Tanaman Seledri : Klasifikasi, Morfologi, Kandungan Gizi, Syarat Tumbuh dan Manfaatnya

3 min read

Tanaman Seledri : Klasifikasi, Morfologi, Kandungan Gizi, Syarat Tumbuh dan Manfaatnya
0
()

Tanaman Seledri : Klasifikasi, Morfologi, Kandungan Gizi, Syarat Tumbuh dan Manfaatnya – Para Pembaca yang kami banggakan, Tanam.co.id kali ini akan menjelaskan tentang Tanaman Seledri.

Dan menerangkan tentang fungsi serta manfaatnya. Untuk lebih jelasnya mari kita baca uraiannya berikut ini.


Tanaman Seledri : Klasifikasi, Morfologi, Kandungan Gizi, Syarat Tumbuh dan Manfaatnya


Seledri( Apium graveolens L) merupakan tumbuhan sayur- mayur bumbu berupa rumput yang berasal dari daratan Amerika.

Seledri bisa berkembang pada dataran rendah hingga besar, serta maksimal pada ketinggian tempat 1. 000- 1. 200 meter dpl, temperatur hawa 15- 240C.

Tumbuhan seledri pula bisa dibesarkan pada wilayah tropis semacam di Indonesia. Bagaikan tumbuhan subtropis seledri memerlukan cahaya matahari yang lumayan dekat 8 jam/ hari( Haryoto, 2009: 13).


Klasifikasi Seledri

Klasifikasi tumbuhan seledri( Apium graveolens L.) merupakan bagaikan berikut:

  • Kingdom: Plantae
  • Divisi: Spermatophyta
  • Subdivisi: Angiospermae
  • Class: Dicotyledonae
  • Ordo: Apiales
  • Famili: Apiaceae
  • Genus: Apium
  • Spesies: Apium graveolens L.

Morfologi Tumbuhan Seledri

Tumbuhan seledri( Apium graveolens L.) tercantum tumbuhan dikotil( biji berkeping 2) serta ialah tumbuhan setahun ataupun 2 tahun, yang berupa rumput ataupun semak. Morfologi dari tumbuhan seledri( Apium graveolens L.)

Tumbuhan seledri tidak bercabang, lapisan badannya terdiri dari pangkal, batang, daun, bunga serta buah.

Pangkal tumbuhan seledri( Apium graveolens L.) ialah pangkal tunggang serta mempunyai serabut pangkal yang menyebar kesamping dengan radius dekat 5- 9 centimeter dari pangkal batang serta pangkal bisa menembus tanah hingga kedalaman 30 centimeter, bercorak putih kotor( Haryoto, 2009: 14).

Baca Juga :  Budidaya Anggrek : Tahapan, Pembibitan, Pemeliharaan, Hama Dan Berbunga

Batang Seledri( Apium graveolens L.) mempunyai batang tidak berkayu, mempunyai wujud bersegi, beralur, beruas, tidak berambut, bercabang banyak, serta bercorak hijau.

Daun tumbuhan seledri( Apium graveolens L.) daun majemuk menyirip ganjil dengan anak daun 3- 7 helai.

anak daun bertangkai yang panjangnya 1- 2, 7 centimeter tangkai daun bercorak hijau keputih- putihan, helaian daun tipis serta rapat pangkal serta ujung daun runcing.

tepi daun beringgit, panjang 2- 7, 5 centimeter, lebar 2- 5 centimeter, pertulangan daun menyirip, daun bercorak hijau muda hingga hijau tua.

Bunga tumbuhan seledri( Apium graveolens L.) merupakan bunga majemuk berupa payung berjumlah 8- 12 buah kecil- kecil bercorak putih berkembang dipucuk tumbuhan tua.

Pada tiap ketiak daun bisa berkembang dekat 3- 8 tangkai bunga, pada ujung tangkai bunga ini membetuk bulatan. Sehabis bunga dibuahi hendak tercipta bulatan kecil hijau bagaikan buah muda, sehabis tua buah berganti corak jadi coklat muda( Haryoto, 2009: 14).

Buah tumbuhan seledri berupa bulatan kecil hijau bagaikan buah muda, sehabis tua buah berganti corak jadi coklat muda.


Kandungan Gizi Seledri

Seledri memiliki gizi lumayan besar serta lengkap ialah: protein, lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor, zat besi, vit A, vit B1, vit C serta air. Tidak hanya isi gizinya lumayan besar, seledri( Apium graveolens L.)

pula memiliki zat glukosida, apiol, flafonoid, serta apiin. Zat- zat tersebut berguna bagaikan obat peluruh keringat, demam, darah besar, rematik serta sukar tidur( Haryoto, 2009: 15).


