Inilah Jenis Jenis Lebah Madu Yang Perlu di Ketahui Peternak Pemula

Inilah Jenis Jenis Lebah Madu Yang Perlu di Ketahui Peternak Pemula- Para Pembaca yang kami banggakan, Tanam.co.id kali ini akan menjelaskan tentang Jenis Lebah Madu.

Dan menerangkan tentang fungsi serta manfaatnya. Untuk lebih jelasnya mari kita baca uraiannya berikut ini.


Contents

Inilah Jenis Jenis Lebah Madu Yang Perlu di Ketahui Peternak Pemula


Lebah madu mencakup terdapat 7 spesies lebah dalam genus Apis, dari 20. 000 spesies yang ada. Dikala ini diketahui ada 44 subspesies.

Mereka memproduksi serta menaruh madu yang dihasilkan dari nektar bunga. Tidak hanya itu mereka pula membuat sarang dari malam, yang dihasilkan oleh para lebah pekerja di koloni lebah madu.

Lebah madu yang terdapat di alam Indonesia merupakan A. andreniformis, A. cerana serta A. dorsata, dan spesial di Kalimantan ada A. koschevnikovi.

Di Indonesia, warga biasa memanen madu dari hutan. Baru pada abad ke- 19 tepatnya pada tahun 1841, Rijkeis, seseorang kebangsaan belanda menghadirkan budi energi lebah madu.


Sejarah lebah madu

Lebah madu sudah di tahu oleh manusia semenjak era budaya- budaya kuno sebagian ribu tahun yang kemudian.

Pembudidayaan lebah madu yang saat ini terkenal berasal dari kawasan Laut Tengah( Afrika Utara, Eropa selatan serta Asia Kecil) yang selanjut menyebar ke segala daerah dunia.

Bangsa Mesir Kuno membuat corong dari tanah liat bagaikan sarang lebah, setelah itu dari keranjang anyaman. Di Afrika lebah madu dipelihara dalam bongkahan kayu berupa silinder serta sarang tersebut digantung di tumbuhan.

Bangsa Rusia bagaikan pengembang lebah madu secara modern, malahan diucap bagaikan wilayah lahan madu. Rusia mulai meningkatkan peternakan madu semenjak abad ke 10 sampai saat ini secara besar- besaran.

Mereka yang menciptakan sarang lebah madu yang dapat dipindah- pindahkan, metode tersebut diperkenalkan oleh Peter Prokovich( 1775- 1850).


Jenis Jenis Lebah Madu Budidaya

Dikala ini paling tidak ada 4 tipe lebah madu yang madunya diperdagangkan, baik yang dipanen dari hutan ataupun yang dibudidayakan.

Asia Tenggara tercantum Indonesia serta Asia Selatan diyakini bagaikan pusat asal( center of origin) Lebah Madu. Di segala dunia ada 7 spesies tipe lebah madu.

Dari ketujuh jenisnya, 6 tipe lebah madu yang hidup di Indonesia, cuma satu tipe saja yang ialah tipe introduksi( bukan hewan asli Indonesia).

  • Apis Dorsata( Lebah Raksasa ataupun Lebah Hutan)

Lebah madu ini ialah tipe yang berdimensi lebih besar dibanding dengan tipe lebah madu yang lain. Habitatnya sendiri merupakan di hutan dengan membuat sarang sisiran yang tergantung di atas dahan ataupun ranting tumbuhan, langit- langit tebuka, ataupun tebing jurang bebatuan.

Sampai dikala ini, para ilmuwan belum sanggup membudidayakan lebah madu tipe ini dalam wujud yang tertutup.

Di Indonesia, lebah ini banyak ditemui di pulau Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Papua, serta Nusa Tenggara. Sebaliknya di pulau Jawa, lebah ini telah tidak sering ditemui.

Ciri dari lebah madu tipe ini merupakan wujudnya yang separuh bundaran yang berdimensi besar bercorak gelap kecokelatan. Tipe ini berbeda dari lebah madu yang lain sebab ukurannya yang besar serta liar.

Apalagi, sebagian orang pula menyebut lebah ini bagaikan lebah raksasa sebab ukurannya yang 2x lipat dari dimensi lebah madu biasa yang diternakkan.

Tidak hanya itu, lebah madu hutan ini umumnya membangun sarangnya pada tumbuhan dengan ketinggian 20- 30 m di atas permukaan tanah.

Dimensi sarangnya juga sangat besar, apabila didikati hingga dimensi dari sarang lebah ini menggapai 0, 5– 2 m dengan panjang 0, 5– 1 m.

Hendak namun, terkadang mereka pula membangun sarang pada tumbuhan yang mempunyai ketinggian lebih rendah apalagi hingga memegang tanah namun posisinya agak tersembunyi di antara semak- semak.

  • Apis Mallifera

Tipe lebah yang satu ini ialah lebah madu yang sangat produktif dalam menciptakan madu.

