Cara Ternak Kelinci : Mengenal Jenis dan Teknik Pemeliharaannya

5 min read

Cara Ternak Kelinci : Mengenal Jenis dan Teknik Pemeliharaannya
0
()

Cara Ternak Kelinci : Mengenal Jenis dan Teknik Pemeliharaannya – Para Pembaca yang kami banggakan, Tanam.co.id kali ini akan menjelaskan tentang Cara Ternak Kelinci.

Untuk lebih jelasnya mari kita baca uraiannya berikut ini.


Cara Ternak Kelinci : Mengenal Jenis dan Teknik Pemeliharaannya


Kelinci merupakan hewan mamalia dari famili Leporidae, yang bisa ditemui di banyak bagian bumi. Kelinci berkembangbiak dengan metode beranak yang diucap vivipar.

Tadinya, hewan ini merupakan hewan liar yang hidup di Afrika sampai ke daratan Eropa. Pada perkembangannya, tahun 1912, kelinci diklasifikasikan dalam ordo Lagomorpha.

Ordo ini dibedakan jadi 2 famili, ialah Ochtonidae( tipe pika yang pandai bersiul) serta Leporidae( tercantum di dalamnya tipe kelinci serta terwelu).

Asal kata kelinci berasal dari bahasa Belanda, ialah konijntje yang berarti” anak kelinci”.

Perihal ini menampilkan kalau warga Nusantara mulai mengidentifikasi kelinci dikala masa kolonial, sementara itu di Pulau Sumatra terdapat satu spesies asli kelinci sumatera( Nesolagus netscheri) yang baru ditemui pada tahun 1972.


Jenis Jenis Kelinci

Secara universal, kelinci dibagi jadi 2 tipe. Awal, kelinci liar. Kedua, kelinci peliharaan. Yang tercantum dalam jenis kelinci liar merupakan terwelu( Lepus curpaeums) serta kelinci liar( Oryctolagus cuniculus).

Dilihat dari tipe bulunya, kelinci ini terdiri dari tipe berbulu pendek serta panjang dengan corak yang agak kekuningan. Kala masa dingin, corak kekuningan berganti jadi kelabu.

Bagi rasnya, kelinci dibagi jadi sebagian tipe, di antara lain Angora, Lyon, American Chinchilla, Dutch, English Spot, Himalayan, serta lain- lain.

Spesial Lyon sesungguhnya merupakan hasil dari persilangan luar antara Angora dengan ras yang lain. Tetapi di golongan peternak kelinci hias, hasil persilangan itu diucap bagaikan Lyon ataupun Angora jadi- jadian.

Di Indonesia banyak ada kelinci lokal, ialah tipe kelinci jawa( Lepus negricollis) serta kelinci Sumatra( Nesolagus netseherischlgel). Kelinci jawa diperkirakan masih terdapat di hutan- hutan dekat daerah Jawa Barat.

Corak bulunya cokelat perunggu kehitaman. Ekornya bercorak jingga dengan ujungnya yang gelap. Berat Kelinci jawa berusia dapat menggapai 4 kilogram.

Sebaliknya Kelinci sumatera, ialah salah satunya ras kelinci yang asli Indonesia. Habitatnya merupakan hutan di pegunungan Pulau Sumatra.

Panjang tubuhnya menggapai 40 centimeter. Corak bulunya kelabu cokelat kekuningan.


Informasi Biologis Kelinci

  • Masa hidup: 5- 10 tahun
  • Masa penciptaan: 1- 3 tahun
  • Masa bunting: 28- 35 hari( rata- rata 29- 31 hari)
  • Masa penyapihan: 6- 8 minggu
  • Usia berusia: 4- 10 bulan
  • Usia dikawinkan: 6- 12 bulan
  • Masa pernikahan sehabis beranak( calving interval): 1 minggu sehabis anak disapih.[butuh rujukan]
  • Siklus kelamin: Poliestrus dalam setahun dapat 5 kali bunting
  • Siklus berahi: Dekat 2 minggu
  • Periode estrus: 11- 15 hari
  • Ovulasi: Terjalin pada hari kawin( 9- 13 jam setelah itu)
  • Fertilitas: 1- 2 jam setelah kawin
  • Jumlah kelahiran: 4- 10 ekor( rata- rata 6- 8)
  • Volume darah: 40 ml/ kilogram berat badan
  • Bobot dewasa: Sangat bermacam- macam, bergantung pada ras, tipe kelamin, serta aspek pemeliharaan.
Baca Juga :  Budidaya Bunga Kamboja : Teknik Tanam Stek, Okulasi, Puasa Air dan Biji

Langkah Langkah Ternak Kelinci


  • Kandang Kelinci

Kamu memutuskan mau mengawali ternak kelinci dari skala kecil maupun langsung skala besar, yang wajib terdapat perhatikan di dini merupakan keteresediaan kandang.

