Cara Menanam Sirih Yang Tepat dan Mudah Agar Berdaun Lebat(Panduan Pemula)

Cara Menanam Sirih Yang Tepat dan Mudah Agar Berdaun Lebat(Panduan Pemula) –  Para Pembaca yang kami banggakan, Tanam.co.id kali ini akan menjelaskan tentang Cara Menanam Sirih.

Dan menerangkan tentang fungsi serta manfaatnya. Untuk lebih jelasnya mari kita baca uraiannya berikut ini :


Contents

Cara Menanam Sirih Yang Tepat dan Mudah Agar Berdaun Lebat(Panduan Pemula)


Daun sirih yang dikenal dengan sebutan ilmiah (Piper betle L.) termasuk ke dalam genus piper, famili piperaceae, dan ordo piperales merupakan tanaman yang tumbuh dengan sifat merambat pada batang pohon lain.

Daun sirih ini juga sering dimanfaatkan sebagai tanaman yang punya banyak khasiat dalam melakukan pengobatan dengan cara tradisional .

Seperti penyakit asam urat, menurunkan kolesterol, diabetes, radang prostat, maag, batu ginjal, kelelahan, keputihan, serta memperhalus kulit pada tubuh kita.

Pada beberapa kalangan tertentu, terdapat juga orang yang mempercayai bahwa tanaman sirih ini memiliki kekuatan mistis.


Ketentuan Tumbuh Daun Sirih

Daun sirih akan tumbuh maksimal jika di tanam di daerah dataran tinggi dengan ketinggian di atas 300 mdpl. Untuk pencahayaan tanaman ini tidak begitu membutuhkan cahaya matahari.

Paling dalam kadar 60 sampai 70 % yaitu dalam kadar pencahayaan yang cukup tanaman ini sudah tumbuh sehat.Media tanam yang dibutuhkan adalah tanah bertekstur lumpung liat berpasir.

Yaitu tanah yang cocok untuk penanaman jenis tumbuhan obat pada umumnya. Untuk pH tanah yang direkomendasikan adalah sekitar 6 hingga 7 dalam kandungan asam tanah.


Tahapan Menanam Daun Sirih


  • Pemilihan Benih

Dalam memilih benih usahakan jangan sampai melakukan kesalahan. Karena menggunakan bibit yang baik dan berkualitas adalah hal yang sangat penting dalam cara menanam daun sirih.

Lebih lagi pemilihan benih ini berpengaruh dalam perkembangan tanaman ini nantinya. Dalam memilih benih ini ada indikator atau kiat-kiat yang menentukan bibit daun sirih berkualitas unggulan yaitu:

  • Indukan sirih memiliki pertumbuhan yang tergolong cepat.
  • Memiliki daun yang besar, bagus, dan lebar.
  • Tanaman sirih indukannya juga mempunyai tunas yang sangat banyak. Batangnya juga berbentuk bagus.
  • Tidak ada hama yang mengganggu pertumbuhannya.
  • Tidak berpenyakit dan tidak cacat.

Apabila sudah mendapatkan bibit yang berkualitas. Maka langkah yang dilakukan selanjutnya adalah bagaimana melakukan pengelolaan terhadap media tanam, bisa menggunakan pot ataupun polybag.

Untuk itu, perlu membuat media tanam yang subur dan gembur. Langkah-langkah yang perlu dilakukan adalah yang pertama menambahkan pupuk organik ke tanah dengan perbandingan 1:1.

Kemudian yang kedua biarkan tanah yang telah tercampur dengan pupuk organik tadi selama beberapa waktu sampai media tanam siap digunakan.

  • Proses Penanaman Daun Sirih

Bagian dari daun sirih yang dapat ditanam adalah bagian ujungnya sekitar 40 sampai 50 cm. Untuk pertumbuhan yang bagus alangkah baiknya diberikan sandaran untuk memperkuat batang.

Salah satu cara adalah menggunakan batang pohon tanaman lain mengingat tanaman daun sirih ini adalah hidup dengan cara merambat. Contoh Pohon yang dapat digunakan adalah pohon gamal, kapuk, kelor dan pohon dadap.

  • Pembuatan Sandaran

Jika sudah mendapatkan pohon yang akan digunakan sebagai sandaran. Maka pohon ini sebaiknya Anda tanam ketika memasuki musim penghujan sebelum memulai penanaman sirih.

Untuk jarak antar pohon Anda dapat mengambil jarak sekitar 1,5 m. Setiap dua baris pohon yang akan digunakan sebagai sandaran buatlah sebuah parit sebagai pengalir air.

Namun perlu diperhatikan fungsi dari parit ini adalah agar tanah yang berada di dekat tanaman sirih ini tidak terlalu basah. Hal ini dikarenakan tanaman sirih tidak dapat bertahan dengan kondisi tanah yang terlalu basah.


Proses Perawatan Daun Sirih

Cara menanam daun sirih selanjutnya adalah merawat daun sirih. Daun sirih adalah jenis tanaman yang mudah terangsang dengan cahaya matahari.

