Cara Menanam Bawang Merah : Budidaya, Mengelolah, Merawat Dan Memanen

2 min read

Cara Menanam Bawang Merah : Budidaya, Mengelolah, Merawat Dan Memanen
5
(1)

Cara Menanam Bawang Merah : Budidaya, Mengelolah, Merawat Dan Memanen – Para Pembaca yang kami banggakan, Tanam.co.id kali ini akan menjelaskan tentang Cara Menanam Bawang Merah. Dan menerangkan tentang fungsi serta manfaatnya. Untuk lebih jelasnya mari kita baca uraiannya berikut ini.


Cara Menanam Bawang Merah : Budidaya, Mengelolah, Merawat Dan Memanen


Bawang merah diketahui sebagai salah satu bumbu masak utama dunia yang berasal dari Iran, Pakistan, serta pegunungan – pegunungan di sebelah utaranya. Tetapi setelah itu menyebar ke berbagai penjuru dunia, baik sub-tropis ataupun tropis.

Tidak hanya digunakan sebagai bumbu memasak saja, bawang merah nyatanya pula dapat disantap dengan cara lain, loh. Misalnya saja dijadikan bawang goreng, acar sebagai aksesoris masakan, ataupun apalagi di makan mentah.

Tidak cuma disantap sebagai santapan, bawang merah pula biasa digunakan buat penyembuhan tradisional. Banyaknya fungsi bawang merah ini sebab dia mempunyai banyak isi yang bermanfaat buat kesehatan tubuh.

Banyaknya khasiat dari bawang merah ini, tidak terdapat salahnya jikalau mau menanamnya sendiri di rumah. Nah, jika kalian tertarik buat membudidayakan dasar merah, kalian dapat mencobanya sendiri menanam di rumah.


Cara Budidaya Bawang Merah

Memilih Bibit

Langkah awal dalam budidaya bawang merah ialah memilih bibit. Tumbuhan bawang merah ditanam dengan cara menyimpan umbi. Pastikan umbi bawang merah yang dijadikan bibit bermutu baik.

Ciri – cirinya ialah corak bawang yang mengkilat, tidak keropos ataupun nampak dirusak hama ataupun terserang penyakit hama.

Baca Juga :  Budidaya Buah Tin : Teknik Mudah Penanaman dan Perawatan Agar Cepat Berbuah Lebat

Berat umbi yang dijadikan bibit sampai 3 hingga 4 gr. Bibit direndam dulu dengan cairan Hormon Organik satu hari saat sebelum ditanam, selama 10 menit saja.

Setelah itu, taburi dengan serbuk Gliocladium serta Trichoderma yang dapat dibeli di toko kebutuhan pertanian. Tujuannya ialah buat menghindari penyakit pada bibit. Potong bagian atas umbi sedikit saat sebelum ditanam.

Cara Menanam Bawang Merah : Budidaya, Mengelolah, Merawat Dan Memanen


Mengelolah Lahan

Budidaya bawang merah dilakukan diatas tanah yang telah diolah sedemikian rupa, dan aerasi yang baik. Cara mengelola lahan budidaya bawang merah ialah dengan membajak tanah dengan kedalaman 30 centimeter, kemudian taburkan pupuk kandang serta serbuk Gliocladium serta Trichoderma. Perkenankan selama seminggu.

Kemudian, buat lah bedengan dengan tinggi sampai 30 centimeter serta lebar 75 centimeter. pasang mulsa plastik buat melindungi kelembaban tanah serta menghindari tumbuhnya rumput liar.

Menanam Bibit

Saat sebelum memasukkan bibit ke tanah, basahi dahulu tanah tersebut. Kemudian dilubangi sesuai penempatan tiap satu bibit dengan jarak 15 centimeter x 15 centimeter, 15 centimeter x 20 centimeter, ataupun 20 centimeter x 20 centimeter. Tidak perlu memasukkan bibit sangat dalam ke tanah, cukup semata – mata tertutup dengan tanah saja.

Rawat Tumbuhan Bawang Merah

Akan percuma apabila kamu tidak dapat menjaga tumbuhan bawang merah yang sudah ditanam berdasarkan pada langkah – langkah yang disebutkan tadi. Perihal ini akan berakibat kurang baik kepada tanamannya sendiri yang nanti saat panen tiba tidak optimal.

Oleh sebab itu, supaya penanaman bawang merah tidak gagal, berikut merupakan sebagian tips – tips perawatan bawang merah buat kamu :

  • Lakukan pemupukan secara teratur, sebab ini jadi peraturan utama buat menjaga tumbuhan bawang merah. Pemupukan dapat dicoba secara mendasar serta susulan. Perlu diketahui pemupukan dasar itu dicoba saat sebelum kamu menanam bawang merah. Sedangkan itu, pemupukan susulan bisa kamu lakukan 10 hari sampai 1 bulan sehabis penanaman bibit tumbuhan bawang merah.
  • Berikutnya, jangan lupa lakukan penyiraman serta penyiangan secara tertib. Ini dikhususkan buat penyiraman bibit pada usia 0 hingga 10 hari yang wajib dicoba 2 kali satu hari pada waktu pagi serta sore hari. Tetapi setelah bawang berumur lebih dari 10 hari, lakukan penyiraman sekali saja dalam satu hari, pada pagi ataupun sore hari.
  • Penyiangan dicoba dengan cara mensterilkan lahan serta tumbuhan dari gulma ataupun tumbuhan pengganggu. Setelah itu, cepat ambil daun yang mulai mengering sebab perihal ini bisa menimbulkan terganggunya perkembangan bawang merah.
  • Pakai pestisida ataupun obat tumbuhan tertentu buat menanggulangi indikasi terkena hama penyakit, pasti saja pemakaian pestisida wajib dicoba sesuai dosis yang diajarkan.
Baca Juga :  Cara Menanam Sereh Yang Baik Dan Tepat Di Rumah Hasil Memuaskan

Caramemanen bawang

Bawang merah umumnya telah dapat dipanen setelah 60 – 90 hari penanaman. Bila mau melihat ciri bawang siap panen, cari daun yang telah agak layu serta kering.

Dapat pula melihat bagian tanah pot tersebut, umumnya yang telah siap panen akan nampak bawang yang menyembul ke atas.

Sehabis dipanen, dapat langsung disantap buat rasa yang fresh. Sebaliknya sisanya dapat dijemur selama 1 ataupun 2 minggu buat kurangi isi air. Bawang yang telah menurun isi airnya dapat lebih awet ditaruh serta tidak gampang busuk.

Demikian Uraian kami tentang Cara Menanam Bawang Merah Semoga uraian ini bisa menginspirasi para pembaca dan bermanfaat serta memberikan tambahan ilmu pengetahuan bagi para pemula. Mohon abaikan saja uraia kami ini jika pembaca tidak sependapat. Terima kasih atas kunjungannya.

Terimakasih kunjungannya

Silahkan klik bintang 5