Cara Menanam Pohon Bidara Yang Tepat untuk Pemula(Berhasil)

Cara Menanam Pohon Bidara Yang Tepat untuk Pemula(Berhasil) – Para Pembaca yang kami banggakan, Tanam.co.id kali ini akan menjelaskan tentang Cara Menanam Pohon Bidara.

Dan menerangkan tentang fungsi serta manfaatnya. Untuk lebih jelasnya mari kita baca uraiannya berikut ini :


Contents

Cara Menanam Pohon Bidara Yang Tepat untuk Pemula(Berhasil)


Bidara ataupun widara( Ziziphus mauritiana) merupakan sejenis tumbuhan kecil penghasil buah yang berkembang di wilayah kering.

Tumbuhan ini diketahui pula dengan pelbagai nama wilayah semacam widara( Sunda, Jawa) ataupun dipendekkan jadi dara. Tumbuhan bidara ataupun widara merupakan pohon penghasil buah bidara.

Tumbuhan ini biasanya berkembang di wilayah kering. Tidak hanya menciptakan buah yang bisa disantap serta mempunyai bermacam khasiat, daun bidara pula banyak dimanfaatkan buat kesehatan serta kecantikan.

Ziziphus mauritiana ataupun diketahui oleh khalayak bagaikan daun bidara ini diyakini asli dari Cina. Dimensi pohonnya lagi serta bisa menggapai 40 kaki.

Tumbuhan bidara bisa dengan gampang dikenali sebab mempunyai daun hijau yang mengkilap serta bercorak abu- abu cerah.

Tumbuhan bidara merupakan tumbuhan kecil berakar tunggang yang tingginya dapat menggapai 15 m, umumnya bengkok.

Tumbuhan bidara bisa dimanfaatkan daun, tumbuhan serta buahnya. Tidak hanya itu menanam tumbuhan bidara pula dipercaya bisa mencegah sihir ataupun mengobati penyakit yang diakibatkan oleh kendala sihir.

Tumbuhan yang mempunyai nama latin Ziziphus Mauritiana ini diperkirakan berasal dari Asia Tengah, serta dibesarkan secara komersial di India, Tiongkok, Thailand, Indonesia, serta sebagian wilayah yang lain.

Saat sebelum menanam tumbuhan bidara hendaknya tahu habitatnya terlebih dulu. Pada dasarnya habitat natural tumbuhan ini merupakan gurun.

Tumbuhan bidara disinyalir jitu obati temperatur hawa lumayan ekstrem. Kamu bisa pula menamnya di pesisir pantau ataupun wilayah yang mempunyai ketinggian diatas 1. 000 mdpl.

Perhatikan pula temperatur hawa lingkungannya wajib 20- 32 derajat celcius. Tumbuhan ini bisa dibudidayakan pada wilayah yang mempunyai curah hujan antara 300- 400 milimeter per tahun.

Tidak terdapat persyaratan spesial menimpa tanah yang sesuai ditanami. Asalkan tanah tersebut tidak tergenang air serta faktor hara yang tercantum lumayan.

Sebaliknya metode menanam tumbuhan bidara lebih efisien diiklim tropis semacam Indonesia.


Jenis- jenis Bidara

Ada 3 tipe tumbuhan bidara yang universal ditemukan di antara lain merupakan:

  • Bidara Arab ataupun Ziziphus spina Christi, berasal dari Arab serta mempunyai buah dengan rasa manis serta asam.
  • Bidara Cina ataupun Zizyphus jujube, di mana buahnya berupa semacam apel yang cenderung oval. Dikala matang, buahnya hendak bercorak coklat sampai keunguan serta jadi keriput, sehingga dijuluki pula bagaikan kurma Cina.
  • Bidara laut ataupun Ziziphus Mauritiana yang bisa berkembang dengan baik di kawasan pinggiran laut atau pun tepi laut. Corak buahnya bercorak kuning dengan rasa asam. Di pohonnya ada jarum dengan dimensi yang lebih besar daripada tumbuhan bidara arab.

Tahapan Proses Menanam Bidara


  • Persiapan Tanam Tumbuhan Bidara

Saat sebelum menanam tumbuhan terdapat sebagian persiapan yang harus dicoba antara lain, memperbanyak bibit dengan metode cangkok ataupun setek.

Biasanya orang melaksanakan metode menyambung ataupun melekat. Buat benih dari bidara bisa diambil dari bagian batang dasar. Kemudian diperbanyak lagi dengan melekat hingga berupa T ataupun cincin.

  • Membuat Semai Tumbuhan Bidara

Berikutnya membuat semai tumbuhan bidara dengan mensterilkan buah bidara hingga wujudnya bulatan kecil. Bulatan ini wajib keras dari dalam buah bidara bukan dari biji melainkan batok pelindung biji.

Biji bidara ada dalam cangkang keras. Kamu bisa membongkar cangkang serta ambil biji bidara didalamnya yang mirip dengan wujud biji semangka.

  • Menanam Tumbuhan Bidara

Setelah itu lanjut ke tahapan mempersiapkan benih dengan mengumpulkan biji usai buah matang sampai menampilkan corak coklat kemerahan serta mengilap.

