Pupuk Kandang : Jenis, Manfaat, Cara Membuat, Kelebihan dan Kekurangannya

Pupuk Kandang : Jenis, Manfaat, Cara Membuat, Kelebihan dan Kekurangannya – Para Pembaca yang kami banggakan, Tanam.co.id kali ini akan menjelaskan tentang Pupuk Kandang.

Dan menerangkan tentang fungsi serta manfaatnya. Untuk lebih jelasnya mari kita baca uraiannya berikut ini.


Contents

Pupuk Kandang : Jenis, Manfaat, Cara Membuat, Kelebihan dan Kekurangannya


Pupuk kandang yakni olahan kotoran hewan, umumnya ternak, yang diberikan pada lahan pertanian buat membetulkan kesuburan serta struktur tanah.

Pupuk kandang merupakan pupuk organik, sebagaimana kompos serta pupuk hijau.

Zat hara yang dikandung pupuk kandang bergantung dari sumber kotoran bahan bakunya. Pupuk kandang ternak besar kaya hendak nitrogen, serta mineral logam, semacam magnesium, kalium, serta kalsium.

Pupuk kandang ayam mempunyai isi fosfor lebih besar. Tetapi, khasiat utama pupuk kandang merupakan mempertahankan struktur raga tanah sehingga pangkal bisa berkembang secara baik.

Mayoritas pupuk kandang berbentuk feses yang dikeluarkan oleh hewan kala lagi terletak di kandang ataupun kala lagi digembalakan di lahan pertanian, misal kala lagi memakan brangkasan serta gulma.

Mutu nutrisi yang tercantum di dalam pupuk kandang sangat didetetapkan oleh tipe hewan serta apa yang dimakan oleh hewan tersebut.

Kotoran kuda masih memiliki banyak rumput sebab sistem pencernaannya tidak sama dengan ruminansia.

Tumpukan kotoran hewan bisa menciptakan panas sepanjang proses dekomposisi sehingga bisa dibakar secara otomatis bila ditumpuk dalam tumpukan yang besar.


Manfaat Pupuk Kandang

Pemakaian pupuk natural semacam kompos ataupun kandang bisa membagikan manafat berbentuk ketersedian faktor hara makro serta mikro, dan energi ikat ion besar dalam tanah.

Tidak hanya itu, struktur tanah pula bisa diperbaiki secara maksimal.

Karakteristik pupuk kandang yang siap digunakan merupakan mempunyai temperatur dingin, remah, bentuk asli tidak terlihat, dan bau menurun.

Khasiat lain dari pupuk ini merupakan gampang ditembus akar tanaman serta memiliki beberapa mikroba yang bermanfaat buat dekomposisi bahan organik.


Kelebihan dan Kekurangan Pupuk Kandang

Kotoran hewan mempunyai isi faktor hara makro semacam nitrogen( N), posfor( P), kalium( K), kalsium( Ca), magnesium( Miligram) serta belerang( S), yang sesuai digunakan bagaikan pupuk organik.

Kelebihannya, pupuk ini bisa memicu kegiatan hayati tanah, tingkatkan energi menahan air serta membetulkan watak raga tanah( struktur tanah).

Tidak hanya itu, pupuk kandang pula menunjang kehidupan mikroorganisme yang terdapat dalam tanah supaya terus menjadi tumbuh.

Semacam yang kita tahu, mikroorganisme berfungsi berarti buat mengganti sisa tumbuhan jadi humus ataupun senyawa tertentu.

Sama semacam pupuk organik yang lain, pupuk kandang tidak dapat membagikan hasil yang praktis.

Kandungan faktor hara dalam pupuk yang berasal dari kotaran hewan ini masih jauh lebih kecil apabila dibanding dengan faktor hara dalam pupuk kimia.

Dibutuhkan pemakaian pupuk dari kotoran dalam jumlah banyak apabila mau menyerupai kinerja pupuk kimia.


Jenis Pupuk Kandang

Pupuk kandang ada dalam 2 wujud, ialah padat serta cair.

