Cara Menanam Bengkuang : Teknik Budidaya Agar Cepat Berbuah Lebat (Berhasil)

3 min read

Cara Menanam Bengkuang : Teknik Budidaya Agar Cepat Berbuah Lebat (Berhasil)
0
()

Cara Menanam Bengkuang : Teknik Budidaya Agar Cepat Berbuah Lebat (Berhasil) – Para Pembaca yang kami banggakan, Tanam.co.id kali ini akan menjelaskan tentang Cara Menanam Bengkuang.

Dan menerangkan tentang fungsi serta manfaatnya. Untuk lebih jelasnya mari kita baca uraiannya berikut ini :


Cara Menanam Bengkuang : Teknik Budidaya Agar Cepat Berbuah Lebat (Berhasil)


Bengkoang ataupun Bengkuang( Pachyrhizus erosus) ialah tumbuhan umbi yang masuk ke dalam suku Fabaceae ataupun suku kacang- kacangan.

Di mana umbi tersebut bisa dimakan langsung bagaikan buah. Tumbuhan bengkoang ini berasal dari Amerika tropis.

Bengkuang sendiri ialah salah satu tipe buah yang mempunyai banyak isi air serta sedikit glukosa. Mempunyai nama ilmiah Pachyrhizuz erosus, bengkuang ialah salah satu tipe buah dari tumbuhan berumbi.

Tidak hanya sebab isi air yang banyak, bengkuang banyak digemari orang sebab rasanya yang fresh serta renyah.

Harga bengkuang di pasaran sendiri pula sangat bersahabat, tidak heran banyak orang yang mencari buah yang satu ini. Tidak hanya itu isi nutrisi pada bengkuang sangat baik.


Ciri Ciri Bengkuang

Bengkoang mempunyai identitas ialah:

  • Batang yang membelit serta menjalar
  • Daunnya majemuk menyirip berjumlah 3 daun dalam satu tangkai dengan wujud daun bundar telur melebar ataupun belah ketupat.
  • Bagian ujung daun meruncing serta bergerigi dan berambut pada bagian atas serta dasar daun
  • Panjang tangkainya berkisar antara 8, 5 sampai 16 cm
  • Bunganya bertandan serta berkembang pada ketiak daun
  • Bengkoang pula mempunyai polong.
  • Buah pada bengkoang mempunyai wujud membulat ataupun bundar semacam gasing dengan kulit umbi bercorak kuning pucat tipis serta bagian dalamnya putih dan rasanya fresh agak manis.
  • Berat umbi bengkuang bisa menggapai dekat 5 kg.
Baca Juga :  Budidaya Ikan Cupang : Pengenalan Jenis,Pemilihan Induk, Pemijahan dan Perawatan

Syarat Tumbuh Bengkuang

Membudidayakan bengkoang sangat sesuai dicoba pada wilayah dataran rendah dengan ketinggian menggapai 1500 m diatas permukaan laut.

Tetapi ketinggian yang sempurna buat menanam bengkoang merupakan 200- 800 m diatas permukaan laut.

Setelah itu, buat curah hujan yang sempurna buat budidaya tumbuhan ini merupakan 700- 1000 milimeter per tahun

Sebaliknya buat temperatur idealnya merupakan berkisar antara 25 hingga 28 derajat dengan tingkatan keasaman dekat 4, 5- 8.

Tidak hanya itu, tumbuhan bengkoang dapat berkembang produktif serta baik pada tanah dengan tekstur lempung berpasir dengan isi faktor hara yang besar.

Klasifikasi ilmiah dari Bengkuang adalah :

  • Kerajaan: Plantae
  • Divisi: Magnoliophyta
  • Kelas: Magnoliopsida
  • Ordo: Fabales
  • Famili: Fabaceae
  • Upafamili: Faboideae
  • Genus: Pachyrhizus
  • Spesies: P. erosus

Metode Menanam Bengkuang

Berikut ini merupakan sebagian metode menanam bengkuang ialah antara lain:

  • Persiapan Benih Bengkuang

Bibit bengkuang bisa diperoleh langsung dari tumbuhan bengkuang ataupun bisa membelinya di toko benih.

Buat memperoleh benih bengkuang secara langsung hingga wajib seleksi tumbuhan bengkuang yang sehat serta tidak cacat.

Jalani perawatan pada tumbuhan bengkuang tersebut serta perkenankan bunganya sampai jadi polong. Sehabis polong telah lumayan tua hingga dapat dipetik serta simpan pada tempat yang sejuk terlebih dulu.