Terlebih bila kamu mempunyai lahan ataupun tempat yang terbatas. Serta berikut merupakan sebagian perihal yang butuh kamu perhatikan dikala sediakan kandang untuk kelinci:

    • Jarak Kandang

Bila kamu beternak kelinci di pekarangan rumah, Jarak kandang dari rumah kamu merupakan satu perihal yang sangat berarti buat di perhatikan.

Jangan hingga sangat dekat dengan dapur ataupun ruang makan sebab aspek kesehatan.

Sama semacam hewan yang lain, kelinci mempunyai permasalahan kesehatannya sendiri yang dapat jadi penyakit untuk manusia bila jarak antara keduanya sangat dekat.

Tidak hanya itu, aspek sinar matahari pula sangat mempengaruhi terhadap pertumbuhan kelinci.

Jangan hingga jarak yang sangat dekat dengan rumah menjadikan kandang kelinci tidak memperoleh sinar matahari yang lumayan sebab terhalang bangunan rumah.

    • Besar Kandang

Besarnya kandang sangat mempengaruhi untuk pertumbuhan kelinci. Jangan hingga kandang yang kamu siapkan sangat kecil sehingga menjadikan kelinci tidak bebas dikala bergerak.

Besarnya kandang pasti saja disesuaikan dengan banyaknya kelinci serta luasnya lahan. Umumnya, satu kandang kelinci mempunyai lebar 3 kali dimensi kelinci dengan wujud memanjang ke balik.

    • Tipe kandang

Terdapat 2 tipe kandang kelinci yang dapat pakai. Ialah tipe kandang dengan sistem terbuka serta tipe kandang dengan sistem tertutup.

Biasaya, kandang kelinci dibuat dari kayu maupun bambu. Tetapi belum lama ini kandang kelinci yang dibuat dari bahan dasar alumuniaum serta kawat pula terus menjadi gampang ditemui dipasaran.

Yang wajib dicermati dari tipe kandang yang hendak digunakan ini merupakan banyaknya kelinci.

Bila kamu memutuskan beternak kelinci dalam skala yang lumayan besar, hingga membuat kandang sendiri merupakan opsi yang bijak sebab hendak memangkas pengeluaran kamu.

Kecuali bila kamu mau beternak dalam sekala kecil, supaya lebih instan, kamu dapat membelinya secara langsung.

  • Pemilihan bibit kelinci

Secara universal, terdapat 2 tipe kelinci didunia ini: kelinci pedaging serta kelinci hias. Harga jual dari tiap- tiap kelinci itupun berbeda.

Bila tujuan kamu merupakan kelinci hias hingga kamu wajib memilah tipe kelinci berbulu panjang.

Baca Juga :  Kandang Kelinci : Syarat Umum dan Jenisnya

Serta kebalikannya, bila tujuan kamu merupakan buat peternakan serta diambil dagingnya hingga kamu wajib memilah tipe kelinci berbulu pendek. Sebagian kriteria tersebut merupakan:

    • Aktif
    • Tidak nervous
    • Bermata bersih
    • Tidak sakit
    • Terawat
    • Tidak cacat
    • Bulu tidak kumal, dan
    • Fertilitas tinggi

Bila kamu mau beternak kelinci pedaging, terdapat sebagian keriteria yang wajib dipunyai kelinci supaya memperoleh hasil yang optimal.

  • Membedakan jantan serta betina

Membedakan kelinci betina serta kelinci jantan tidaklah suatu yang susah buat dicoba. Apalagi tidak lebih dari sebagian menit buat memutuskan kelinci mana yang berjenis kelamin apa.

Terdapat sebagian metode yang dapat kamu peruntukan acuan buat membedakan kelinci betina serta kelinci jantan. Sebagian metode buat membedakan kelamin kelinci itu merupakan:

    • Kelinci Jantan
      • Kepala kelinci jantan lebih mirip balok ataupun kotak,
      • Dimensi tubuh lebih kecil dibandingkan dimensi tubuh kelinci betina,
      • Berat tubuh lebih ringan dibandingkan berat tubuh kelinci betina,
      • Lebih ramah serta bersahabat,
      • Mempunyai benjolan penis diatas anus,
      • Dikala cuaca panas, umumnya kelinci pejantan hendak membuktikan testikel pada dikala tidur ataupun duduk,
      • Mempunyai rasa mau ketahui yang besar
    • Kelinci Betina
      • Kepala kelinci betina lebih mirip bola,
      • Dimensi tubuh lebih besar dibandingkan dimensi tubuh kelinci jantan,
      • Berat tubuh lebih berat dibandingkan berat tubuh kelinci betina,
      • Lebih temperamental dibanding kelinci jantan,
      • Mempunyai gundukan bercelah diatas anus,
  • Metode Mengawinkan

Meski kelinci tercantum hewan mamalia yang proses kembang biaknya lebih kilat dibandingkan mamalia yang lain, terdapat sebagian perihal yang wajib dicermati saat sebelum proses kawin dicoba.

Sebagian perihal tersebut merupakan:

    • Usia

Umur merupakan salah satu perihal berarti yang wajib dicermati bila kamu mau mengawinkan kelinci. Umur sempurna seekor kelinci kawin merupakan 8 bulan.

