Labu Madu : Kandungan Gizi, Cara Budidaya dan Manfaatnya, Termasuk Pendamping ASI

Labu Madu : Kandungan Gizi, Cara Budidaya dan Manfaatnya, Termasuk Pendamping ASI – Para Pembaca yang kami banggakan, Tanam.co.id kali ini akan menjelaskan tentang Labu Madu.

Dan menerangkan tentang fungsi serta manfaatnya. Untuk lebih jelasnya mari kita baca uraiannya berikut ini :


Contents

Labu Madu : Kandungan Gizi, Cara Budidaya dan Manfaatnya , Termasuk Pendamping ASI


Labu madu ataupun Cucurbita moschata ialah salah satu kelompok tumbuhan labu- labuan yang dikala ini lagi jadi trend serta banyak digandrungi oleh warga.

Labu madu ataupun yang populer dengan nama butternut squash berupa semacam lampu bohlam serta mempunyai cita rasa manis dengan tekstur yang lembut.

Di eropa sendiri tumbuhan ini menemukan julukan dengan nama Pumpkin Butternut, nama ini disematkan sebab wujud labu ini menyamai wujud kacang tanah tetapi berdimensi lebih besar.

Dan bagian dagingnya yang bercorak kuning semacam corak mentega.Energi tarik yang lain yakni, tumbuhan ini mempunyai tekstur daging yang lebit serta terasa manis.


Kandungan Gizi dan Morfologi Labu Madu

Labu madu ini memiliki serat, anti oksidan, beta karoten, dan vit A dan B lingkungan yang sangat baik bila digunakan bagaikan santapan pasangan ASI( MPASI) buat balita.

Labu madu tidak berbeda dengan labu yang biasnaya, cuma saja labu ini cenderung lebih kecil dibanding labu umumnya.

Labu madu ini mempunyai wujud yang nyaris sama dengan kacang, walaupun besarnya berbeda. Namun teta sekilas wujud ini mirip dengan kacang.

Tidak hanya itu, isi antioksidan, betakaroten, Vit A serta B Konpleks lumayan besar dipunyai oleh buah ini. Apalagi buah ini banyak digunakan bagaikan santapan pasangan ASI untuk para bayi serta bunda menyusui.

Khasiat seperti itu yang setelah itu membuat buah yang satu ini begitu diminati serta disantap. Tetapi, dalam suatu sumber rata- rata konsumen dari buah ini cuma menyisir golongan menengah keatas.

Tidak heran memanglah, mengingat harga buah ini terkategori lumayan mahal. Sehingga pasti cuma kelas menengah keatas yang mempunyai keahlian buat membelinya.

Tingginya harga bukan diakibatkan oleh kesusahan dalam budidaya, tetapi lebih kepada jumlah produk yanh masih terbatas di pasaran.

Sebaliknya permintaan terhadap buah ini relatif lumayan besar. Karenanya sangat pas untuk kamu buat berupaya menanamnya sendiri di rumah.

Jumlah Nutrisi per 100 gr Labu madu ataupun Butternut pumkin

  • Vit A 10. 6 IU
  • Vit C 21 mg
  • Vit E 1, 44 mg
  • Vit K 1, 1 mg
  • Kalsium 48 mg
  • Fosfor 33 mg
  • Kalium 352 mg
  • Selenium 0, 5 mg
  • Besi0, 7 mg
  • Magnesium 34 mg
  • Sodium 4 mg
  • Lemak 0, 1 g
  • kolesterol 0 mg
  • Serat 2 g
  • Karbohidrat 11, 6 g
  • Protein 1 g
  • Folat 27 ug
  • Energy 45 Kcal

Manfaat Labu Madu

Ada pula khasiat lebih lanjut dari labu madu adalah berikut:

  • Berguna buat pencernaan

Permasalahan pada pencernaan wajib lekas diatasi, bila tidak hingga bisa menimbulkan bermacam permasalahan yang yang lain.

Sebab pencernaan merupakan ketentuan utama buat memperoleh konsumsi nutrisi serta santapan yang mengalir kedalam badan.

Buat menanggulangi penyakit pencernaan dengan labu madu ini sangatlah gampang. Lumayan mengkonsumsi labu madu dapat cuma direbus saja ataupun kalian gabungkan disayuran.

Senantiasa senantiasa lebih direkomendasikan buat komsumsi cuma dengan direbus bila memanglah dikala itu pencernaan mu benar benar lagi tergangu.

  • Antioksidan

Khasiat Antioksidan sangat berguna buat melindungi kesehatan pada badan, hingga dari itu isi khasiat antioksidan sangat diperlukan dalam badan.

Komsumsi labu madu sama dengan menyumbangkan antioksidan yang lumayan buat badan, sebab pada labu madu memiliki banyak isi antioksidan.

Apalagi tidak hanya buat melindungi kesehatna badan serta melindungi badan dari radikal leluasa.

Dengan isi antioksidan pada labu madu ini sanggup menolong buat mencerahkan kulit wajah serta kulit secara totalitas.

  • Menanggulangi anemia

Penyakit anemia ialah penyakit yang beresiko, sebab penyakit anemia bisa dikatakan penyakit kekurangna darah.

Indikasi dari penyakit anemia merupakan tubuh jadi lemas, bibir pucat, mata gampang kunang- kunang serta lain sebagainya.

Buat itu pasti hendak jadi beresiko apabila tanda- tanda tersebut dirasakan secara terus menerus.

Hingga dari itu lekas ambil labu madu ini buat kalian manfaatkan bagaikan obat buat menanggulangi penyakit anemia.

