Daun Alang-alang : Mengenal Manfaat dan Morfologinya

Daun Alang-alang : Mengenal Manfaat dan Morfologinya – Para Pembaca yang kami banggakan, Tanam.co.id kali ini akan menjelaskan tentang Daun Alang-alang.

Dan menerangkan tentang fungsi serta manfaatnya. Untuk lebih jelasnya mari kita baca uraiannya berikut ini :


Contents

Daun Alang-alang : Mengenal Manfaat dan Morfologinya


Alang alang atau Imperata cylindrica L merupakan tumbuhan yang tercantum dalam keluarga tanaman Gramineae ataupun Poaceae. Tumbuhan yang kerap dikira gulma oleh warga.

Di Indonesia, tumbuhan ini diketahui dengan bermacam nama, yaitualalang, halalang( Banjar serta Minang), lalang( Melayu, Madura, Bali), eurih( Sunda), rih( Batak), jih( Gayo), re( Sasak, Sumbawa), rii, kii, ki( Flores),

rie(Tanimbar), reya( Sulawesi Selatan), eri, weri, weli( Ambon serta Mengerikan), kusu- kusu( Menado, Ternate serta Tidore), nguusu( Halmahera), wusu, wutsu( Sumba).

Dalam bahasa inggris, tanama ini diketahui dengan nama bladygrass, cogongrass, speargrass, silver- spike, satintail. Sebaliknya orang Belanda menyebut tumbuhan ini dengan nama snijgras.


Morfologi Alang Alang

Alang- alang memiliki tunas panjang, bersisik serta merayap di tanah. Daun alang- alang mempunyai tepi yang sangat agresif serta bergerigi tajam serta berambut panjang.

Daun tumbuhan ini memiliki panjang antara 12- 80 centimeter yang berupa garis dengan pangkal menyempit serta berupa talang.

Alang- alang sangat kilat tumbuh biak lewat benih- benih yang tersebar bersama angin ataupun rimpang yang kilat menembus tanah gembur.

Alang- alang tidak tidak sering dimusuhi oleh petani disebabkan dia dikira mengusik perkembangan tumbuhan petani.

Mengingat, alang- alang bahagia dengan tanah- tanah yang lumayan produktif serta menemukan cahaya matahari, baik dalam keadaan lembap ataupun kering.

Sehingga, alang- alang hendak dengan kilat memahami lahan sisa hutan yang rusak serta terbuka, sisa ladang, sawah yang mengering ataupun tepi jalur.

Rumput menahun dengan tunas panjang serta bersisik, merayap di dasar tanah. Ujung( pucuk) tunas yang timbul di tanah runcing tajam, seragam ranjau jarum.

Batang pendek, menjulang naik ke atas tanah serta berbunga, sebagian kerapkali( merah) keunguan, kerapkali dengan karangan rambut di dasar novel. Besar 0, 2– 1, 5 meter, di tempat- tempat lain bisa jadi lebih.

Helaian daun berupa garis( pita panjang) lanset berujung runcing, dengan pangkal yang menyempit serta berupa talang, panjang 12- 80 centimeter.

Bertepi sangat agresif serta bergerigi tajam, berambut panjang di pangkalnya, dengan tulang daun yang lebar serta pucat di tengahnya.

Karangan bunga dalam malai, 6–28 centimeter panjangnya, dengan anak bulir berambut panjang( putih) lk. 1 centimeter, bagaikan perlengkapan melayang bulir buah apabila masak.


Manfaat Daun Alang Alang

Walaupun kerap dikira bagaikan gulma oleh petani, tetapi sesungguhnya alang- alang punya manfaat.Contohnya saja, bagian akar alang- alang kerap dijadikan bagaikan obat tradisional untuk warga Indonesia.

Alang- alang kerap berkembang liar di pekarangan, sawah, lapangan ataupun taman kosong yang tidak terpelihara. Alang- alang kerap dikira bagaikan rumput liar yang mengusik tumbuhan padi.

Sementara itu, alang- alang memiliki rasa yang manis serta sejuk. Khasiat alang- alang pula nyatanya sangat banyak. Alang- alang memiliki zat aktif yang bertabiat anti piretik, diuretik, serta hemostatik.

Apakah hanya akarnya saja? Kemudian bagaimana daunnya? ,inilah manfaat dari daun alang alang :

  • Melindungi Lahan Terbuka yang Gampang Erosi

Alang- alang bisa bermanfaat buat melindungi lahan- lahan terbuka yang gampang erosi.

Perihal ini disebabkan alang- alang mempunyai kecepatan berkembang yang besar, jalinan rimpang dasar tanah alang- alang serta tutupan daunnya yang rapat.

Apabila Kamu mempunyai lahan kosong tetapi belum hendak dimanfaatkan, silahkan pakai alang- alang buat melindungi lahan Kamu dari erosi.

  • Dijadikan Atap

Di Bali ataupun Indonesia timur, pada biasanya daun alang- alang dijadikan bagaikan atap rumah ataupun bahan bangunan yang lain.

Daun alang- alang bisa dijadikan bagaikan atap bisa dicoba dengan metode meneringkannya serta mengebatnya dalam berkas- berkas.

Umumnya, atap alang- alang ini digunakan buat bangunan rumah yang memakai style etnik ataupun tradisional. Sebagian kelebihan memakai atap alang- alang pada bangunan antara lain bagaikan berikut:

    • Atap alang- alang tida menciptakan limbah yang berbahaya
    • Atap alang- alang dapat didapatkan dengan gampang serta murah
    • Apabila cuaca panas, atap ilalang memuncul hawa dingin dalam ruangan sehingga terasa sejuk serta fresh. Apabila cuaca dengan dingin, atap alang- alang malah menciptakan temperatur yang lebih hangat.
    • Atap alang- alang bisa terbuat sendiri sebab tekniknya cukup gampang serta mudah dikerjakan
    • Atap alang- alang ini pula bisa dirawat dengan metode menyiramnya tiap 4 bulan sekali supaya kotoran pada atap bisa dibersihkan.
    • Perihal ini pula bermanfaat buat mengetahui apakah ada kebocoran ataupun tidak.
  • Sebagai Mulsa

Tidak hanya 2 khasiat di atas, daun alang- alang pula bisa dimanfaatkan bagaikan buat melindungi tanah pertanian.

Mulsa sendiri merupakan material penutup tumbuhan yang bermanfaat buat melindungi kelembaban tanah serta menekan perkembangan gulma serta penyakit supaya tumbuhan bisa berkembang dengan baik.

Mulsa pula bisa digunakan buat menanggulangi kekeringan.Alang- alang merupakan rumput liar yang dikenal mempunyai banyak khasiat. Alang- alang kerap pula diucap bagaikan rumput ilalang di sebagian wilayah.

Daun Alang-alang : Mengenal Manfaat dan Morfologinya

Demikian Uraian kami tentang Daun Alang-alang Semoga uraian ini bisa menginspirasi para pembaca dan bermanfaat serta memberikan tambahan ilmu pengetahuan bagi para pemula. Mohon abaikan saja uraian kami ini jika pembaca tidak sependapat. Terima kasih atas kunjungannya.