Cara Menanam Kedelai : Tips Sukses Penanaman, Perawatan dan Panen yang Tepat

2 min read

Cara Menanam Kedelai : Tips Sukses Penanaman, Perawatan dan Panen yang Tepat
0
()

Cara Menanam Kedelai : Tips Sukses Penanaman, Perawatan dan Panen yang Tepat – Para Pembaca yang kami banggakan, Tanam.co.id kali ini akan menjelaskan tentang Cara Menanam Kedelai.

Dan menerangkan tentang fungsi serta manfaatnya. Untuk lebih jelasnya mari kita baca uraiannya berikut ini :


Cara Menanam Kedelai : Tips Sukses Penanaman, Perawatan dan Panen yang Tepat


Kacang kedelai merupakan tumbuhan budidaya pangan. Kedelai tercantum dari famili leguminosa yang banyak dimanfaatkan bagaikan bahan baku pembuatan tempe, ketahui, susu serta lain sebagainya.

Sebab kebutuhan konsumen yang sangat besar hendak kedelai hingga permintaan pasar hendak kedelai pula sangat besar.

Perihal ini menjadikan kedelai jadi salah satu komoditas pertanian yang senantiasa menemukan harga yang baik di Indonesia.

Para petani di duniapasti menggunakan kesempatan ini buat membudidayakan kedelai dengan sebaik bisa jadi supaya memperoleh keuntungan optimal.


Ketentuan Tumbuh Kedelai

Tumbuhan kedelai sangat sesuai ditanam di lahan terbuka di wilayah berhawa panas. Di Indonesia, tumbuhan kedelai bisa berkembang dengan baik di wilayah dataran rendah hingga wilayah dengan ketinggian 1. 200 meter dpl.

Curah hujan berkisar antara 150 milimeter– 200 milimeter/ bulan dengan lama penyinaran matahari 12 jam/ hari, serta kelembapan rata- rata( RH) 65%.

pH untuk perkembangan kedelai serta kuman Rhizobium merupakan 6, 0– 6, 8. Bila pH tanah kurang dari 6, 0, Buat menaikkan pH, dicoba pengapuran misalnya dengan Kalsit, Dolomit, ataupun kapur bakar.

Baca Juga :  Labu Madu : Kandungan Gizi, Cara Budidaya dan Manfaatnya, Termasuk Pendamping ASI

Pemberian kapur dicoba dekat 2 sampai 4 minggu saat sebelum tanam bertepatan dengan pengolahan lahan.


Tahapan Metode Budidaya Kedelai Yang Baik serta Benar


  • Pemilihan Benih

Mutu benih sangat memastikan mutu kedelai pula. Oleh sebab itu, supaya bisa membagikan hasil yang memuaskan.

Wajib diseleksi varietas kedelai yang cocok dengan kebutuhan, sanggup menyesuaikan diri dengan keadaan lahan tanam, serta penuhi standar kualitas benih yang baik.

Saat sebelum dicoba aktivitas penanaman, terlebih dahulu diberi pupuk dasar. Pupuk yang digunakan berbentuk TSP sebanyak 75 kilogram– 200 kilogram/ hektar, KCl 50 kilogram– 100 kilogram/ hektar.

Serta Urea 50 kilogram/ hektar. Dosis pupuk disesuaikan dengan anjuran. Pupuk disebarkan secara menyeluruh di lahan, ataupun dimasukkan ke dalam lubang di sisi kanan serta kiri lubang tanam sedalam 5 centimeter.

  • Penanaman

Pada penanaman kedelai, biji ataupun benih ditanam secara langsung. Lubang tanam terbuat dengan tugal sedalam 3 centimeter sampai 4 centimeter dengan jarak tanam cocok dengan keadaan lahan.

Dalam masing- masing lubang tanam dimasukkan 2 sampai 3 butir benih, setelah itu ditutup dengan tanah tipis.


Perawatan dan Pemeliharaan


  • Pemasangan Mulsa

Buat kurangi penguapan tanah pada lahan tanam bisa dilalukan pemasangan mulsa berbentuk jerami kering. Mulsa ditebarkan di antara barisan tempat penanaman benih dengan ketebalan antara 3 centimeter sampai 5 centimeter.

  • Penyulaman

Penyulaman butuh dicoba ialah pada 1 minggu sehabis penanaman, tujuan penyulaman ialah buat mengubah benih kedelai yang mati ataupun tidak berkembang.

