Panduan Lengkap Cara Ternak Burung Puyuh Untuk Pemula Sukses

6 min read

Panduan Lengkap Cara Ternak Burung Puyuh Untuk Pemula Sukses
0
()

Panduan Lengkap Cara Ternak Burung Puyuh Untuk Pemula Sukses – Para Pembaca yang kami banggakan, Tanam.co.id kali ini akan menjelaskan tentang Cara Ternak Burung Puyuh.

Dan menerangkan tentang fungsi serta manfaatnya. Untuk lebih jelasnya mari kita baca uraiannya berikut ini :


Panduan Lengkap Cara Ternak Burung Puyuh Untuk Pemula Sukses


Puyuh merupakan nama buat sebagian genera dalam familia Phasianidae. Burung ini berdimensi sedang.

Burung puyuh dari Dunia Baru( famili Odontophoridae) serta puyuh kancing( famili Turnicidae) tidak berkerabat dekat tetapi nama mereka mempunyai sikap serta ciri raga yang mirip.

Burung puyuh merupakan unggas daratan yang kecil tetapi gendut. Mereka pemakan biji- bijian tetapi pula pemakan serangga serta mangsa berdimensi kecil yang lain.

Mereka bersarang di permukaan tanah, serta berkemampuan buat lari serta terbang dengan kecepatan besar tetapi dengan jarak tempuh yang pendek.

Sebagian spesies semacam puyuh jepang merupakan migratori serta sanggup terbang buat jarak yang jauh. Sebagian tipe puyuh diternakkan dalam jumlah besar. Puyuh jepang diternakkan paling utama sebab telurnya.

Burung puyuh merupakan tipe burung yang mempunyai dimensi badan mungil, berkaki pendek serta tidak dapat terbang semacam pada burung biasanya, namun ia sejenis burung.

Nama lain dari burung ini merupakan burung gemak, ini merupakan sebutan yang umumnya dipakai oleh orang jawa.Saat sebelum jadi burung yang bisa dibudidayakan, burung puyuh dahulunya merupakan burung buruan.

Yang mana hendak senantiasa di buru serta di cari supaya dapat di ambil daginggnya buat di masak ataupun di mengkonsumsi untuk oarang- orang.

Banyak warga yang sangat gemar dalam komsumsi daging dari burung puyuh ini sebab mempunyai cita rasa tertentu yang empuk tekstur dagingnya dan, manis serta lezat serta tidak kalah nya burung puyuh memiliki isi protein yang banyak.

Terus menjadi banyak perburuan terhadap burung puyuh menimbulkan burung puyuh jadi sangat jarang ataupun sulit di temukan.

Hingga, usaha pertenakan ataupun suatu upaya budidaya puyuh jadi alternatif supaya warga bisa terus komsumsi burung telur puyuh serta itu sangatlah menguntungkan untuk pembisnis burung telur puyuh, dimana kamu dapat melestarikan sekalian penuhi permintaan pasar.

Keluarga burung puyuh tercantum tipe burung yang kerap dimakan. Burung puyuh kerap dimasak ala Prancis.

Daging burung puyuh pula biasa ditemui pada masakan Malta, Portugis, serta India. Burung puyuh biasanya dimakan bersama dengan tulangnya sebab gampang dikunyah serta sebab ukurannya yang kecil sangat menyulitkan buat mengeliminasi tulang dari dagingnya.

Telur burung puyuh pula ialah santapan yang lezat. Acapkali mereka dimakan mentah bersama sushi serta universal ditemui pada menu makan siang Jepang.

Di Kolombia, telur burung puyuh rebus digunakan buat aksesoris hot dog serta hamburger. Di Filipina, telur burung puyuh yang direbus serta dicelup dengan saus kemudian digoreng dengan banyak minyak merupakan jajanan lokal yang terkenal.

Baca Juga :  Pupuk Jagung Manis : Jenis, Metode dan Dosis Yang Tepat

Taksonomi Burung Puyuh

Burung puyuh merupakan tipe binatang yang bisa ditemukan nyaris di bermacam belahan dunia. Sebaliknya menimpa budidaya burung puyuh, sejarah mencatat awal kali dicoba di Amerika pada kisaran tahun 1870.