Oleh sebab itu, dalam melakukan perawatan pertama usahakan tanaman ini terkena paparan sinar matahari langsung.

Dalam proses ini perhatikan agar paparan sinar matahari yang mengenai daun sirih jangan terlalu berlebihan karena akan membuat cepat layu pada daun sirih yang bersangkutan.

Hal ini dikarenakan tanaman sirih yang terlau banyak terkena cahaya matahari mengakibatkan daun akan berwarna kuning dan mempunyai rasa yang pedas.

Tentu saja selanjutnya Anda akan mengalami kesulitan dalam perawatan lanjutan. Jika menginginkan hasil daun sirih yang segar dan sehat. Dalam kadar sehat pencahayaan ini akan dibahas dalam langkah berikutnya.

  • Kadar Pencahayaan Normal Untuk Tanaman

Pembaca yang budiman dapat diinformasikan untuk tanaman sirih yang jarang terkena sinar matahari atau hidup dalam tempat yang terlalu teduh.

Maka daun yang dihasilkan memiliki warna yang lebih hijau namun mempunyai taster rasa yang sedikit pedas. Sehingga penentuan kadar pencahayaan ini sangat berpengaruh pada cita rasa daun sirih.

Selain efek pencahayaan, pengaruh lain terhadap rasa adalah penggunaan pupuk. Sebaiknya gunakan pupuk kompos ayam.Karena pupuk kompos ini bersifat dingin sehingga dapat meningkatkan kualitas rasa daun sirih.

  • Pemberantasan Hama dan Perawatan Tingkat Lanjut

Langkah selanjutnya adalah perhatikan serangan hama pada tanaman sirih. Jika menemukan daun yang layu atau kering dan jumlahnya tidak begitu banyak.

Maka segera mungkin petik dan buang ke tempat yang jauh. Apabila serangan sudah dalam skala besar. Maka dapat disemprotkan dengan pestisida.

Lakukan juga penyiraman jika musim kemarau tiba. Maksimal 3 kali dalam seminggu. Cara penyiraman ini dengan melihat kondisi tanah.

Cara Menanam Sirih Yang Tepat dan Mudah Agar Berdaun Lebat(Panduan Pemula)

Masa Panen Daun Sirih

Cara menanam daun sirih terakhir adalah pemanenan. Waktu panen cenderung lebih lama yaitu sekitar satu tahun agar daun yang siap dipanen dapat dipetik.

Daun yang dapat dipanen adalah daun yang berasal dari sulur yang mempunyai tiga hingga empat ruas. Sedangkan waktu pelaksanaanya adalah pagi hari hingga pukul 11 siang agar daun yang dihasilkan lebih segar.

Bila pemetikan pada sore hari akan menghambat pengeringan.Gunakanlah pisau tajam atau gunting yang steril untuk memetik daun ini. Dalam teknik memetik harus dengan cara yang sesuai agar tidak merusak tanaman.

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah dengan melihat ciri-ciri daun sirih yang siap dipanen yaitu berumur cukup tua, keadaan bersih dan berwarna mengkilap.

Daun yang subur berukuran 5 sampai 10 cm, jika dipegang terasa tebal dan kaku. Dilanjutkan cara memetik adalah dimulai dari bagian bawah tanaman menuju atas.

Jaraknya daun yang dipetik adalah sekitar 50 cm dari permukaan tanah. Tujuannya agar meminimalisir bila ada kotoran dan debu yang menempel di daun. Semakin sering daun ini dipanen semakin cepat pula tunas akan tumbuh.

Untuk memanen daun sirih diperlukan waktu selama satu tahun agar daun yang dihasilkan siap untuk dipetik.

Pemilihan daun yang tepat adalah daun yang berasal dari sulur yang memiliki 3 hingga 4 ruas dan sebaiknya, untuk melakukan pemanenan mulai dikerjakan saat pagi agar tanaman yang dihasilkan akan lebih segar.

Selain itu, daun yang terdapat pada sulur dapat kita panen pula.Memilih daun yang siap untuk dipanen adalah dengan cara meliat apabila daun tersebut telah cukup tua, bersih dan mempunya warna yang mengkilap.

Karena artinya daun sirih pada waktu tersebut sudah memiliki zat yang tinggi. Cara memetiknya adalah dengan memetik mulai dari daun bagian bawah hingga atas.

Tetapi, apabila mengembangkan daun sirih ini untuk produksi skala besar, sebaiknya melakukan pengemasan yang akan membuat daun sirih tetap segar meski dalam waktu tertentu.

Demikian Uraian kami tentang Cara Menanam Sirih Semoga uraian ini bisa menginspirasi para pembaca dan bermanfaat serta memberikan tambahan ilmu pengetahuan bagi para pemula. Mohon abaikan saja uraian kami ini jika pembaca tidak sependapat. Terima kasih atas kunjungannya.