Budidaya Kurma : Habitat, Syarat Tumbuh, Teknik Perawatan dan Masa Panennya

5 min read

Budidaya Kurma : Habitat, Syarat Tumbuh, Teknik Perawatan dan Masa Panennya
0
()

Budidaya Kurma : Habitat, Syarat Tumbuh, Teknik Perawatan dan Masa Panennya – Para Pembaca yang kami banggakan, Tanam.co.id kali ini akan menjelaskan tentang Budidaya Kurma.

Dan menerangkan tentang fungsi serta manfaatnya. Untuk lebih jelasnya mari kita baca uraiannya berikut ini.


Budidaya Kurma : Habitat, Syarat Tumbuh, Teknik Perawatan dan Masa Panennya


Kurma adalah sejenis tumbuhan yang dapat menyesuaikan diri dengan baik di udara kering serta sangat panas. Kurma pula sangat fleksibel serta relatif toleran terhadap berbagai– berbagai tanah serta pula tanah basah.

Metode menanam kurma sesungguhnya memerlukan cuaca pada masa panas yang panjang. Dengan minimum curah hujan serta rendahnya tingkatan kelembaban.

Ini sangat dibutuhkan dari masa penyerbukan sampai pada masa pemanenan, cuma saja senantiasa memerlukan lumayan air di dalam tanah supaya tumbuhan kurma sanggup melaksanakan pembuahan.


Habitat dan Syarat Tumbuh Kurma

Habitat kurma merupakan wilayah di timur tengah yang mempunyai cuaca ekstrem serta pasti saja iklimnya sangat panas.

Sebab habitat kurma merupakan padang pasir yang tandus, hingga sebagian orang hendak berfikir kalau kurma tidak dapat ditanam di wilayah lain yang mempunyai hawa yang berbeda.

Tetapi tampaknya, kurma sudah bisa ditumbuhkan di bermacam negeri semacam Thailand serta apalagi di Indonesia. Sebagian petani disitu apalagi mempunyai tumbuhan– tumbuhan kurma dengan buah yang banyak.

Tumbuhan kurma sendiri merupakan tumbuhan yang terkategori kedalam tipe palem– paleman. Phoenix dactylifera merupakan nama lain dari tumbuhan kurma tersebut.

Budidaya tumbuhan kurma bisa dicoba dengan metode generatif. Ini merupakan metode yang memakai kecambah dari biji kurma.

Sebab tiap biji kurma sangat berpotensi buat berkembang jadi suatu tumbuhan yang produktif. Asalkan kamu menguasai serta mengenali dengan benar triknya, menanam tumbuhan kurma di rumah tidaklah perihal yang mustahil lagi.

Sebab dulu kala, terdapat semacam opini salah tentang penanaman tumbuhan kurma. Orang– orang senantiasa beropini kalau kurma cuma hendak berkembang produktif serta berbuah cuma didaerah timur tengah.

Tetapi tumbuhnya kurma serta bisa berbuah dengan baik semacam dibermacam negeri tidak hanya timur tengah sudah membantah keras opini tersebut.

Pada dasarnya, terdapat lebih dari 1. 600 tipe dari tumbuhan kurma yang terdapat di dunia ini.

Sebab kurma merupakan palma yang mempunyai banyak tipe. Cocok dengan banyaknya tipe kurma, harga yang ditawarkan per buah juga relatif berbeda.

Baca Juga :  Cara Menanam Bunga Baby Breath dan Perawatannya Yang Tepat

Kurma madu ataupun mempunyai nama lain kurma lulu tercantum salah satu tipe kurma yang mempunyai harga jual yang besar.

Sebaliknya di indonesia sendiri, saat ini sudah menjamur para petani kurma yang sanggup menjual bibi– bibit kurma.

Meski masih terkendala dengan sedikitnya menyesuaikan diri di alam dan dangkalnya tentang pengetahuan metode bertanam kurma.


Metode Menanam Kurma

Berikut langkah– langkah penanaman kurma diantaranya :

  • Persiapan Pembibitan

Semacam yang sudah dipaparkan tadinya, kurma bisa dikembangbiakkan dengan proses degeneratif ataupun lewat perkecambahan biji.

Biji kurma bisa kamu peroleh dengan metode memesan serta membeli bibit unggul dari para petani kurma, ataupun mengumpulkan secara manual dari buah kurma yang kamu mengkonsumsi.

Tetapi kamu pula wajib mengenali kalau kurma mempunyai bermacam tipe varian sampai terdapat pula bibit– bibit unggul yang pastinya mempunyai nilai jual yang sangat besar di pasaran.