Apabila kamu bertanya pada penjual madu, tipe lebah apakah yang menciptakan madu yang hendak kamu beli tersebut, hingga nyaris seluruh tentu menanggapi berasal dari spesies Apis Mallifera ini.

Tidak hanya bisa menciptakan madu yang jumlahnya melimpah, lebah madu tipe ini relatif sangat gampang buat dibudidayakan sebab sifatnya yang jinak serta tidak gampang melanda.

Lebah ini sangat gampang kamu temukan di Jawa Tengah, tepatnya di Pati, Jepara, Boyolali, Semarang, sebagian di wilayah Jawa Timur semacam Malang, Pasuruan, Probolinggo serta Banyuwangi, Jawa Barat, Yogyakarta, sampai Wamena di Papua.

Dalam satu koloninya sanggup menciptakan madu sampai 60kg dengan pakan serta manajemen yang terkendali dengan baik.

Karakteristik dari lebah madu Apis Mallifera ini antara lain mempunyai 3 pasang abdomen yang bercorak kuning, panjang sayap 0, 8– 0, 95 centimeter, panjang bela 0, 55– 0, 70 centimeter serta abdomen yang ke 6 tanpa tomentum.

Sifatnya yang tenang sehingga gampang buat dibudidayakan, giat mensterilkan saranngnya, dan tahan terhadap bermacam penyakit serta bakteri

  • Apis Andreniforms

Bila tadi kita sudah mangulas tipe lebah terbanyak, kali ini kita hendak mangulas menimpa lebah madu yang berdimensi sangat kecil.

Lebah madu tipe Apis Andreniforms ini ialah tipe yang pada awal mulanya dikira sama dengan tipe Apis Florea. Hendak namun secara reproduksi terpisah. Tipe ini ialah lebah madu yang berdimensi badan sangat kecil dibanding dengan

lebah madu lain. Umumnya, mereka hidup pada ketinggian 5 m di atas permukaan tanah. Mereka hendak membangun sarang di atas tumbuhan ataupun di semak- semak.

Tipe lebah ini tidak bisa dibudiayakan sebab produktifitasnya yang rendah dan madunyanya dinilah kurang murah.

  • Apis Florea

Sama semacam Apis Andreniforms, lebah Apis Florea pula ialah tipe lebah yang berdimensi kecil.

Habitat asli dari tipe lebah ini ialah wilayah yang payau serta membuat sarang yang berdimensi dekat 10 centimeter ataupun sebesar kepalan tangan.

Sehingga penciptaan madu lebah ini terkategori sangat sedikit. Dimensi badan dari tipe Apis Florea ini memiliki panjang 0, 9 centimeter dengan panjang sayap 8 milimeter serta bercorak gelap.

Lebah ini kurang sesuai buat dibudidayakan sebab penciptaan lilinnya lebih banyak dibanding dengan penciptaan madunya.

  • Apis Cerana

Lebah tipe ini ialah salah satu tipe lebah yang sangat banyak dibudidayakan di Indonesia. Umumnya lebah ini banyak dikembangbiakkan di Jawa serta pula Bali.

Dimensi badannya kecil dan suka membuat sarang di lubang- lubang tumbuhan. Koloninya juga relatif berjumlah sedikit sebab ukurannya yang kecil, dan penciptaan madunya juga tidak banyak.

Kekurangan dari lebah ini merupakan gampang kabur apabila kekurangan santapan.

Peternah madu di Indonesia sudah berupaya mengembangbiakkan lebah ini, hendak namun hasilnya senantiasa sedikit sehingga harga jualnya jadi tidak murah.

  • Apis Koschevnikovi

Lebah madu ini diketahui pula dengan nama lebah merah Sabah. Perihal ini sebab metasoma serta kakinya yang bercorak kemerahan. Lebah ini umumnya banyak ditemui di Malaysia, Kalimantan, Sumatera, serta Jawa.

Sayangnya, keberadaan lebah ini di bulau jawa telah mulai sangat jarang. Rupanya bisa berganti bersamaan dengan wilayah persebarannya dengan dimensi badan lebah pekerja dekat 7, 5– 9 meter.

  • Apis Nuluensis

lebah madu ini ialah lebah yang berhabitat di dataran besar di pulau Kalimantan. Ukurannya sama semacam tipe Apis Cerana ialah berdimensi kecil.

Di Indoensia, keberadaannya masih diperdebatkan sebab ada di pulau Kalimantan, namun pula di Serawak.

Inilah Jenis Jenis Lebah Madu Yang Perlu di Ketahui Peternak Pemula

Demikian Uraian kami tentang Jenis Lebah Madu Semoga uraian ini bisa menginspirasi para pembaca dan bermanfaat serta memberikan tambahan ilmu pengetahuan bagi para pemula. Mohon abaikan saja uraian kami ini jika pembaca tidak sependapat. Terima kasih atas kunjungannya.