha budidaya jangkrik ini ialah sesuatu kesempatan usaha yang memanglah sebagian tahun yang kemudian sangat nge- trend tetapi pernah redup.

Tidak hanya sangat gampang dicoba dalam budidaya jangkrik, budidaya jangkrik pula sangat sedikit resikonya. Apalagi bisa dikatakan nyaris 90% keberhasilan yang dapat dicapai dalam budidaya jangkrik.


Langkah Langkah Beternak Jangkrik

Berikut ini merupakan sebagian metode budidaya jangkrik yang benar serta gampang dicoba.

  • Tempat yang Sesuai buat Kandang Jangkrik

Kamu butuh menempatkan kandang jangkrik dalam budidaya jangkrik ini dengan pas serta sesuai.

Jangan hingga, Kamu salah tempat yang menimbulkan Kamu malah kandas panen dalam budidaya jangkrik. Berikut ini merupakan sebagian tempat yang sesuai buat budidaya jangkrik.

    • Ketenangan

Upayakan kandang jangkrik lokasinya sangat tenang, teduh, pula memperoleh perputaran hawa yang baik. Perihal ini bisa membuat jangkrik- jangkrik Kamu bisa berkembang serta tumbuh dengan baik.

Baca Juga :  Cara Menanam Bunga Asoka dan Perawatannya Bagi Pemula (Sukses)

Sebab dia tidak suka dengan tempat yang ramai serta panas. Perihal itu bisa membuat jangkrik- jangkrik Kamu merasa stress sampai menghmabat perkembangan serta pertumbuhan jangkrik- jangkrik Kamu.

Upayakan kandang jangkrik Kamu, jauh dari cahaya matahari secara langsung. Sebab, cahaya matahari yang kelewatan yang menimpa jangkrik- jangkrik Kamu bisa menimbulkan mereka merasa kepanasa serta stress.

Perihal inilah yang bisa membatasi perkembangan serta pertumbuhan jangkrik- jangkrik Kamu.

    • Bebas dari Predator

Nah, yang ketiga upayakan kandang jangkrik jauh dari predator semacam hewan- hewan buas yang bisa menimbulkan jangkrik- jangkrik Kamu habis sebab dimakan.

Meski jangkrik- jangkrik tersebut tidak dimakan oleh para predator, tetapi hewan- hewan buas ataupun predator ini hendak membuat jangkrik- jangkrik Kamu ketakutan.

Perihal ini hendak membuat mereka hadapi stress serta membatasi perkembangan mereka.

    • Jauh dari Kandang Ayam

Yang terkahir, upayakan kandang jangkrik jauh dari kandang ayam. Ketahui kan, jika ayam- ayam sangat bahagia sekali memakan jangkrik. Jadi, jangan hingga jangkrik- jangkrik Kamu habis dimakan oleh ayam- ayam tersebut.

  • Persiapan Kandang

Dalam budidaya jangkrik, pastinya Kamu butuh mempersiapkan kandang tadinya. Buatlah perisiapan yang betul- betul matang supaya Kamu bisa melaksanakan budidaya jangkrik secara maksimal serta benar.

Berhubung jangkrik merupakan hewan yang kegiatannya dominan di malam hari, hingga siapkan kandang yang posisinya di tempat yang teduh serta hitam.

Jangan hingga Kamu meletakkan di dasar cahaya matahari. Sebab jangkrik kegiatannya di malam hari, hingga di siang harinya dia tentu tidur.

Jadi, jangan hingga cahaya matahari mengusik tidur mereka jangkrik- jangkrik Kamu. Mereka pula butuh tidur yang tenang supaya bisa berkembang dengan baik.

Olesi kandang jangkrik dengan lumpur sawah buat melindungi keadaan habitat mereka.

Kamu pula dapat membagikan daun- daun kering semacam daun sukun, daun mencuat, daun pisang, ataupun daun- daun yang lain.

Daun- daun ini bisa melindungi serta melindungi mereka supaya mereka tidak saling memakan sampai jadi jangkrik kanibal.

Tidak hanya menyelimuti kandang dengan daun- daunan di bagian samping, Kamu pula butuh menyelimuti kandang jangkrik bagian atas dengan lakban.

Perihal ini bisa kurangi peluang jangkrik Kamu buat merayap keluar melalui atas kandang jangkrik.

Kamu buat lubang di salah satu sisi kandang serta ditutup dengan kasa buat perputaran hawa. Perihal ini dicoba buat melindungi kelembaban kandang jangkrik Kamu.

Tidak hanya itu bisa membagikan hawa yang lumayan buat jangkrik- jangkrik Kamu.

Buat dimensi kandang jangkrik, tidak terdapat patokannya. Yang terutama cocok dengan jumlah populasi jangkrik dalam kandang yang kamu buat.

Tetapi, pada biasanya kandang jangkrik berupa persegi dengan ketinggian 50 centimeter, lebar 100cm, serta panjang 200 centimeter.

