Tanaman Timun : Morfologi, Jenis serta Hama dan Penyakitnya

Tanaman Timun : Morfologi, Jenis serta Hama dan Penyakitnya – Para Pembaca yang kami banggakan, Tanam.co.id kali ini akan menjelaskan tentang Tanaman Timun.

Dan menerangkan tentang fungsi serta manfaatnya. Untuk lebih jelasnya mari kita baca uraiannya berikut ini.


Contents

Tanaman Timun : Morfologi, Jenis serta Hama dan Penyakitnya


Mentimun, timun, ataupun ketimun atau nama latinnya Cucumis sativus L. dari suku labu- labuan ataupun Cucurbitaceae ialah tanaman yang menciptakan buah yang bisa dimakan.

Buahnya umumnya dipanen kala belum masak benar buat dijadikan sayur- mayur ataupun penyegar, bergantung jenisnya.

Potongan buah mentimun pula digunakan buat menolong melembabkan wajah dan banyak dipercaya bisa merendahkan tekanan darah besar.

Klasifikasi Tanaman timun adalah :

  • Divisi: Spermatophyta
  • Sub divisi: Angiospermae
  • Kelas: Dicotyledonae
  • Ordo: Cucurbitales
  • Famili: Cucurbitaceae
  • Genus: Cucumis
  • Spesies: Cucumis Sativus L.

Morfologi dan Manfaat Timun

Habitus mentimun berbentuk herba lemah melata ataupun separuh merambat serta ialah tumbuhan semusim yaitu sehabis berbunga serta berbuah tumbuhan mati.

Perbungaannya berumah satu( monoecious) dengan jenis bunga jantan serta bunga hermafrodit( berkelamin ganda). Bunga awal yang dihasilkan, umumnya pada umur 4- 5 minggu, merupakan bunga jantan.

Bunga tumbuhan mentimun bercorak kuning serta berupa terompet. Tumbuhan ini berumah satu maksudnya, bunga jantan serta bunga betina terpisah, tetapi masih dalam satu tumbuhan.

Bunga betina memiliki bakal buah berupa lonjong yang membesar, sebaliknya bunga jantan tidak. Letak bakal buah tersebut di dasar mahkota bunga. Daun mahkota bercorak kuning menyala.

Buah mentimun banyak memiliki vit A, vit B, serta vit C. Buah mentimun sangat digemari oleh tiap orang sebab rasanya fresh, sedikir berair, serta dingin.

Satu tanaman bisa menciptakan 20 buah, tetapi dalam budidaya umumnya jumlah buah dibatasi buat menciptakan dimensi buah yang baik.

Buah bercorak hijau kala muda dengan larik- larik putih kekuningan. Terus menjadi buah masak corak luar buah berganti jadi hijau pucat hingga putih.

Wujud buah memanjang semacam torpedo. Daging buahnya pertumbuhan dari bagian mesokarp, bercorak kuning pucat hingga jingga cerah.

Buah dipanen kala masih separuh masak serta biji belum masak fisiologi. Buah yang masak umumnya mengering serta biji dipanen, rupanya gelap.

Mentimun mempunyai watak diuretik, dampak pendingin, serta pembersih yang berguna untuk kulit. Isi air yang besar; vit A, B, serta C.

dan mineral, semacam magnesium, kalium, mangan, serta silika; membuat mentimun jadi bagian berarti dalam perawatan kulit.

Masker wajah yang memiliki sari mentimun digunakan buat mengencangkan kulit.

Asam askorbat serta asam caffeic yang muncul dalam mentimun bisa merendahkan tingkatan retensi air, yang pada gilirannya kurangi pembengkakan di dekat mata.


Jenis Jenis Timun

Mentimun ialah sayur buah dengan bermacam- macam type. Bersumber pada dimensi buahnya, terdapat mentimun dengan dimensi besar yang sesuai buat bahan acar ataupun rujak, adapula mentimun dengan dimensi kecil yang sesuai buat lalapan ataupun disantap langsung.