Tidak terdapat corak hijau sama sekali di ujungnya. Kamu bisa mengumpulkan 3 sampai 4 buah buat menciptakannya benih yang layak. Potong memanjang pada zona buah memakai pisau pengupas.

Kemudian bongkar jadi 2 bagian yang terpisah guna ekstraksi batu cokelat kecil besar tersebut. Kamu bisa merendam biji bidara dalam air hangat sepanjang kurang lebih satu jam.

Supaya memperoleh biji bisa menggosokkan dengan lembut daging yang melekat. Berikutnya dibasuh secara merata serta taruhlah benih di atas handuk supaya mengering.

  • Penyimpanan Biji

Biji bidara yang sudah dikeringkan tersebut setelah itu ditaruh dengan kantong kertas supaya terpelihara dari kelembaban serta cahaya sinar langsung.

Kamu bisa menaruh dalam tempat tinggal yang mempunyai temperatur 70 derajat Fahrenheit. Misalnya menaruh dalam lemari dapur serta dipindahkan ke cold storage buat kurun waktu 2 sampai 3 bulan.

Setelah itu bungkus biji memakai lumut sphagnum yang lembab serta letakkan dalam kantong plastik yang bisa ditutup.

Simpan benih dalam lemari es sepanjang kurang lebih 3 bulan dengan sampai dingin stratifikasi. Jangan kurang ingat buat membasahi lumut sphagnum biar tidak lembab.

Berikutnya, Kamu bisa menghasilkan biji dari kulkas usai melewati periode stratifikasi dingin. Letakkan dalam mangkuk serta rendam dengan air rebusan sepanjang 24 jam.

Kamu bisa menyika biji tersebut dengan serabut baja hingga membentuk lubang kecil yang lembut sampai membongkar endocarp supaya benih didalamnya memunculkan kecambah.

  • Penaburan Benih

Buat proses menaburkan benih bisa dicoba terlebih dulu ke dalam pot berdimensi 5 inci. Taburkan benih bidara sampai sedalam 1/ 2 inci. Berikutnya, Kamu bisa menyirami pot buat menolong menyuburkan tanah.

Penempatan benih yang sempurna di dalam rumah kaca karena bisa menghangatkan pot sampai bersuhu 80 derajat Fahrenheit pada siang hari.

Sedangkan temperatur hawa pot pada malam hari serta 50 derajat Fahrenheit di malam hari.

Kamu bisa melaksanakan pemantauan terhadap tingkatan kelembaban pot erat sebab bisa mengering dengan kilat. Oleh karena itu bisa ditambahkan dengan air tiap kali jadi kering pada bagian atasnya sampai 1/ 4 inci.

  • Proses Penunasan

Berikutnya merupakan mencermati proses penunasan yang bisa terjalin dalam 3 sampai 4 minggu. Kamu bisa menaruh benih yang berkecambah di tempatnya sepanjang 2 minggu.

Setelah itu pindahkan pot dibawah siang hari pada siang hari.

Memindahkan bibit di tempat terbuka ke tempat hangat serta melindungi bibit kala temperatur luar ruangan di atas 55 derajat Fahrenheit pada malam hari. Setelah itu jalani transplantasi bibit ke dalam 2 pot yang diisi tanah.


Pemeliharaan Bidara

Metode menanam tumbuhan bidara buat proses pemeliharaannya dikira gampang. Triknya dengan melaksanakan pemangkasan supaya memperoleh 4 hingga 5 cabang penyangga.

Pohonnya utamanya menghasilkan bunga dari pucuk pucuk baru mencuat. Jadi, tumbuhan bidara wajib dipangkas biar pucuk- pucuk tersebut jadi produktif serta menciptakan buah bermutu.

Kamu bisa melaksanakan pemangkasan sehabis masa panen. Dimana daun- daun dari tumbuhan bidara telah luruh sepenuhnya.

Bila tumbuhan ini dalam proses berbuah, jangan perkenankan kekurangan air. Alasannya pangkal bidara sangat dalam serta memerlukan banyak konsumsi air.

Sama semacam tumbuhan yang lain tumbuhan ini pula rentan terserang hama. Umumnya hama yang kerap timbul merupakan lalat buah yang menimbulkan kehancuran tumbuhan bidara.

Terdapat pula hama serangga yang lain ialah penggerek buah, ulat daun, kutu loncat, serta kutu bubuk. Kamu wajib sanggup mengatur hama tersebut, bisa pula diatasi dengan memakai pestisida.

Cara Menanam Pohon Bidara Yang Tepat untuk Pemula(Berhasil)

Pemanenan Buah Bidara

Berarti buat dikenal kalau buah bidara tidak matang serentak. Jadi, tidak bisa dipanen langsung secara merata. Terdapat 4 kali pemetikan buah sepanjang masa panen berlangsung.

Jangan mengambil buah yang masih mentah sebab baunya kurang nikmat.

Demikian Uraian kami tentang Cara Menanam Pohon Bidara – Semoga uraian ini bisa menginspirasi para pembaca dan bermanfaat serta memberikan tambahan ilmu pengetahuan bagi para pemula. Mohon abaikan saja uraian kami ini jika pembaca tidak sependapat. Terima kasih atas kunjungannya.