Cara Budidaya Talas Jepang Tepat Dan Mudah Untuk Sumber Pangan Alternatif

Cara Budidaya Talas Jepang Tepat Dan Mudah Untuk Sumber Pangan Alternatif – Para Pembaca yang kami banggakan, Tanam.co.id kali ini akan menjelaskan tentang Budidaya Talas Jepang.

Untuk lebih jelasnya mari kita baca uraiannya berikut ini :


Contents

Cara Budidaya Talas Jepang Tepat Dan Mudah Untuk Sumber Pangan Alternatif


Talas( Colocasia esculenta) ialah salah satu tumbuhan penghasil umbi yang berasal dari suku Araceae ataupun talas- talasan. Tumbuhan ini diprediksi berasal dari Asia Tenggara ataupun Asia Tengah bagian selatan.

Salah satu tipe talas yang prospektif dibesarkan di Indonesia dikala ini ialah Talas Jepang ataupun Talas Satoimo.

Talas Satoimo bisa dibesarkan di Indonesia, baik buat dataran rendah, lagi ataupun dataran besar sampai 1400 mdpl pada sejauh masa.

Talas Jepang ialah komoditas pangan alternatif yang mulai popular dibesarkan di Indonesia sebab mempunyai nilai serta prospek ekonomi yang lumayan bagus.spesialnya bahan pangan serta komoditas ekspor ke Negeri Jepang.

Secara wajar tumbuhan ini bisa menciptakan 30- 40 ton Bahan pangan ini telah jadi salah satu bahan utama untuk sebagian besar penduduk santapan Jepang bagaikan pengganti beras serta kentang.


Syarat Tumbuh Talas Jepang

Tumbuhan ini menggemari tempat terbuka dengan penyinaran penuh dan pada area dengan temperatur 25- 30°C serta kelembaban besar.

Tanah wajib mempunyai struktur remah, galuh berpasir, drainase baik sejauh tahun, banyak memiliki bahan organic( humid acid, fluvic acid humin, humate, precursor phytohormon, serta precursor phytohormon cytokinin, ialah trytophan serta adesine).

Sinar matahari yang dibutuhkan buat menyinari tumbuhan Satoimo absolut 10 jam. Buat pertunasan benih/ umbi butuh naunganTanaman ini memerlukan tanah yang lembab serta lumayan air.

Apabila tidak ada air yang lumayan ataupun hadapi masa kemarau yang panjang, tumbuhan talas susah berkembang ataupun kerdil. Tetapi perlu tanah berdrainase baik( tidak suka becek terlebih tergengang)


Metode Menanam Talas Satoimo atau Talas Jepang


  • Persiapan Bibit Talas Satoimo

Bibit talas satoimo diambil dari umbi talas satoimo yang sudah berusia tua ialah dekat 6 bulan, jangan pakai umbi yang lebih tua sebab bisa membuat tingkatan kegagalan semai sedikit.

Pakai bibit berbentuk umbi yang sudah melalui masa dormansidengan dimensi berkisar 20- 50 gr/ umbi.

Dapat pula pakai bibit talas dalam polybag hasil kultur jaringan dengan besar dekat 10- 15 centimeter serta minimun sudah berkembang 2 helai daun.

  • Penyemaian Bibit Talas Satoimo

Penyemaian bibit talas satoimo dapat dicoba langsung di tanah ataupun dalam polybag.

Dikala melaksanakan penyemaian bibit, yakinkan tanah buat menanam talas ini memiliki faktor hara yang lumayan serta air yang lumayan supaya bibit tidak kekurangan air.

Saat sebelum bibit disemai yakinkan benih bersih dari tanah, telah direndam dengan fungisida serta bakterisida sepanjang dekat 5 menit.

Sehabis itu, bibit ditanam pada tanah gembur serta sudah diberi pupuk kompos dengan perbandingan 1: 2. Bibit setelah itu diberi naungan dari jerami padi ataupun diucap sharlon net.

Bila bibit telah berusia 1 bulan serta mempunyai 1- 2 daun, hingga siap dipindah tanam.

Hendaknya bibit dipelihara di dasar paranet sepanjang 2 minggu dalam persemaian di polybag saat sebelum kesimpulannya dipindah tanam ke lahan.

Pada persemaian di polybag hendaknya pakai pupuk daun semacam Gandasil yang diberikan tiap seminggu sekali dengan dosis 5 cc/ liter semenjak tumbuhan berumur 1- 2 bulan. Setelah itu, barulah bibit dapat dipindah tanam ke lahan tanam.

