Penyakit Keriting Daun Cabe : Penyebab Dan Cara Pengendaliannya

Penyakit Keriting Daun Cabe : Penyebab Dan Cara Pengendaliannya – Para Pembaca yang kami banggakan, Tanam.co.id kali ini akan menjelaskan tentang Penyakit Keriting Daun Cabe.

Untuk lebih jelasnya mari kita baca uraiannya berikut ini :


Contents

Penyakit Keriting Daun Cabe : Penyebab Dan Cara Pengendaliannya


Cabe ataupun Cabai merupakan buah serta tanaman anggota genus Capsicum. Buahnya bisa digolongkan sebagai sayur- mayur ataupun bumbu, bergantung cara digunakan.

Dalam proses budidaya tumbuhan cabe, salah satu permasalahan yang kerap terjadi daintaranya merupakan penyakit keriting pada daun cabe.

Keriting Daun Cabe merupakan keadaan dimana daun cabe jadi keriting, menguning, kurus sampai menimbulkan kerontokan daun.

Permasalahan ini menimbulkan nutrisi tidak bisa diproses secara sempurna sehingga tumbuhan cabe tidak bisa bertumbuh secara wajar dan menyebabkan produktivitas tumbuhan menyusut serta pada permasalahan terparah menimbulkan petani kandas panen.

Terdapat banyak aspek pemicu keriting daun cabe, semacam kekurangan air, kurang perawatan, keadaan benih serta bibit sepanjang pembibitan ataupun serbuan hama.

Terdapat sebagian tipe hama yang menimbulkan keriting daun cabe. Hama tersebut yang terkategori dalam tipe kutu- kutuan, ialah thrips, tungau serta aphids.

Metode pengendalian keriting daun cabe wajib mencermati indikasi serta pemicu penyerangannya. Buat itu, berikut ini kami jelaskan metode menanggulangi keriting daun cabe serta penyebabnya.


Keriting Daun Cabe akibat Hama Thrips

Hama Thrips merupakan hama kutu yang mempunyai dimensi badan sangat kecil dengan panjang dekat 1- 1, 2 milimeter bercorak gelap dengan bintik corak merah.

Pada tipe thrips berusia mempunyai sejoli sayap serta berambut di badannya, sebaliknya pada fase nimfa bercorak putih kekuningan serta tidak bersayap.

Tipe hama thrips ini mempunyai mobilitas yang sangat besar, gampang meloncat dari satu tumbuhan ke tumbuhan yang lain. Biasanya Hama Thrips terletak dibagian atas permukaan daun sehingga bisa dilihat dengan mata.

Hama Thrips melanda tumbuhan dengan metode menghirup cairan pada daun cabai.

  • Indikasi Keriting Daun Cabe akibat Hama Thrips

Serbuan hama thrips menimbulkan perkembangan tumbuhan jadi kerdil serta tidak bisa menciptakan bunga. Berikut indikasi yang ditimbulkan akibat serbuan hama thrips pada tumbuhan cabe.

Timbul bintik putih ataupun keperak- perakan paling utama pada permukaan dasar daun cabai.Bintik timbul dekat dengan tulang daun kemudian menjalar kebagian tulang daun sampai permukaan daun menguning.

Serbu berat akibat hama thrips menimbulkan daun bercorak coklat, keriting, menggulung hingga kesimpulannya jadi kering.

  • Metode Penangkalan Hama Thrips

Pakai bibit cabe dari varietas yang tahan terhadap hama thrips.Jaga kebersihan area tumbuhan dengan melaksanakan penyiangan gulma.

Upayakan siram tumbuhan dengan springkler, supaya daun- daun tumbuhan turut tercuci.Hindarkan tumbuhan cabe dari tumbuhan yang jadi inang hama thrips semacam terong- terongan, semangka dll.


  • Metode Pengendalian Hama Thrips


    • Pengendalian Mekanik

Bila belum terjalin serbuan yang banyak, jalani pemotongan daun yang terkena hama thrips ataupun cabut tumbuhan.

Sebaliknya bila sudah terjalin penyerangan merata pada tumbuhan ataupun serbuan virus kronis, hingga hendaknya jalani pencabutan serta pembakaran buat menghindari serbuan hama pada periode tanam mendatang.

    • Pengendalian Teknis

Bagikan sela waktu antar periode tanam selanjutnya dengan tidak menanami lahan dengan tumbuhan sejenis.

    • Pengendalian Biologis

Jalani penyemprotan biopestisida nabati dari larutan daun antawali, kapur serta kunyit.

    • Pemulihan Tanaman

Metode pemulihan tumbuhan dari hama thrips bisa dicoba dengan melaksanakan pemupukan serta penyemprotan zat perangsang berkembang semacam GA3, Atonik, ataupun pupuk daun.

Sebaliknya pengendalian sehabis serbuan hama thrips merupakan dengan melaksanakan penyemprotan dengan memakai insektisida berbahan aktif abamektin, karbosulfan, fipronil ataupun imidakloprid.


Keriting Daun Cabe Akibat Hama Tungau

Tungau ialah serangga tipe kutu mempunyai dimensi badan kecil yang bersembunyi dibagian dasar permukaan daun serta menimbulkan keriting pada daun cabe.