Semenjak dikala itu negeri lain juga mulai berupaya buat membudidayakan burung yang diketahui dengan nama song birds ini.

Indonesia merupakan salah satu negeri yang turut beternak puyuh. Walaupun di Indonesia burung ini bisa ditemukan hidup liar di kawasan hutan serta perkebunan, namun peternakan burung puyuh baru awal dicoba dengan mengimpor bibit puyuh ke dalam negara pada tahun 1979.

Berikut ini merupakan taksonomi ataupun sistem klasifikasi dari burung puyuh, ialah:

  • Kingdom Animalia
  • Filum Chordata
  • Kelas Aves
  • Famili Phanasianidae
  • Ordo Galiformes
  • Genus Coturnix
  • Spesies Coturnix japonica

Morfologi Burung Puyuh

Karakteristik raga burung puyuh sesungguhnya tergantung pada spesiesnya, sebab tiap- tiap mempunyai karakteristik khas tertentu.

Karakteristik utama dari kelompok unggas ini merupakan dimensi badannya seperti burung hias. Rata- rata panjang tubuhnya cuma dekat 19 centimeter serta pada sebagian spesies terdapat yang menggapai 28 centimeter.

Tidak cuma badan yang berdimensi pendek, wujudnya pula gendut sehingga nampak membulat, tidak hanya itu bagian kaki burung puyuh pula berdimensi pendek.

Walaupun kakinya berdimensi pendek, nyatanya kaki tersebut memiliki keahlian kokoh buat berlari kencang. Pada kakinya ada jari- jari semacam yang dipunyai burung yang lain dengan jumlah 4 jari.

Corak bulu burung puyuh pula sangat bermacam- macam, tetapi sangat universal merupakan bercorak cokelat kekuningan ataupun cokelat kemerahan.

Tidak hanya itu pada bulunya pula ada warna spesial yang berbeda- beda antar spesies. Warna ini umumnya bercorak putih, abu- abu, kuning, serta merah.

Burung puyuh jantan serta betina memiliki perbandingan mendasar pada dimensi badannya, badan jantan lebih kecil dibandingkan betina.

Tidak hanya itu bulu dada jantan bercorak cokelat polos, sebaliknya pada betina ada warna kemerahan. Perbandingan yang lain merupakan terdapatnya benjolan di atas kloaka jantan yang bisa menghasilkan cairan putih mirip pasta kala ditekan.


Habitat serta Sebaran Burung Puyuh

Walaupun tidak sering ditemukan di alam, burung puyuh sejatinya tercantum binatang yang menggemari hidup di daerah terbuka.

Sebagian jenis area yang disukai binatang dengan nama lain song birds ini antara lain stepa, padang rumput, serta pula zona lereng gunung dengan keadaan kering namun dekat dari sumber air.

Buat temperatur area yang cocok dengan habitat burung puyuh berkisar antara 24 hingga 30 derajat Celcius serta kelembabannya kurang lebih sebesar 85%.

Tetapi kenyataan di lapangan tidak menutup mungkin bila habitat puyuh bisa bermacam- macam cocok dengan spesiesnya, semacam Gambles Quail yang cuma hidup di Amerika Utara.

Contoh lain merupakan spesies Coturnix japonica yang tersebar di sejauh kawasan Asia Timur semacam Mongolia, Baikal serta Vitim di Rusia, Pulau Sakhalin, Tiongkok Timur, Korea Utara, Korea Selatan, serta Jepang.

Cuma saja spesies ini diketahui suka bermigrasi dikala masa dingin berlangsung mengarah daerah selatan semacam Asia Tenggara, India, serta Tiongkok Selatan.


Metode Ternak Burung Puyuh


  • Persiapkan Kandang

Awal yang wajib di persiapakan merupakan persiapan kandang ataupun tempat buat melaksanakan budidaya burung puyuh ini. Berikut sebagian persiapan dini yang wajib di jalani dan

Baca Juga :  Cara Budidaya Ulat Sutera Yang Tepat Dan Menguntungkan

yang diperlukan buat pembuatan kandang burung puyuh, ialah:

Supaya keadaan kandang tersebut tidak sangat lembab, hingga aturlah biar letak kandang hendak senantiasa terserang cahaya matahari.