Mentimun pula dapat dibedakan bersumber pada corak kulitnya, terdapat mentimun dengan corak kulit hijau tua hitam, hijau pucat keputihan, kekuningan ataupun kecoklatan. Seluruhnya bergantung dari kepribadian pasar ataupun kebutuhan konsumen.

Apapun tipe yang terdapat dipasaran, adalah seperti berikut:


  • Mentimun Roman

Panen Mentimun RomanMentimun Roman memiliki kemampuan dimensi buah lagi sampai besar. Berat menggapai 700 gram/ buah, tetapi dimensi serta berat sempurna merupakan panjang

22- 24 centimeter, diameter 5- 5, 5 centimeter serta berat 390–400 gr/ buah.

Mentimun Roman ialah jenis mentimun rujak ataupun acar yang memiliki dimensi buah besar

serta panjang, berdaging tebal serta tidak getir. Buah normal lurus sampai akhir panen. Tidak hanya itu dengan performa tumbuhan yang besar, tumbuhan mentimun Roman lebih tahan penyakit semacam kresek.

  • Mentimun Ebony

IMG_3839- CopyMentimun Ebony pula ialah tipe besar sekelas mentimun Roman. Mentimun Ebony memiliki perbandingan di corak kulitnya yang lebih hijau.

Walaupun hijau tua, mentimun Ebony tidak getir tercantum dibagian pangkal buahnya. Mentimun Ebony pula dapat dipanen lebih kecil bila pasar menghendaki dimensi panen kecil.

Mentimun Ebony memiliki buah yang rimbun dengan jumlah buah pertanaman dapat lebih dari 10 buah.

Bila berat rata- rata per buahnya saja 250- 300 gram, hingga paling tidak pertanaman dapat menciptakan 2. 5– 3 kilogram. Ketahanan terhadap virus pula sangat baik, tumbuhan kokoh serta seragam.

  • Mentimun Jubilee

Berbeda dengan tipe mentimun type besar tadinya, mentimun satu ini tercantum timun kecil yang sangat sesuai terbuat lalap.

Mentimun Jubilee memiliki dimensi mini( cuma 16 centimeter dengan diameter 4- 5 centimeter) sehingga membuat penyajiannya lebih gampang, sebab tidak butuh lagi dipotong- potong semacam timun besar.

Tidak hanya itu, tekstur dari mentimun Jubilee ini pula sangat renyah sehingga terasa ringan dikala dikunyah.Walaupun kecil, buat urusan berbuah, timun Jubilee dapat diadu dengan jenis besar.

Perihal ini sebab mentimun Jubilee memiliki buah yang sangat rimbun ataupun prolifik, sehingga buat bobot akhir dapat mengimbangi bobot dari mentimun jenis besar.

Buat yang hobi makan timun ataupun lagi terserang tekanan darah besar, mentimun tipe Jubilee dapat terbuat kemilan dirumah.

Tidak cuma buat petani skala komersial ataupun konsumen penggemar lalapan, mentimun Jubilee nampaknya pula sesuai buat para hobiis kebun rumahan.

Untuk hobiis yang suka berkebun di rumah serta menanam dalam pot, tumbuhan mentimun Jubilee pula sesuai buat disandingkan dengan tumbuhan hias yang lain.

Perihal ini sebab nyaris tiap ruas timbul bakal buah serta bunga- bunga, sehingga bisa menimbulkan kesan menyegarkan serta bercorak.

  • Mentimun Monroe

IMG_3500- CopySerupa dengan mentimun Jubilee, mentimun Monroe memiliki dimensi yang bersama mini semacam Jubilee. Khasiatnya juga sama, spesialis mentimun lalap.

Perbandingan yang mencolok antara Jubilee serta Monroe cuma pada corak kulit buah saja. Mentimun Monroe memiliki corak kulit yang lebih putih dibanding mentimun Jubilee.

Buat urusan kelebatan buah serta tekstur, mentimun Monroe pula bersama renyah serta sangat sesuai bagaikan pasangan lauk serta sambal.

  • Mentimun Mawi

Bila dibanding dengan mentimun lainnnya, mentimun Mawi ini memiliki corak kulit sangat pucat ataupun mendekati putih.