Tidak hanya mengambil polong secara langsung, dapat mengambil benih dari umbi bengkuang. Triknya seleksi bengkuang yang mempunyai dimensi besar serta telah tua.

Umumnya bengkuang yang tua mempunyai tekstur kulit lebih agresif serta kering.

Perkenankan bengkuang di tempat yang sejuk sampai bertunas, kemudian tanam pada media tanah serta kombinasi pupuk.

Jalani perawatan sampai bengkuang berbunga serta menciptakan polong, kemudian panen polong serta simpan pada tempat yang sejuk.

Baca Juga :  Cara Menanam Sayur Bayam dan Perawatannya Yang Tepat Hingga Sukses Panen

Umumnya benih yang didapatkan dengan metode menanam umbi bengkuang lebih baik serta mempunyai mutu unggul dibandingkan dengan benih yang didapat secara langsung dari tumbuhan.

Bila tidak mau repot, beli benih bengkuang di toko benih, tetapi sebab agak tidak sering bisa ditemukan, hingga dapat mencarinya secara online.

  • Penyemaian

Sehabis benih diperoleh, lekas jalani penyemaian. Awal siapkan benih yang didapatkan tadinya serta buka kulit polongnya terlebih dulu.

Sehabis itu, sajikan wadah berbentuk baskom serta isi dengan air bersih setengahnya saja, masukkan benih bengkuang ke dalamnya serta rendam sepanjang 12 jam.

Buat media semai dengan memakai tanah yang telah dicampur dengan pupuk kandang. Letakkan media tanam ke dalam tray maupun polybag serta buatlah lubang tanam dengan kedalaman dekat 2 centimeter.

Masukkan benih pada lubang tanam yang kamu buat serta tutup lubang dengan tanah secara tipis.

Jalani penyiraman pada media semai memakai tata cara spray serta jangan sangat lembab. Tunggu sampai benih bertunas serta menggapai ketinggian dekat 5 centimeter.

  • Penanaman Bengkuang

Tanah lahan tanam yang hendak digunakan buat menanam bengkuang digemburkan terlebih dulu dengan metode dicangkul.

Sehabis itu, buat bedengan dengan lebar dekat 1 m serta besar dekat 25 centimeter serta buat jarak antar bedengan dekat 30- 50 centimeter.

Sebarkan pupuk kandang maupun kompos secara menyeluruh pada media tanam, kemudian buat lubang tanam dengan kedalaman dekat 7 centimeter dengan jarak tiap lubang tanam dekat 25 centimeter.

Berikutnya, masukkan bibit bengkuang dalam lubang tanam serta tutup lubang tanam dengan tanah kombinasi pupuk.

Sehabis itu, sedikit padatkan supaya bibit bisa berdiri kuat serta bila udah berakhir menanam jalani penyiraman buat melembabkan tanah.

Baca Juga :  Cara Menanam Rumput Jepang dan Perawatannya agar Indah Tak Cepat Rusak


Perawatan serta Pemanenan Bengkuang

Jalani penyiraman dengan secara teratur buat melindungi kelembaban tanah pada media tanam. Walaupun bengkoang bisa bertahan pada tanah yang tandus tetapi pula butuh mencermati kelembaban tanah.

Jalani penyulaman memakai kacang tanah buat memperkaya isi nitrogen pada tanah.

Tidak hanya itu, jalani pemupukan lanjutan dengan memakai pupuk kandang maupun kompos dikala umur tumbuhan menggapai 3 minggu secara teratur tiap 2 minggu sekali.

Jalani pula pemangkasan pucuk daun muda dikala tumbuhan sudah berusia 1, 2, serta 3 bulan.

Pangkas pula sebagian bunga pada tumbuhan bengkuang supaya buah dapat berkembang dengan baik serta mempunyai dimensi besar.

Masa panen bengkuang bisa dicoba sehabis buah bengkuang berusia ialah dekat 4 bulan tanam.

Demikian Uraian kami tentang  Cara Menanam Bengkuang, Semoga uraian ini bisa menginspirasi para pembaca dan bermanfaat serta memberikan tambahan ilmu pengetahuan bagi para pemula. Mohon abaikan saja uraian kami ini jika pembaca tidak sependapat. Terima kasih atas kunjungannya.

Terimakasih kunjungannya

Silahkan klik bintang 5