Kelembabab kandang paling tidak cuma berkisar 30 sampai 70%.

Kandang Sangat memerlukan dorongan penerangan buat kandang dekat 25 sampai 50 watt pada waktu siang serta 40 sampai 60 watt pada malam hari.

Sebaliknya buat temperatur wajar ataupun idealnya, dekat 20 sampai 25 derajat.

Sebaliknya persiapan kandang ataupun tempat pemeliharan burung puyuh ini umumnya ada 2 langkah opsi yang biasa di terapkan oleh para perternak burung puyuh, ialah: pada sistem sangkar ataupun batere serta sistem litter ataupun lantai sekam

Sebaliknya persiapan tempat ataupun kandang buat budidaya burung puyuh ini sendiri sesungguhnya membutuhkan sebagian berbagai tipe kandang ataupun tempat. Berikut uraiannya:

  • Kandang buat proses pembibitan

Kandang yang hendak di pakai buat proses pembibitan cocok dengan namanya.

Kandang ini pastinya hendak mempunyai pengaruh langsung terhadap perkembangan serta kesehatan dari burung puyuh yang bisa menciptakan telur yang bagus serta pula bermutu dengan baik.

Dimensi ataupun besarnya kandang dalam proses ini pastinya di mempengaruhi oleh jumlah puyuh yang hendak anada ternak nantinya.

  • Kandang buat para induk

Semacam halnya kandang yang hendak di pakai buat proses indukan, kandang para induk ini mempunyai tipe, Sebaliknya spesial buat ukurannya ataupun lebarnya kandang.

kamu senantiasa bisa membiasakan dengan dimensi kandang pembibitan ataupun dapat lebih besar supaya burung tidak berdesakan dengan burung yang lain serta tidak kekurangan oksigen.

  • Kandang buat para anak burung puyuh

Para anak puyuh yang sudah menetas serta berumur satu hari sampai 2 ataupun 3 minggu hendak memakai tipe kandang ini.

Ini merupakan kandang yang hendak di pakai buat membagikan panas yang lumayan yang sangat diperlukan para anak– anak puyuh tersebut. Di dalam kandang ini umumnya hendak di lengkapi dengan perlengkapan pemanas ruangan.

Buat muat 90 sampai 100 ekor anak puyuh kamu cuma membutuhkan dimensi kandang dengan panjang 100 centimeter, besar 40 centimeter, lebar 100 centimeter serta besar kaki sampai 50 centimeter.

  • Kandang buat perkembangan anak puyuh

Ini merupakan kandang yang umumnya berbentuk jaring kawat ataupun kandang yang mempunyai tipe yang sama dengan kandang yang bisa di pakai buat para induk petelur.

Umumnya anak anak puyuh yang berusia 3 sampai 6 minggu hendak di pindahkan ke kandang ini begitu pula dengan anak puyuh yang berusia lebih dari 6 minggu hendak di pindah dengan kandang yang ukurannya lebih besar.

  • Mengupayakan Puyuh tidak stress

Dapat ditempuh dengan mempersiapkan kandang senyaman bisa jadi untuk burung puyuh( kepadatan kandang, temperatur tidak panas, air ada senantiasa.

Seluruh kegiatan keseharian puyuh dilewatkan di kandang, sehingga upaya buat membagikan keadaan yang baik serta aman untuk puyuh hendak berefek pada hasil penciptaan yang besar.

  • Melindungi mutu pakan yang baik

Disebabkan pakan ialah aspek penciptaan yang besar yang di butuhkandalam perkembangan burung puyuh( 60% sampai 80% dari bayaran penciptaan), hingga manajemen pakan butuh dicermati dengan baik.