Sebagian tipe bibit unggul semacam kurma ajwa, kurma khalas, deglet nour, khenaizi, zahidi, medjool serta khadrawi. Kurma sokari, silaj, bahri serta sekki merupakan beberpa tipe kurma yang biasa ditemui di Indonesia.

Kerena banyak sekali tipe dari varietas kurma hingga kurma pula mempunyai penampilan raga yang tidak sama.

Misalnya saja kurma Ajwa, kurma ini umumnya banyak ditemui serta berkembang di madinah sehingga kerap diberi gelar kurma nabi sebab konon kurma ini dipercaya salah satu tipe kurma yang kerap dimakan oleh nabi.

Kurma ajwa mempunyai rasa semacam kismis dengan tekstur lembut serta corak buahnya cenderung lebih hitam.

Sebaliknya kurma majol ataupun lebih diketahui dengan nama medjool mempunyai tampilan raga lebih lonjong bila dibanding dengan buah kurma ajwa.

Dengan tekstur yang lebih kenyal serta rasa yang manis dan corak kulit danging yang lebih terang, kecoklatan.

Sebaliknya buat kurma deglet noor, mempunyai corak daging yang lebih muda serta terang dibanding dengan kurma ajwa ataupun kurma medjool.

Kulit dagingnya pula tidak sangat lembut serta kenyal tetapi pula tidak sangat keras. Meski rasa manisnya masih senantiasa sama.

Berikut persiapan bibit kurma dari biji:

Bila hendak membudidayakan kurma dari biji yang dibeli dari pasaran, siapkan dalam jumlah yang banyak. Sebab mayoritas dari biji merupakan calon dari kurma jantan.

Bila kamu membeli sekotak penuh kurma, hingga peruntukan saja seluruh bijinya buat bibit. Pastinya kesempatan buat sukses bertanam kurma hendak lebih besar bila mempunyai calon ataupun bibit yang banyak pula.

Terus menjadi besar pula kamu memperoleh calon bibit kurma betina yang hendak menhasilkan buah kurma nantinya.

Sehabis melaksanakan pengumpulan biji buat pembibitan langkah berikutnya merupakan melaksanakan pembersihan.

Pembersihan disini pula tercantum membuang sisa– sisa dari darnging buah yang melekat pada kulit biji. Perihal ini hendak memperbesar persentase berhasilnya perkecambahan biji kurma.

Baca Juga :  Budidaya Manggis : Teknik Pembibitan, Penanaman dan Perawatan Untuk Pemula

Metode sangat diajarkan buat mensterilkan biji kurma merupakan dengan memakai media pasir halus serta mencucinya dengan air bersih.

Sebab sisa sisa dari daging buah yang masih melekat hendak memudahkan datangnya jamur apalagi pula bisa mengundang kutu putih serta pula semut yang pastinya hendak mengganggu biji dalam proses perkecambahan.

Sehabis melaksanakan pembersihan terhadap biji, hingga lakukanlah perendaman. Proses ini bisa dicoba dalam waktu 5– 6 hari.

Buat menolong memesatkan proses perkecambahan, pada waktu perendaman ini hendaknya dibantu dengan zat pengatur berkembang organik ataupun ZPT.

Air yang digunakan buat perendaman haruslah air bersih, paling tidak leluasa dari zat– zat beresiko semacam kaporit. Jalani pergantian air tiap sekali 24 jam.

  • Proses Perkecambahan Biji Kurma

Terdapat 2 tata cara utama yang bisa dicoba pada proses ini, ialah dengan metode menyemai lansung ke dalam media tanam ataupun melaksanakan perkecambahan dengan dorongan media tisu basah.

Langkah berikutnya merupakan:

    • Kala memakai tata cara perkecambahan dengan media tisu basah, hingga kamu wajib mempersiapkan suatu wadah bersih.
    • Yakinkan kalau wadah buat menampung biji kurma tersebut bisa menahan kelembaban yang lumayan. Masukkan tisu basah serta letakkan biji kurma diatas tisu tersebut, cek senantiasa kelembaban dari tisu.
    • Tunas dari hasil proses perkecambahan biji umumnya hendak timbul sehabis 14 hari.
    • Berbeda halnya dengan kamu yang hendak langsung menanam biji pada media tanam.
    • Gabungkan cocopeat, kompos beserta pasir buat media tanam dini serta melindungi kelembaban dari media tanam. Pakai perbandingan 2: 1: 1, dimana 2 buat pasir serta perbandingan 1 buat media kompos beserta cocopeat.
  • Pemeliharaan serta Pemindahan Bibit

Lakukanlah pemindahan bibit kedalam pot ataupun polibag bila sudah terjalin perkembangan dapa biji.