Kurang dari itu, bila dipaksakan, kelinci hendak memperoleh kendala kesehatan.

Semacam misalnya bila kelinci jantan yang belum lumayan umur tetapi telah di paksakan kawin, kelinci tersebut secara bertahap hendak hadapi kendala pada perkembangan.

Badan kelinci hendak jadi kerdil. Sama pula halnya dengan kelinci betina yang belum lumayan umur tetapi telah dikawin. Salah satu efek yang hendak terjalin merupakan kandas bunting pada kelinci tersebut.

    • Tingkah laku

Kelinci yang telah siap kawin hendak nampak dari tingkah lakunya. Semacam jadi lebih risau dari pada umumnya serta kerap mendekati kelinci yang berbeda tipe kelamin.

Tidak hanya itu, kelinci yang telah siap kawin pula umumnya lebih kerap menggosok- gosokkan dagu serta bagian vulvanya hendak berganti corak jadi merah jambu.

Bila kelinci- kelinci kamu telah mempunyai 2 ciri diatas, hingga kamu dapat langsung mengawinkan kedua kelinci itu.

Berikut tahapan yang dapat kamu jalani dalam mengawinkan kelinci:

      • Masukan kelinci betina kedalam kandang kelinci jantan. Jangan hingga terbalik.
      • Ini sangat berarti supaya kelinci jantan mempunyai rasa yakin diri yang lebih besar dibanding yang dipunyai kelinci betina sebab mendominasi kandang.
      • Bila kelinci jantan telah menaiki kelinci betina, proses kawin, sepanjang lebih dari 5 menit, angkat kelinci jantan dari kelinci betina serta keluarkan kelinci betina dari kandang.
      • Perkenankan kelinci betina istirahat dekat 15 menit saat sebelum dimasukan kedalam kandang lagi,
      • Bila kelinci betina telah dimasukan lagi kedalam kandang pejantan, perhatikan tingkah laku kelinci betina.
      • Bila kelinci betina menjauh itu tandanya kelinci betina telah tidak mau dikawinkan lagi yang menunjukkan proses kawin telah berakhir.
      • Pindahkan lagi kelinci betina kedalam kandangnya.
Baca Juga :  Inilah Cara Budidaya Kroto dari Awal Hingga Panen Untuk Pemula

Cara Ternak Kelinci : Mengenal Jenis dan Teknik Pemeliharaannya

  • Kelinci Hamil

Sehabis proses kawin berakhir, tidak lama sehabis itu kelinci betina hendak merambah proses hamil.

Meski begitu terdapat sebagian kelinci berbadan dua yang terkadang tidak dapat nampak dari wujud fisiknya tetapi bisa nampak dari sifatnya yang berganti.

Sebagian watak yang dapat kamu peruntukan acuan seekor kelinci betina berbadan dua ataupun tidak merupakan:

    • Satu minggu sehabis masuk fase kehamilan umumnya kelinci betina hadapi kenaikan jatah makan serta hendak terus meningkat bersamaan waktu.
    • Kelinci betina akan terus menjadi agresif
    • Perut hendak terus menjadi membengkak. Bila tidak dapat nampak secara raga, kamu dapat meraba perut dari kelinci betina tersebut. Bila mempunyai jendolan, itu menunjukkan kelinci lagi hamil
    • Dikala merambah 2- 3 hari saat sebelum hari kelahiran, kelinci betina umumnya hendak membuat sarang buat anak- anaknya nanti dengan metode mengumpulkan benda- benda jadi satu.
  • Kelahiran Anak Kelinci

Merambah masa kelahiran anak kelinci merupakan dikala yang berarti mengingat terkadang kelinci pula tercantum hewan yang kanibal. Buat itu, berikut merupakan langkah yang wajib kamu jalani buat kelinci yang baru saja lahir:

Siapkan tempat yang aman buat anak kelinci yang baru lahir supaya bebas dari dingin, panas, serta pula angin,Jangan perkenankan induk kelinci yang baru saja melahirkan kekurangan mengkonsumsi.

Sebab bila hingga induk kelinci kekurangan mengkonsumsi, besar kemungkinannya ia hendak memakan anak- anaknya sendiri yang baru lahir.

Bila induk kelinci melahirkan anak kelinci yang banyak, besar mungkin ada anak kelinci yang tidak hendak kedapatan susu.

Buat menyiasatinya, kamu dapat menitipkan anak kelinci yang tidak bisa susu kepada kelinci betina yang lain supaya memperoleh susu.

Demikian Uraian kami tentang Cara Ternak Kelinci – Semoga uraian ini bisa menginspirasi para pembaca dan bermanfaat serta memberikan tambahan ilmu pengetahuan bagi para pemula. Mohon abaikan saja uraian kami ini jika pembaca tidak sependapat. Terima kasih atas kunjungannya.

Terimakasih kunjungannya

Silahkan klik bintang 5

Cara Menetaskan Telur Ayam

Admin1
3 min read

Tanaman Hortikultura

Admin1
3 min read

Cara Pemangkasan Pohon Sawo

Admin1
2 min read