Syarat Tumbuh Seledri

Seledri( Apium graveolens L.)tercantum salah satu tipe sayur- mayur wilayah subtropis yang beriklim dingin. Perkecambahan benih seledri menghendaki kondisi temperatur minimum 90C serta maksimum 200C.

Sedangkan buat perkembangan serta menciptakan penciptaan yang besar menghendaki temperatur dekat 100C- 180C dan maksimum 240C.

Baca Juga :  Cara Menanam Kemiri : Panduan Tanam dan Perawatan Yang Benar (Panen Sukses)

Tumbuhan ini sesuai dibesarkan di wilayah yang mempunyai ketinggian tempat antara 0- 1200 meter dpl, hawa sejuk dengan kelembapan antara 80%- 90% dan lumayan menemukan cahaya matahari.

Seledri kurang tahan terhadap air hujan yang besar. Oleh sebab itu, penanaman seledri hendaknya pada akhir masa hujan ataupun periode bulan- bulan tertentu yang kondisi curah hujannyaberkisar antara 60- 100 milimeter per bulan( Anonim, 2011) 1.

Persyaratan tanah yang sempurna buat tumbuhan seledri adalah tata air( drainase) tanah baik, dan respon tanah( pH) antara 5, 5- 6, 5 ataupun optimum pada pH 6, 0- 6, 8.

Tumbuhan seledri sangat menggemari tanah- tanah yang menggemari garam natrium, kalsium, fosfor, serta boron. Bila tanah kekurangan natrium hingga perkembangan tumbuhan seledri hendak meranan ataupun kerdil.

Demikian pula bila tanah kekurangan faktor kalsium menimbulkan kuncup- kuncup daun seledri jadi kering, sebaliknya bila kekurangan faktor boron menimbulkan tangkai- tangkai daun seledri hendak retak- retak ataupun belah- belah.


Manfaat Tumbuhan Seledri


  • Anti Inflamasi

Tumbuhan daun seledri dikenal memiliki zat polysaccharides serta pula bagaikan antioksidan. Kedua dari zat tersebut sangat berguna bagaikan anti inflamasi yang disebabkan oleh kehancuran elemen badan.

Inflamasi ini sangat mengganggu untuk badan sebab dapat menyebabkan penyakit yang beresiko semacam halnya penyakit jantung, kanker serta pula arthritis.

  • Merendahkan Kandungan Kolestrol

Bila Kamu berkeinginan merendahkan tingginya kandungan kolestrol dalam badan hingga konsumsilah daun seledri secara teratur buat tiap hari. Seledri ini dikenal memiliki suatu elemen sangat unik yang diucap 3- n- butylphthalide( BuPh).

Elemen ini sangat bermanfaat bagaikan penurun dari kandungan lemak serta pula pengontrol buat kesehatan jantung.

Komsumsi bermacam suplemen dari bahan seledri pula dapat merendahkan kolestrol lipoprotein, serta jumlah kolestrol dan konsentrat triglyceride dalam badan.

  • Menghindari Hipertensi

Tekanan darah besar ataupun hipertensi ialah salah satu dari pemicu penyakit jantung koroner. Buat Kamu yang mau lekas menyembuhkan maupun menghindari hipertensi ini, hingga konsumsilah seledri secara teratur.

Baca Juga :  Cara Menanam Cung Kediro Mudah Dan Sukses Berbuah Lebat

Ekstrak dari biji seledri ini sangat teruji memiliki khasiat buat anti- hipertensi yang dapat menolong buat merendahkan tekanan darah tinggi.

Tidak hanya dapat merendahkan tekanan darah, hingga seledri ini pula sanggup buat mengendalikan tekanan darah Kamu.

Tanaman Seledri : Klasifikasi, Morfologi, Kandungan Gizi, Syarat Tumbuh dan Manfaatnya

  • Menyehatkan Ginjal

Tanaman seledri ini ialah tumbuhan yang sanggup buat mensterilkan liver secara natural. Isi vit C, B, A serta pula zat besi tanaman seledri ini sangat besar sehingga sangat sesuai buat proteksi organ ginjal serta pula liver.

Komsumsi seledri secara teratur hingga pula teruji dapat menolong melindungi ginjal, menghindari dari penyakit liver serta pula dapat mensterilkan toksin di badan.

Demikian Uraian kami tentang Tanaman Seledri Semoga uraian ini bisa menginspirasi para pembaca dan bermanfaat serta memberikan tambahan ilmu pengetahuan bagi para pemula. Mohon abaikan saja uraian kami ini jika pembaca tidak sependapat. Terima kasih atas kunjungannya.

Terimakasih kunjungannya

Silahkan klik bintang 5