Penyulaman dicoba jangan hingga terlambat sebab bisa menyebabkan tingkatan perkembangan tumbuhan jauh berbeda.

  • Pengairan

Pengairan hendaknya dicoba pada pagi ataupun sore hari. Tumbuhan kedelai sangat membutuhkan air dikala perkecambahan( 0 sampai 5 hari sehabis tanam).

Juga masa stadium dini vegetatif( 15 sampai 20 hari), masa pembungaan serta pembuatan biji( 35- hingga 65 hari). Pengairan dicoba jangan hingga tanah sangat becek ataupun apalagi kekeringan.

  • Penyiangan Serta Penggemburan

Penyiangan dicoba pada dikala tumbuhan berusia dekat 20– 30 hari sehabis tanam. Penyiangan awal dicoba bertepatan dengan pemupukan susulan.

Baca Juga :  Cara Menanam Bunga Lily Dan Merawatnya Agar Selalu Berbunga Lebat

Penyiangan kedua dicoba sehabis tumbuhan berakhir berbunga. Tidak hanya itu, jalani pula penggemburan tanah. Penggemburan dicoba secara hati- hati supaya tidak mernsak akaran tumbuhan.

  • Pemupukan Susulan

Pemberian pupuk susulan dicoba dikala tumbuhan berusia 20 sampai 30 hari sehabis tanam. Pemberian pupuk susulan cuma dicoba pada tanah yang kurang produktif saja.

Pupuk yang digunakan berbentuk Urea dengan dosis 50 kilogram/ hektar, berikutnya ditutup dengan tanah serta tingkatkan hasil penciptaan kedelai.

Bisa digunakan pula ZPT( Zat Pengatur Berkembang) serta PPC( Pupuk Aksesoris Cair), dosis yang digunakan sesuaikan dengan dosis anjuran.

  • Hama Serta Penyakit

Hama yang kerap melanda tumbuhan kedelai ialah Ulat jengkal, Ulat polong, Ulat grayak, Ulat penggulung daun, Kepik hijau, Kepik polong, Lalat kacang, lalat pucuk, Kumbang tanah merah serta kuning, dan Hama gudang.

Sebaliknya penyakit yang kerap melanda tumbuhan kedelai merupakan penyait sapu, kerdil, karat daun, dan busuk rhizoctonia.

Cara Menanam Kedelai : Tips Sukses Penanaman, Perawatan dan Panen yang Tepat

Panen Kedelai

Pemanenan kedelai didetetapkan oleh sebagian aspek, ialah varietas serta ketinggian tempat penanaman. Pada wilayah dataran besar, kedelai siap panen dekat 10- 20 hari dibanding di wilayah dataran rendah.

Identitas universal tumbuhan kedelai siap panen merupakan bagaikan berikut:

Polong bercorak kuning kecokelatan secara merata.Daun telah banyak yang kering serta rontok.Batang telah mengering.

Kedelai ini dapat kamu panen dalam keadaan muda maupun telah tua. Kedelai yang hendak dijual bagaikan kedelai rebus, hingga bisa dipanen dikala kedeli masih hijau.

Sebaliknya kedelai yang hendak dipanen bijinya secara kering, hingga ditunggu sampai kulit buahnya menguning kecoklatan.

Sehabis itu kedelai dipetik kemudian dijemur lagi. Tumbuhan kedelai bisa dipanen tua dikala usianya menggapai 3 bulan lebih sehabis tanam.

Baca Juga :  Cara Menanam Selasih Mudah Dan Tepat Hasil Maksimal

Metode memanen yang diajarkan yakni memakai sabit kemudian disabit bersama batangnya buat setelah itu di rempeli di rumah. Polong yang telah dirempeli setelah itu dijemur supaya rusak serta menghasilkan bijinya sendiri.

Biji kedelai tersebut bisa kamu simpan terlebih dulu sebab iji kedelai kering terkategori tahan lama buat ditaruh sebagaimana halnya jagung. Kamu dapat menunggu peningkatan harga terlebih dulu buat menjualnya.

Demikian Uraian kami tentang Cara Menanam Kedelai Semoga uraian ini bisa menginspirasi para pembaca dan bermanfaat serta memberikan tambahan ilmu pengetahuan bagi para pemula. Mohon abaikan saja uraian kami ini jika pembaca tidak sependapat. Terima kasih atas kunjungannya.

Terimakasih kunjungannya

Silahkan klik bintang 5