Pupuk padat ialah hasil olahan kotoran hewan( feses) serta dapat dicampur dengan bahan lain, semacam kotoran ayam yang dicampur dengan sekam padi yang sepanjang ini jadi alas kndang ayam.

Adapula pupuk kandang yang berupa cair. Pupuk tipe ini berasal dari hasil olahan urine hewan ternak. Tidak hanya itu, terdapat pula kombinasi pupuk hewani antara padat serta cair. Tekstur pupuk kombinasi ini umumnya kental semacam lumpur.

Kemudian, kotoran hewan apa saja yang kerap dijadikan bahan pembuatannya?

  • Pupuk Kotoran Sapi

Pupuk kandang yang diolah dari kotoran sapi mempunyai isi serat ataupun selulosa yang besar, ialah senyawa rantai karbon yang hendak hadapi proses dekomposisi lebih lanjut serta membutuhkan faktor N yang ada dalam kotoran.

Oleh sebab itu, kotoran sapi tidak diajarkan buat digunakan dalam wujud fresh. Kotoran sapi wajib lewat proses pengomposan terlebih dulu.

Sebab apabila tidak, hendak terjalin perebutan faktor N antara tumbuhan dengan proses dekomposisi kotoran.

Kotoran sapi yang sudah dikomposkan dengan sempurna, mempunyai karakteristik bercorak gelap hitam, bertekstur gembur, tidak lengket, tidak berbau, serta bersuhu dingin.

  • Pupuk Kotoran Ayam

Pupuk kandang dari kotoran ayam bisa dibilang bagaikan pupuk organik kesukaan para petani sayur- mayur daun.

Pupuk dari kotoran ayam mempunyai respon yang lebih kilat dibandingkan pupuk dari kotoran hewan yang lain, sehingga sesuai dengan kepribadian sayur- mayur daun yang rata- rata mempunyai siklus masa tanam yang pendek.

Pupuk kotoran ayam pula memiliki faktor hara N yang relatif besar dibandingkan pupuk organik lain. Istimewanya lagi, faktor N dalam kotoran ayam dapat langsung diserap tanaman tanpa wajib lewat proses dekomposisi.

Pupuk kandang ayam diolah dari kombinasi kotoran ayam dengan sekam padi yang digunakan para peternak ayam bagaikan alas kandang. Sekam padi sangat berfungsi dalam memperkaya zat hara, paling utama faktor K.

Salah satunya kelemahan pupuk kandang ayam merupakan kotoran ayam yang dinilai rentan bawa bibit penyakit paling utama kuman tipe salmonella.

Tidak hanya itu, dikhawatirkan pemakaian obat- obatan serta hormon pada peternakan ayam masih terbawa ke dalam kotoran ayam.

Perihal ini pasti tidak dapat digunakan para petani sayur organik yang wajib melepaskan lahan pertaniannya dari bahan kimia sekecil apapun.

  • Pupuk Kotoran Kambing

Pupuk dari kotoran kambing ini sangat diajarkan buat lewat proses kompos terlebih dulu sebab teksturnya yang berbentuk butiran bundar susah dipecah secara raga.

Sehabis kotoran ini mempunyai temperatur dingin, kering serta relatif telah tidak bau, hingga dikala seperti itu pupuk kandang kambing telah siap digunakan.

Kelebihannya, pupuk ini mempunyai isi K yang besar, sehingga sangat sesuai diterapkan pada paruh pemupukan kedua guna memicu tumbuhnya bunga serta buah.

  • Pupuk Kotoran Cair( Urine)

Urine hewan memiliki kandungan nitrogen yang besar bagaikan hasil dari perombakan metabolisme protein. Tidak hanya nitrogen, di dalam urine pula tercantum sulfur serta pospat.

Contohnya semacam urine kelinci yang memiliki faktor hara N lumayan besar menggapai 2, 72%.