Serbuan tungau hendak kilat meluas pada masa kemarau, sebab pada temperatur besar diatas 27 derajat.

Tungau hendak lebih kilat tumbuh biak serta pada cuaca panas telur tungau hendak menetas dalam waktu 3 hari serta hendak jadi tungau berusia dalam waktu 5 hari.

Hama tungau yang biasa melanda tumbuhan cabe yakni tungau kuning( Polyphagotarsonemus latus) serta tungau merah( Tetranycus sp.). Tungau melanda mulai dari pucuk daun serta tunas muda.

  • Indikasi Keriting Daun Cabe akibat Hama Tungau

Timbul bercak kuning di permukaan daun yang lama- kelamaan melebar kemudian berganti jadi kecokelatan serta kesimpulannya menghitam.

Daun hadapi pergantian wujud serta perkembangan tunas terhenti.Bagian dasar daun bercorak semacam tembaga serta ada benang putih halis.

Serbuan parah menimbulkan daun cabai rontok sampai tidak tersisa, tunas menghitam kecoklatan sampai tumbuhan mati.

  • Metode Pencegahan Hama Tungau

Jalani penanaman cabe pada tempat yang jauh dari tumbuhan cabe yang terkena.Jangan tanam cabe secara terus menerus pada lahan yang sama.

Jalani rotasi tumbuhan buat memutus siklus hidup hama tungau.Jaga kebersihan kebun, sebab hama tungau bertabiat polifag ialah mempunyai banyak tumbuhan inang tercantum gulma ataupun rumput liar.

Jalani pengamatan ataupun monitoring buat memantau pertumbuhan tumbuhan serta serbuan hama tungau.

  • Metode Pengendalian Hama Tungau

Jalani pengendalian dengan menggunakan musuh natural, semacam cendawan Entomophthora fresenii, tungau Phytoseiulus persimilis, kumbang Stethorus gilvifrons, serta thrips Scolothrips sexmaculatus.

Jalani penyemprotan pestisida nabati dari ekstrak tembakau, bawang putih yang dicampur sedikit deterjen. Interval penyemprotan tiap 2 hari sekali serta dicoba pada pagi ataupun sore hari.

Bila pestisida nabati tidak ampuh, jalani penyemprotan dengan pestisida kimia buat mengatur hama tungau.

Pakai 2 tipe bahan aktif akarisida ataupun lebih secara bergantian buat menjauhi imunitas hama tungau terhadap bahan aktif tertentu.

Semprotkan pada pagi ataupun sore hari dengan dosis yang cocok. Interval penyemprotan 2- 3 hari sekali ataupun disesuaikan dengan tingkatan serbuan.

Penyakit Keriting Daun Cabe : Penyebab Dan Cara Pengendaliannya


Keriting Daun Cabe akibat Hama Aphids( Kutu Daun)

Aphids ataupun kutu daun mempunyai dimensi lebih besar dari hama tungau serta hama thrips, pula tida dapat meloncat ataupun berpindah.

Hama Aphids mempunyai corak hijau kehitaman, terdapat yang bersayap serta terdapat yang tidak.Tidak cuma melanda daun, hama aphids pula melanda bagian batang tumbuhan cabe dengan metode menghirup cairan.

Hama kutu daun ini bersembunyi di dasar permukaan daun serta bergerombol pada batang tumbuhan cabe.

Kutu aphids mempunyai keahlian tumbuh biak sangat kilat, sebab tidak hanya bisa perbanyak diri dengan pernikahan biasa, hama ini pula sanggup bertelur tanpa pembuahan.

  • Indikasi Keriting Daun Cabe akibat Hama Aphids

    • Daun yang dihisap oleh hama aphids hendak melengkung keatas, keriting serta belang- belang.
    • Daun jadi layu, kuning sampai rontok.
    • Menimbulkan perkembangan tumbuhan terhambat.
    • Kutu daun ataupun aphids menghasilkan embun madu ataupun honeydew yang disukai oleh semut, sehingga menimbulkan perkembangan jamur embun, jelaga serta membatasi fotosintesis.

  • Metode Pencegahan Hama Aphids

    • Jalani kebersihan lahan tanam.
    • Jauhi menanam cabe pada lahan sisa tumbuhan cabe ataupun sisa lahan tumbuhan kacang panjang.
    • Jauhi menanam pada lahan dekat tumbuhan kacang panjang.

  • Metode Pengendalian Hama Aphids

    • Pengendalian secara teknis dicoba dengan mencabut serta bakar daun yang telah terinfeksi kutu daun.
    • Pakai pestisida nabati dari bawang putih, tembakau serta yang lain.
    • Pakai pestisida kimia tipe akrisida. Sebagian cotoh akrisida yang bisa dibeli di pasaran merupakan Demolish, Rotraz, Samite, Agrimec, Omite, Bamex serta lain- lain. Aplikasikan pestisida cocok dosis yang diajarkan.

Demikian Uraian kami tentang Penyakit Keriting Daun Cabe Semoga uraian ini bisa menginspirasi para pembaca dan bermanfaat serta memberikan tambahan ilmu pengetahuan bagi para pemula. Mohon abaikan saja uraian kami ini jika pembaca tidak sependapat. Terima kasih atas kunjungannya.