Kandang jangkrik bisa terbuat dengan memakai kayu dengan rangka kaso. Kamu pula bisa menghemat modal, Kamu dapat memakai triplek.

Biasanya, kandang jangkrik terbuat secara bersusun serta minimun mempunyai 4 kaki bagaikan penyangga kandang.

4 kaki kandang jangkrik, dapat Kamu letakkan ke mangkuk yang berisi air. Perihal ini bisa menghindari terdapatnya kendala fauna kecil semacam semut, cicak, tikus, ataupun serangga yang lain.

Tidak hanya iar, Kamu pula dapat memakai Vaseline( gendut) ataupun minyak tanah yang diolesi ke tiap kaki penyangga.

  • Bibit serta Induk Jangkrik

Bibit jangkrik yang bagus merupakan bibit yang sehat, tidak sakit, leluasa dari cacat. Kamu dapat memandang bibit jangkrik yang sehat serta tidak cacat ini merupakan dapat dilihat dari sungut ataupun kakinya.

Baca Juga :  7 Khasiat Daun Sereh Untuk Kesehatan dan Mengenal Kandungan Nutrisinya

Upayakan sungut ataupun kakinya tidak patah. Serta pakai bibit jangkrik yang berumur 10 hingga 20 hari.

Semacam yang dikatakan tadinya kalau induk jangkrik yang baik merupakan induk jangkrik yang ditangkap dari alam leluasa.

Sebab pada biasanya induk jangkrik yang berasal dari alam leluasa ini mempunyai katahanan badan yang lebih kokoh tdaripada induk jangkrik yang berasal dari kandang.

Memanglah perihal ini sangat susah buat dicoba, jadi Kamu butuh membeli induk jangkrik yang betina ini dengan membelinya di pasar peternakan.

Tetapi, buat indukan jangkrik yang jantan sangat diusahakan berasal dari alam leluasa. Jangkrik jantan yang berasal dari alam leluasa ini hendak lebih kasar sehingga bisa menolong perkembangbiakan jangkrik yang begitu kilat.

Jadi bisa membuat Kamu panen lebih kilat nantinya.

Buat memperoleh indukan jangkrik yang betina serta jantan Kamu bisa memandang identitas berikut ini:

    • Indukan Betina

Upayakan Kamu memperoleh indukan jangkrik yang betina dengan keadaan sungut ataupun antenna masih panjang serta lengkap ialah 2 sungut.

Kamu pula butuh memandang kakinya yang wajib lengkap supaya bisa melompat dengan tangkas, sehat, serta gesit.

Jangkrik betina dengan tubuh serta bulu yang bercorak gelap mengkilap membuktikan kalau indukan jangkrik tersebut dalam keadaan sehat.

Upayakan Kamu memperoleh indukan jangkrik betina yang besar serta bisa menghasilkan zat cair dari mulut serta duburnya kala Kamu pegang.

    • Indukan Jantan

Induk jangkrik yang jantan umumnya menghasilkan suara mengerik yang bagus. Keadaan badannya mempunyai permukaan sayap ataupun punggung yang agresif serta bergelombang serta tidak mempunyai ovipositor di bagian ekornya.

Nah, buat pembuatan kandang, Kamu butuh memasukan piring yang berisi pasir ataupun tanah. Sebab, biasanya jangkrik betina meletakkan telur- telur mereka di tanah ataupun pasir.

Nah, buat meletakkan jangkrik ke dalam kandang antara betina dengan jantan, perbandingannya merupakan 10: 2. Dengan lebih banyaknya jangkrik betina dibanding jangkrik jantan, hingga energi tetasnya hendak terus menjadi besar.

5 hari sehabis sang betina bertelur, hendaknya Kamu pisahkan indukan dari telur, supaya tidak dimakan induknya sendiri.

Serta kandang yang buat telur, silahkan Kamu semprot dengan larutan antibiotic( cotrymoxale). Satu kandang, lumayan masukkan 1 hingga 2 sendok the ataupun dekat 1500 hingga 2000 butir telur dalam satu kandang.

Dalam masa ini, telur ini awal mulanya bercorak bening, yang nantinya berganti jadi bercorak keruh.

Kamu pula butuh melindungi kelembaban telur dengan menyemprotkan antibiotic tiap hari. Telur pula wajib dibolak- balik supaya telur tidak berjamur yang bisa menimbulkan gagalnya menetas.

Telur bisa menetas dekat 4 hingga 6 hari sesudahnya.

Tetapi, jangan takut. Sebab energi tetas jangkrik dapat menggapai 80 hingga 90 persen bila diberikan santapan yang bergizi.

Pada biasanya tiap peternak senantiasa mempunyai ramuan- ramuan spesial buat induk jangkrik supaya induk jangkrik bisa bertelur secara natural.