Deganan komsumsi labu madu secara teratur ini hendak menolong buat memperoleh isi zat besi yang lumayan buat badan.

Sehingga lama kelamaan indikasi anemia hendak menurun serta anemia hendak sembuh lambat- laun.

  • Melindungi kesehatan mata

Kesehatan mata bisa dilindungi dengan banyak komsumsi viamin A, banyak kita tahu kalau khasiat vit A memanglah dirancang spesial buat melindungi kesehatan mata.

Dengan giat komsumsi labu madu hingga mata hendak terpelihara dengan baik serta kegiatan juga tidak hendak tersendat.

  • Pendamping ASI

Kala anak sudah beranjak berusia serta wajib lekas di sapih, ataupun dalam artian arus segera di berhentikan minum asinya hingga kalian butuh dengan lekas membagikan santapan pendampin Asi.

Perihal ini diperuntukan supaya anak terbiasa akan sayur serta sehat.


Cara Tanam Labu Madu


  • Persiapan lahan

Penggemburan tanah ialah langkah awal yang wajib dicoba. Sehabis tanah dalam keadaan gembur, berikutnya terbuat bedengan dengan lebar 1 m serta besar 15- 20 centimeter. Buat jarak antar bedengan dapat terbuat dekat 4 m.

Bila pH tanah kurang cocok dapat dicoba akumulasi kapur pertanian cocok kebutuhan, berikutnya dicoba pemupukan dasar dengan memakai pupuk kandang serta pupuk NPK.

Kebutuhan pupuk kandang yang butuh disiapkan merupakan dekat 10- 15 Ton/ ha serta pupuk NPK Phonska dekat 8- 10 karung.

Seminggu saat sebelum ditutup mulsa lebih baik disemprot dengan agensia biologi serta asam humat dosis 4 liter per Ha.

  • Penanaman

Bila lahan telah siap dengan jarak 1×4 m( double row), hingga jarak tanam antar bibit ialah 1 m di kanan serta bersela 1 m di kiri dengan jarak tanam antar baris ialah 50 centimeter.

Umur bibit yang siap ditaman ialah 2- 3 hari sehabis semai. Saat sebelum disemai benih butuh dicoba seed treatment dengan perendaman di air yang ditambah PGPR.

Labu madu ialah tumbuhan yang berkembang merambat, sehingga sangat butuh dicoba pengajiran supaya tumbuhan bisa berkembang cocok dengan wujud yang dikehendaki.

Ajir bisa dibangun semacam huruf V terbalik ataupun dapat pula dibangun semacam para- para sehingga buah tumbuhan tidak hingga jatuh ke tanah.

Idealnya pengajiran dicoba pada dikala tumbuhan berusia 1- 1, 5 bulan sehabis tanam.

  • Pemeliharaan Tanaman

Sebagian tahapan pemeliharaan yang bisa dicoba merupakan semacam pengairan, penyiangan, pemupukan serta pengendalian OPT.

Pengairan dicoba disesuaikan dengan keadaan cuaca, pastinya dikala cuaca kering hendaknya keseriusan penyiraman ditingkatkan. Kebalikannya bila masa penghujan tiba hingga tidak butuh lagi disiram.

Penyiangan dicoba secara teratur tiap 2- 3 minggu sekali, lumayan dengan mencabut gulma pada bedengan tumbuhan ataupun memakai cangkul buat mensterilkan gulma di dekat bedengan.

Pemupukan dicoba tiap 1 bulan sekali memakai pupuk organik semacam kompos ataupun pupuk kandang.

Tidak hanya itu pada dikala dini masa perkembangan bisa diberikan pupuk NPK 3 gr pertanaman buat tingkatkan perkembangan tumbuhan jadi maksimal.

Sedangkan itu, terdapat sebagian tipe hama serta penyakit yang biasa melanda tumbuhan labu madu ini.

Buat menghindari penyakit layu kuman/ fusarium dapat memakai PGPR, indikasi puret bisa dikendalikan dengan pemakaian insektisida berbahan aktif abamectin.

serta pula serbuan jamur dapat dikendalikan memakai bahan aktif mankozeb.

Sedangkan serbuan lalat buah bisa dicegah serta dikendalikan dengan perangkap petrogenol maupun dengan pembungkusan buah pasca pembungaan.

Labu Madu : Kandungan Gizi, Cara Budidaya dan Manfaatnya, Termasuk Pendamping ASI

  • Pemanenan

Sehabis menggapai usia 3 bulan sehabis tanam ataupun 90 hari sehabis tanam hingga labu madu hendak mulai berbuah. Sehabis 1- 3 minggu dari masa timbulnya bunga hingga buah tumbuhan hendak bisa dipanen.

Kriteria buah yang siap panen merupakan tangkai buah telah berganti corak dari hijau jadi kecoklatan, corak kulit mulai kekuningan serta dikala buah dipukul hingga hendak terdengar bunyi dentingan.

Bila buah ini tidak lekas dipanen hingga buah hendak rentan hadapi kebusukan. Buat grading butter squash terdapat 2 dimensi ialah grade A dengan berat 1- 2 kilogram grade B dengan berat 500- 900 gr.

Demikian Uraian kami tentang Labu Madu Semoga uraian ini bisa menginspirasi para pembaca dan bermanfaat serta memberikan tambahan ilmu pengetahuan bagi para pemula. Mohon abaikan saja uraian kami ini jika pembaca tidak sependapat. Terima kasih atas kunjungannya.