Budidaya Ulat Bambu : Panduan Sukses untuk Pemula

Budidaya Ulat Bambu : Panduan Sukses untuk Pemula – Para Pembaca yang kami banggakan, Tanam.co.id kali ini akan menjelaskan tentang Budidaya Ulat Bambu.

Dan menerangkan tentang fungsi serta manfaatnya. Untuk lebih jelasnya mari kita baca uraiannya berikut ini.


Contents

Budidaya Ulat Bambu : Panduan Sukses untuk Pemula


Ulat bambu ataupun bumbung merupakan tipe larva pada serangga ngengat. Ngengat ialah serangga yang mirip dengan kupu– kupu serta hidup di dalam ruas– ruas batang bambu.

Perbandingan ngengat serta kupu– kupu pada biasanya ngengat mempunyai corak yang lebih hitam. Pada kupu– kupu mempunyai corak yang lebih cerah.

Sewaktu hinggap ngengat cenderung membukakan sayapnya.Kupu–kupu cenderung buat menutup bagian sayapnya.

Tipe ulat bambu saat ini banyak diketahui bagaikan pakan pada hewan peliharaan. Hewan tersebut ialah pada reptil, ikan arwana, serta bermacam tipe burung kicauan.

Tetapi sampai dikala ini lumayan susah buat memperoleh ulat bambu. Bila kita mencari tipe ulat ini baik di pasar ataupun di toko burung hingga lumayan susah tersedia.

Para pemancing pula sering memakai ulat ini untuk umpan. Kesempatan bisnis ulat ini masih sangat besar. Untuk para penggiat bisnis ini kesempatan yang terbuka lebar.

Peternak ulat hendaknya mempunyai rasa suka terhadap serangga. Bila masih merasa khawatir kontak langsung hendaknya latihan terlebih dulu.

Perihal ini sangat berarti buat menjauhi mungkin phobia pada mahluk dengan tekstur yang kenyal menggelikan.

Bagi sebagian pedagang, ulat bambu biasanya dijual secara musiman, ataupun cuma terdapat pada waktu tertentu saja. Di luar waktu tersebut, ulat bambu susah didapatkan.

Jika memiliki waktu senggang, tidak terdapat salahnya Kamu berupaya budidaya ulat bambu buat pakan burung serta hewan peliharaan.

Di golongan kicaumania, ulat bambu diketahui untuk pakan bonus/ extra fooding( EF) yang mempunyai khasiat lumayan banyak.

Tidak hanya bagaikan pakan bonus yang dapat memperkaya kebutuhan nutrisinya, ulat bambu dipercaya pula dapat menolong kurangi over birahi yang kerap terjadi pada sebagian tipe burung kicauan.

Seperti dipaparkan di bagian dini tulisan ini, ulat bambu sesungguhnya ialah larva dari ngengat pelubang bambu/ grass moth( Omphisa fuscidentalis).

Ngengat ini hendak membuat lubang pada batang bambu, lalu menghasilkan telur- telurnya dalam jumlah banyak, saat sebelum mati.larva ini bersarang pada tempat yang lembab serta tidak jauh dari permukaan tanah.


Panduan Budidaya Ulat Bambu Pemula

Pada biasanya ulat bambu digunakan buat pakan ikan ataupun reptil. Tetapi, sebagian orang pula saat ini pula komsumsi ulat bambu bagaikan bahan pangan.

Rasanya yang lezat serta pemberitaan menimpa isi ulat bambu yang kaya protein serta lemak, membuat permintaan ulat ini terus menjadi bertambah.

  • Persiapan Alat dan Bahan Budidaya ulat bambu

Ada sebagian perihal yang wajib dipersiapkan saat sebelum melaksanakan budi energi ulat bambu semacam ember besar ataupun nampan dengan kedalaman dekat 16—25 centimeter.

Dimensi wadah ini lumayan mempengaruhi,makin besar wadah yang digunakan, menjadi lebih baik. Berikutnya, sajikan karung goni, kain katun, tissu, serta pasir.

Buat pakan, sediakan buah ataupun sayur- mayur fresh ataupun havermut.Permulaan, Kamu bisa mempersiapkan 100 ulat bambu buat dikembangbiakan.

  • Persiapan Media Pembiakan

Sehabis bahan- bahan budidaya ulat bambu disiapkan, buatlah tempat pembiakan. Buat lubang kecil dengan kawat buat ventilasi. Lubang ventilasi jangan sangat besar supaya ulat tidak keluar.

Berikutnya, siapkan substrat yang dibuat dari serpihan dedak, sereal, serta kepingan jagung yang digiling halus. Buat substrat ini, Kamu bisa buatnya sendiri ataupun membelinya di penjual peralatan umpan.

Lapisi wadah yang sudah Kamu siapkan dengan substrat setebal 5—7, 6 centimeter. Atur tempat pembiakan dengan temperatur 21—24 derajat Celcius.

Yakinkan tempat pembiakan bersih dari bahan- bahan kimia. Lapisi substrat dengan irisan buah serta sayur- mayur fresh, masukkan ulat bambu serta tutup wadah supaya ulat tidak keluar.

Budidaya Ulat Bambu : Panduan Sukses untuk Pemula

Masa Perkembangbiakan

Tunggu sampai ulat tumbuh biak, yang kurang lebih memerlukan waktu dekat 10 minggu. Sepanjang waktu tersebut, yakinkan Kamu senantiasa mengecek keadaan wadah dan ubah potongan sayur serta buah secara berkala.

Sehabis telur menetas, buang kumbang yang telah mati, serta pisahkan kumbang dengan telur yang sudah menetas.

Sebab apabila Kamu tempatkan larva serta kumbang secara berdekatan, larva yang sudah menetas akan dimakan oleh kumbang.


Ulat Bambu Siap Jadi Pakan atau di Panen

Setelah larva baru besar, Anda sudah bisa memberikan hewan peliharaan pakan ulat ini. Agar pakan berupa ulat ini lebih tahan lama, Anda bisa menyimpannya di dalam kulkas.

Untuk melakukan proses perkembangbiakan ulat bambu kembali, Anda perlu membersihkan wadah perkembangbiakan ulat terlebih dahulu, lalu simpan kembali ulat bambu dalam wadah tersebut.

Demikian Uraian kami tentang Budidaya Ulat Bambu Semoga uraian ini bisa menginspirasi para pembaca dan bermanfaat serta memberikan tambahan ilmu pengetahuan bagi para pemula. Mohon abaikan saja uraian kami ini jika pembaca tidak sependapat. Terima kasih atas kunjungannya.