Kamu dapat memakai ramuan- ramuan ini di antara lain merupakan ketan gelap, bekatul jagung, kuning telur bebek, tepung ikan, kalk.

ataupun Kamu pula dapat memakai vit jangkrik supaya ia bisa berkembang serta bertelur secara natural dengan baik.


Pemeliharaan Jangkrik

Buat melindungi terdapatnya zat- zat yang bisa jadi toksin untuk jangkrik- jangkrik Kamu, terdapat baiknya Kamu bilas terlebih dulu kandang jangkrik supaya zat- zat toksin pada kandang tidak meracuni.

Baca Juga :  Daun Afrika : Ciri, Kandungan dan Rasa Pahitnya Yang Membawa Segudang Manfaat Kesehatan

Sehabis kandang bersih, silahkan Kamu olesi kandang dengan lumpur sawah. Sebab lumpur sawah bisa meresap zat- zat toksin dari kandang. Ingatlah buat meletakkan kaki kandang ke atas mangkuk yang berisi air.

Pada biasanya, perkembangbiakan jangkrik dicoba dengan metode dikawinkan antara jangkrik induk betina serta jangkrik induk jantan.

Bertelurnya juga terdapat yang secara natural serta terdapat pula secara Caesar. Tetapi, sangat dianjurkan buat tidak Caesar.

Sebab Caesar bisa membagikan kesempatan kematian pada sang betina serta energi tetas pada telur sangatlah rendah, sebab telur yang diperoleh bukanlah menyeluruh tuanya.

Tidak hanya kandang yang bersih, Kamu pula butuh membagikan santapan yang teratur pada jangkrik Kamu supaya gizi pada jangkrik Kamu bergizi serta tidak jadi kanibal nantinya.

  • Pemberian Pakan Jangkrik

Kamu dapat memakai voor ataupun santapan ayam buat jangkrik yang berumur 1 hingga 10 hari. Kamu dapat memakai voor yang dibuat dari kacang kedelai, beras merah serta jagung kering yang telah dihaluskan.

Kamu dapat memakai pakan jangkrik ini dengan memakai ubi, sayur- mayur, singkong, ataupun dedaunan yang diberikan secara teratur serta selang- seling tiap harinya.

Sehabis jangkrik melewati fase tersebut, Kamu mulai dapat memakai pakan jangkrik berbentuk sayur- mayur, jagung muda, serta gambas.

Tetapi, buat jangkrik yang siap dikawinkan, sebaiknya diberi santapan berbentuk sawi, wortel, jagung muda, kacang tanah, daun singkong ataupun ketimun. Intinya pakai santapan yang memiliki banyak air.

  • Pemeliharaan Kandang

Tidak cuma menjaga jangkrik, kandangnya juga pula butuh dirawat supaya jangkrik bisa aman hidup dalam kandang tersebut.

Silahkan Kamu ubah mangkuk yang buat tatakan kaki kandang tiap 2 hari sekali. Kamu juga pula butuh mencermati kelembaban kandang.

Dalam menjaga jangkrik, jangkrik yang telah dikeluarkan dari kotak penetasan berumur 10 hari harus- harus betul- betul dicermati makanannya.

Sebab pada masa umur tersebut, jangkrik bisa berkembang dengan pesatnya. jika makanannya kurang, hingga nantinya hendak bisa menyebabkan anakan jangkrik jadi kanibal dengan memakan anakan yang lemah.

Cara Ternak Jangkrik Yang Tepat dan Metode Pemeliharaannya Untuk Pemula

  • Penangkalan Hama serta Penyakit Jangkrik

Sehabis Kamu menjaga kandang serta jangkrik pada budidaya jangkrik, sangat butuh Kamu pula mengenali sebagian hama serta penyakit yang bisa melanda jangkrik Kamu.

Memanglah, sampai saat ini belum pula ditemui penyakit sungguh- sungguh yang dapat melanda jangkrik.

Tetapi, pada biasanya penyakit yang mencuat ini sebab terdapatnya jamur pada daun yang terbuat bagaikan penutup kandang bagian pinggirnya.

Tetapi, hama- hama jangkrik ini pada biasanya berbentuk semut ataupun serangga lain.

Bila Kamu memandang jangkrik yang mulai terserang serbuan penyakit yang diakibatkan oleh jamur yang berkembang dari daun.

hendaknya Kamu membuang daun penutup kandang tersebut, dang anti daun yang baru. Jadi, Kamu butuh mengubah daun penutup kandang secara teratur serta tertib.

Kamu pula dapat memakai vaksin ataupun obat buat jangkrik buat meminimalkan jangkrik terserang penyakit ataupun hama.

Demikian Uraian kami tentang Cara Ternak Jangkrik Semoga uraian ini bisa menginspirasi para pembaca dan bermanfaat serta memberikan tambahan ilmu pengetahuan bagi para pemula. Mohon abaikan saja uraian kami ini jika pembaca tidak sependapat. Terima kasih atas kunjungannya.

Terimakasih kunjungannya

Silahkan klik bintang 5