Buat kamu yang memakai tata cara tisu basah, tunggulah kira– kira 14 hari sehabis terjalin perkembangan tunas serta pangkal sudah menggapai panjang 5 sampai 10 centimeter, baru boleh kamu pindahkan kedalam media tanam yang sudah disiapkan.

Sebaliknya buat yang langsung disemaikan di media tanam, simaklah pertumbuhan bibit sampai menggapai besar dekat 20 sampai 30 centimeter hingga pindahkanlah ke media tanam yang lebih besar.

Sehabis bibit kurma berkembang, hingga simpanlah di tempat teduh yang senantiasa terlindung dari bermacam kendala tercantum angin.

Simpanlah diluar ruangan supaya bibit kurma bisa membiasakan dengan hawa di area sekitarnya.

Yakinkan kalau zona tempat penyimpanan mempunyai kelembaban yang lumayan tetapi senantiasa memperoleh cahaya matahari. Yakinkan supaya senantiasa menyiram bibit kurma secara tidak berubah- ubah serta tertib.

  • Penanaman Kurma

Sehabis bibit kurma dikira sudah besar serta mulai dapat buat di tanam hingga hendak dibutuhkan lahan buat penanaman.

Baca Juga :  Budidaya Cabe : Metode, Pembibitan, Perawatan Dan Pemanenan

Butuh diingat kalau dalam proses penanaman, wajib diberi jarak yang lumayan antara satu calon tumbuhan kurma dengan yang yang lain.

Perihal ini buat menjauhi terdapatnya perebutan zat– zat yang dibutuhkan oleh bibit kurma buat berkembang.

Tidak hanya jarak, kedalam lubang buat proses penanaman pula butuh dicermati. Paling tidak kamu memerlukan dimensi lubang antara 50– 60 centimeter serta jarak 5- 6 meter per bibit kurma.

Lubang yang sudah disiapkan terlebih dulu dibiarkan saat sebelum ditanami bibit. Diamkan sepanjang 2 sampai 3 hari serta setelah itu masukkan kombinasi pupuk.

Sehabis melaksanakan pemupukan pada lubang barulah bibit kurma dapat ditanam. Jadi, metode menanam kurma pula dapat dicoba sendiri untk pendatang baru.


Perawatan Tumbuhan Kurma

Sehabis proses penanaman berakhir, yang butuh dicoba berikutnya merupakan perawatan. Jalani penyiraman secara teratur serta pula jalani pemupukan susulan.

Pemupukan susulan ini dicoba dalam proses perawatan tumbuhan sampai jadi tumbuhan berusia.Setelah itu cuma dibutuhkan suatu proses penyerbukan.

Disinilah peranan berarti dari serangga serta pula angin supaya bisa menolong proses penyerbukan dimana hasil dari pernikahan silang tersebut hendak menciptakan buah kurma.

Budidaya Kurma : Habitat, Syarat Tumbuh, Teknik Perawatan dan Masa Panennya


Masa Panen Kurma

Tumbuhan kurma jantan serta betina hendak bisa dibedakan kala tumbuhan tersebut sudah berbunga.

Sebab bunga yang ada pada tumbuhan kurma betina hendak berupa semacam bunga tumbuhan kelapa yang biasanya meiliki pentol.

Sebaliknya buat tumbuhan kurma jantan bunganya hendak bercorak putih serta bunganya lebih kecil ukurannya dan bunga tersebut semacam memiliki zat tepung.

Kala proses penyerbukan sukses serta tumbuhan kurma mulai berbuah, perihal lain yang butuh dicermati merupakan kendala dalam proses pembuahan.

Perawatan yang musti dicoba sepanjang masa pembuahan merupakan pemberian pupuk serta menghindari terdapatnya kendala lalat ataupun burung.

Buat senantiasa melindungi buah kurma yang sudah besar hingga bisa dicoba pemangkasan. Buanglah buah kurma yang nampak kecil serta kurang sempurna supaya perkembangan buah yang besar bisa lebih maksimal.

Lakukanlah proses pembungkusan pada buah kurma supaya melindungi buah tersebut dari bermacam kendala. Serta pada tahapan ini, kamu cuma menunggu proses panen.

Demikian Uraian kami tentang Budidaya Kurma Semoga uraian ini bisa menginspirasi para pembaca dan bermanfaat serta memberikan tambahan ilmu pengetahuan bagi para pemula. Mohon abaikan saja uraian kami ini jika pembaca tidak sependapat. Terima kasih atas kunjungannya.

Terimakasih kunjungannya

Silahkan klik bintang 5