Mentimun tipe ini sangat banyak ditanam di wilayah Sulawesi Selatan. Corak hijau pucat mendekati putihnya tersebut sangat digemari warga disitu sebab dirasa lebih fresh dibanding mentimun hijau.

Di Sulawesi Selatan, mentimun Mawi dipanen dengan dimensi besar serta dijual per buah.

Penanamannya juga dapat dengan sistem telasah maupun dengan lanjaran. Dikala masa hujan sistem lanjaran lebih banyak digunakan buat menjauhi genangan hujan.

Tetapi dikala masa kemarau, sistem telasah lebih banyak digunakan buat menekan bayaran penciptaan.

  • Mentimun Expo

Mentimun expo ialah tipe mentimun Jepang yang memiliki karakteristik khas corak kulit hijau tua hitam.

Mentimun tipe ini umumnya dipasarkan ke pasar supermarket ataupun restaurant, sehingga tidak aneh bila mentimun tipe ini tumbuh di wilayah wisata- wisata semacam Bali serta Bandung.

Walaupun bercorak hijau tua, mentimun Expo tidak getir serta bertekstur renyah.

Panjang buahnya menggapai 30 centimeter dengan diameter menggapai 5 centimeter. Usia panennya juga lumayan pendek cuma 34 Hari Sehabis Tanam.

Keunggulan mentimun Expo yang lain merupakan jenis pembuahan yang timbul dari ruas sangat dasar serta menyeluruh sampai atas. Nyaris disetiap ruas timbul calon- calon buah, serta timbul nyaris bersama.

Kemampuan pertanaman dapat menggapai 3 kilogram apalagi lebih. Sehingga tidak heran bila kemampuan per hektar menggapai 53 ton.

Tidak hanya itu mentimun Expo pula lebih tahan penyakit kresek ataupun pada dikala keadaan cuaca ekstrem

Tanaman Timun : Morfologi, Jenis serta Hama dan Penyakitnya


Hama dan Penyakit Tanaman Timun

Hama yang ditemui melanda tumbuhan mentimun antara lain:

  • kutudaun Aphis gossypii( Hemiptera: Aphididae),
  • trips Thrips parvispinus( Tysanoptera: Tripidae),
  • kutu kebul Trialeurodes vaporariorum( Hemiptera: Aleyrodidae),
  • lalat pengorok daun Liriomyza huidobrensis( Diptera: Agromyzidae),
  • kumbang daun Aulacophora similis( Coleoptera: Chrysomelidae),
  • serta ulat daun Diaphania indica( Lepidoptera: Pyralidae).

Tidak hanya itu pula ditemukan indikasi buah bengkok, yang diprediksi diakibatkan oleh serbuan kepik Leptoglossus australis( Hemiptera: Coreidae).

Penyakit- penyakit berarti yang ada pada lahan pertanaman mentimun merupakan:

  • layu yang diakibatkan nematoda puru pangkal Meloidogyne arenaria,
  • embun bulu yang diakibatkan Pseudoperonospora cubensis,
  • bintik daun yang diakibatkan Alternaria sp. serta Colletotrichum sp.
  • serta penyakit mosaik mentimun yang diakibatkan Cucumber Mosaic Virus( CMV).

Serangga hama yang banyak memunculkan kehancuran berat serta kehabisan hasil panen merupakan lalat pengorok daun L. huidobrensis serta kutudaun A. gossypii.

Kehabisan hasil panen pula terjalin sebab timbulnya indikasi buah bengkok, yang sebagian diprediksi diakibatkan oleh serbuan kepik L. australis.

Virus- virus pada tumbuhan Cucurbitaceae bisa menimbulkan kegagalan panen serta kerugian ekonomi yang besar. Salah satu virus yang ada pada Cucurbitaceae serta terbawa benih merupakan Squash mosaic virus.

Demikian Uraian kami tentang Tanaman Timun Semoga uraian ini bisa menginspirasi para pembaca dan bermanfaat serta memberikan tambahan ilmu pengetahuan bagi para pemula. Mohon abaikan saja uraian kami ini jika pembaca tidak sependapat. Terima kasih atas kunjungannya.