  • Persiapan Lahan Tanam Talas Satoimo

Tanah di lahan tanam buat menanam talas satoimo wajib gembur, banyak humus ataupun kompos serta mempunyai ketersedian air yang lumayan spesialnya pada masa kemarau.

Talas Satoimo dapat ditanam di lahan sawah ataupun tegalan. Lahan tanam tersebut hendaknya diolah terlebih dahulu dengan metode dibajak ataupun dicangkul supaya tanah pada lahan gembur.

sehabis itu buat guludan dengan lebar 120 centimeter serta besar 15- 20 centimeter, dan jarak tanam 60 centimeter x 50 centimeter.

  • Penanaman Talas Satoimo

Siapkan lubang tanam dengan diameter 30 centimeter serta kedalaman 20 centimeter.

Sehabis itu, masukkan pupuk kompos minimun 1 kilogram/ lubang tanam serta Furadan 2, 5 gram/ lubang kemudian aduk rata bertepatan dengan pupuk kompos.

Saat sebelum ditanami, hendaknya lahan diairi terlebih dulu( proses leb) berikutnya bibit ditanam secara hati- hati.

  • Pemeliharaan Talas Satoimo

Kelembaban tanah butuh dipertahankan sampai rata- rata 60% paling utama dikala masa kemarau supaya memperoleh hasil penciptaan optimal.

Dikala usia 2, 5 bulan, jangan kurang ingat tambahkan pupuk kompos sebanyak 1 kilogram/ tumbuhan. Bagikan pula pupuk organik cair tiap 14 hari sekali dengan metode dikocorkan ke tanah ataupun disemprotkan ke dasar daun talas.

Penyempotan di dasar daun talas hendaknya dicoba berkisar antara jam 6- 9 pagi ataupun sore hari sehabis jam 3 siang. Pula butuh jalani penyiangan pada gulma serta pembumbunan tumbuhan dikala usia 3- 4 bulan.

  • Masa Panen Talas Satoimo

Biasanya, pemanenan talas satoimo dicoba pada dikala usia 5- 6 bulan sehabis tanam. Pada dataran rendah ke sedang, usia panen talas satoimo rata- rata 5 bulan serta pada ketinggian 1. 000 mdpl rata- rata 6 bulan.

Identitas talas siap panen ialah daunnya mulai layu serta rontok.

Hama serta Penyakit Talas Jepang

  • Serangga aphis gossyipii

Talas yang terkena tipe serangga ini hendak diisyarati dengan wujud daun jadi keriting. Karena, serangga ini melanda dengan metode mengisap bagian daun talas.

Serangga ini dapat menghasilkan madu yang membuat semut jadi berdatangan, tetapi tidak bisa hidup dalam keadaan area yang dingin. Buat pengendaliannya, bisa dicoba dengan metode memakai insektisida( dimetoat serta carbaryl).

  • Ulat heppotion calerino

Tipe hama ini mempunyai dimensi sangat besar serta terkategori rakus. Hama tipe ini memakan totalitas bagian dari helai daun talas.

Bila populasi ulat ini sangat besar, bisa memakan sampai pelepah daun serta menimbulkan tumbuhan talas gundul.

Buat pengendalian hama ini bisa dicoba dengan memusnahkan ulat tersebut dengan metode melaksanakan pembajakan lahan sehabis masa panen.

Perihal tersebut bertujuan supaya kepompong yang terletak di dalam tanah pula bisa dimusnahkan.

Cara Budidaya Talas Jepang Tepat Dan Mudah Untuk Sumber Pangan Alternatif

  • Penyakit hawar daun

Penyakit ini memiliki indikasi dini yang diisyarati dengan terdapatnya bintik bercorak kehitaman. Bintik tersebut dapat membengkak serta jadi hawar.

Bagian daun yang sudah terkena penyakit ini berikutnya hendak berganti jadi kering. Pengendalian hama ini bisa dicoba dengan menanam talas varietas unggul yang mempunyai ketahanan besar terhadap penyakit serta serbuan hama.

Demikian Uraian kami tentang Budidaya Talas Jepang Semoga uraian ini bisa menginspirasi para pembaca dan bermanfaat serta memberikan tambahan ilmu pengetahuan bagi para pemula. Mohon abaikan saja uraian kami ini jika pembaca tidak sependapat. Terima kasih atas kunjungannya.