Baca Juga :  Mengenal Pupuk Bokashi, Manfaat dan Cara Membuatnya

Biasanya perbandingan mutu pakan diisyarati dengan kandungan protein agresif yang tercantum dalam pakan. Puyuh yang terletak pada periode DOQ biasanya memerlukan pakan dengan mutu yang besar, menggapai 30%.

Buat puyuh grower, kandungan protein pakan yang diperlukan merupakan 20- 25% serta puyuh layer memerlukan pakan dengan kandungan protein 18- 25%.

  • Melaksanakan manajemen kesehatan

Penangkalan penyakit jauh lebih murah daripada menyembuhkan. Karena, bila terlanjur sakit hingga hendak hadapi kerugian akibat turunnya penciptaan telur serta hendak meluas terhadap unggas burung puyuh yang lain.

Kalaupun sembuh belum pasti sanggup memulihkan penciptaan telurnya sebab bisa pengaruhi mutu telur apabila unggas puyuh ada sakit.

Aksi yang bisa dicoba ialah sanitasi kandang berikan faksinasi terhadap unggas serta penyemprotan kandang, melaksanakan desinfektansi, sanitasi perlengkapan, pemberian suplemen semacam vit serta jauhkan kontak dengan unggas ataupun hewan lain yang berasal dari luar supaya penyakit tidak meluas dari unggas lain.

  • Menggunakan teknologi secara maksimal.

Teknologi semankin mutahir serta tidak kalah dengan teknologi terhadap hewani kita dapat bisa mengenali penyakit ataupun permasalahan yang lain terhadap unggas yang di ternak.

Tetapi yang terutama di dalam teknologi berbentuk fasilitas prasarana penciptaan ataupun penunjang penciptaan semacam teknologi pakan pada burung puyuh.

Teknologi pakan yang bisa digunakan semacam suplemen pakan dalam wujud sumber protein yang wajib di bagikan kepada burung puyuh, vit, mineral serta probiotik.

Suplemen pakan ini yang sudah banyak digunakan oleh sebagian peternak di dekat Indonesia. Dengan menggunakan teknologi, bagi data survei lapangan dari sebagian peternak ialah bisa tingkatkan penciptaan telur sampai 90%.

Tidak hanya itu serta bermutu baik, bisa kurangi tekanan pikiran area serta kurangi bau kotoran yang berasal dari gas amonia yang dikeluarkan ternak.

Panduan Lengkap Cara Ternak Burung Puyuh Untuk Pemula Sukses


Hama serta Penyakit Burung Puyuh

Ada banyak tipe hama serta penyakit pada ternak puyuh petelur mulai dari radang usus( Quail Enteritis), tetelo( New Casstle Disease), berak putih( Pullorum), berak darah( Coccidiosis), cacar ungags( Fowl Pox), Quail Bronchitis, Aspergilosis serta cacingan( Prihatman, 2000).

Buat melindungi kebersihan kandang puyuh petelur, hingga hendaknya dicoba pembersihan secara teratur mulai dari kotoran, bulu, serta pengecekan kesehatan burung puyuh secara teratur.

Bila menciptakan terdapatnya indikasi pada burung puyuh yang kurang sehat, hingga lekas keluarkan burung puyuh tersebut dari kandang.

Setelah itu dapat menyembuhkan burung puyuh sampai keadaannya jadi sehat. Sehabis itu dapat mengembalikan burung puyuh tersebut kedalam kandang.

Bagaikan prediksi serbuan kuman, virus, parasit serta jamur, dulur- dulur dapat menghindari pertumbuhannya dengan secara teratur.

Dosis yang digunakan buat penyemprotan kandang merupakan 250 ml/ tangki 14 liter. Ini wajib dicoba supaya puyuh tidak diserbu penyakit akibat kuman serta jamur.

Demikian Uraian kami tentang Cara Ternak Burung Puyuh Semoga uraian ini bisa menginspirasi para pembaca dan bermanfaat serta memberikan tambahan ilmu pengetahuan bagi para pemula. Mohon abaikan saja uraian kami ini jika pembaca tidak sependapat. Terima kasih atas kunjungannya.

Terimakasih kunjungannya

Silahkan klik bintang 5