Metode pengolahannya juga sangat gampang. Lumayan dengan mengombinasikan 1 liter urine dengan 20 liter air bersih serta dapat langsung digunakan dengan metode menyemprot cairan ke tumbuhan.

Metode Pembuatan

Pengolahan kotoran ternak buat ppuk kandang membiasakan dengan bahan dasarnya. Berikut ini merupakan sebagian contoh proses pembuatan pupuk kotoran hewan, ialah:

  • Bahan Dasar Kotoran Sapi

    • Buatlah petak ataupun kolam segi 4, kurang lebih berdimensi 3×3 m, dengan kedalaman 1- 1, 5 m( ataupun membiasakan dengan banyaknya jumlah kotoran sapi).
    • Masukkan kotoran sapi ke dalam petak ataupun kolam. Tambahkan tanah humus buat memesatkan proses pematangan ataupun pengeringan. Isi petak ataupun kolam hingga penuh.
    • Jauhi dari hujan dengan membuat penutup.Perkenankan sepanjang kurang lebih 3 bulan, hingga kotoran mengering serta terurai.
    • Sebaliknya buat pupuk kandang dari urine sapi, triknya lebih simpel. Buatkan kolam dengan bahan yang kedap air, supaya urine tidak menyerap ke dalam tanah.
    • Buatkan penyaringan( dapat dari bahan kasa), supaya kotoran padat sapi tidak turut terbawa. Sehabis itu, pupuk kandang cair dapat langsung digunakan dengan metode menyiramkan pada tumbuhan.
  • Bahan Dasar Kotoran Ayam

    • Siapkan tempat buat proses pembuatan pupuk. Masukkan kotoran ayam( yang telah kering), serbuk kulit kepala, serta kapur( CaCo3).
    • Campur sampai menyeluruh. Tambahkan DOF hijau serta DOF merah hingga bahan terasa lembab.
    • Tutup rapat dengan terpal.
    • Sehabis 2 hari, cek apakah bahan masih terasa panas. Apabila masih, hingga tutup kembali.
    • Jalani pengecekan temperatur bahan ini tiap 7 hari sekali, hingga kurang lebih 1 bulan ataupun hingga bahan berbubah corak jadi coklat tanah, temperatur panas menyusut, serta bau telah tidak menusuk.
    • Tandanya, pupuk telah siap digunakan.

Pupuk Kandang : Jenis, Manfaat, Cara Membuat, Kelebihan dan Kekurangannya

  • Bahan Dasar Kotoran Kambing

    • Siapkan tempat buat proses fermentasi. Tidak wajib kolam, disesuaikan dengan jumlah kotoran kambing saja. Yakinkan tempat fermentasi nyaman dari paparan cahaya matahari serta hujan.
    • Masukan kotoran kambing ke dalam tempat tersebut, serta buat lapisan berlapis dari bahan- bahan yang terdapat.
    • Misalnya: susunan awal kotoran kambing dengan ketebalan 10- 30 centimeter, kemudian susunan selanjutnya merupakan sekam/ abu/ serbuk gergaji.
    • setelah itu diberi dolomite( kapur pertanian) pada susunan berikutnya, serta larutan kuman starter EM4 pertanian( corak kuning) pada susunan berikutnya secara menyeluruh.
    • Jalani hingga seluruh bahan habis, setelah itu dicampur dengan metode mencangkul hingga tumpukan bahan menggunung.
    • Tutup dengan terpal sepanjang satu minggu.
    • Sehabis 1 minggu, aduk kembali bahan pupuk hingga terasa hangat setelah itu diamkan sepanjang 3 minggu.
    • Sehabis 3 minggu, baru bahan diangin- anginkan supaya tidak bau serta gampang digunakan.

Demikian Uraian kami tentang Pupuk Kandang Semoga uraian ini bisa menginspirasi para pembaca dan bermanfaat serta memberikan tambahan ilmu pengetahuan bagi para pemula. Mohon abaikan saja uraian kami ini jika pembaca tidak sependapat. Terima kasih atas kunjungannya.